
Udara sore di istana bintang sangat sejuk, putri anne dan kenji sedang berjalan di taman istana.
Tiba tiba yudista dan wangki datang bersamaan. Wangki merasa tidak enak hati lalu dia berbalik untuk untuk pulang namun tiba tiba tangannya di tarik oleh kenji.
Kenji menarik tangan wangki dan tangan yudista. Terlihat tatapan dingin mewarnai wajah mereka.
Para pengawal yang melihat keadaan tersebut langsung pergi menghadap raja.
Karena mereka takut akan adanya pertengkaran yang bisa merusak istana putri anne.
Putri anne : waaah kamu hebat sayang, bisa mengajak 2 pangeran tampan untuk bermain.
Kenji : mom ayoo kita balap kerupuk lagi.
Putri anne : kalo balap kerupuk, kamu bakal kalah sayang, kita balap karung aja yuuuk.
Kedua pangeran itu saling mengerutkan kening, mereka berpikir bagaimana karungnya bisa berjalan sendiri.
Raja radista dan ratu zeina yang mendapat kabar dari pengawal, mereka jadi panik mereka juga takut kalo kedua putranya akan bertarung hebat. Mereka cepat cepat datang ke istana putri anne.
Putri anne menyuruh yiyi membawa 2 karung besar dan 1 karung yang kecil.
Yiyi lalu membawa karung sesuai perintah tuannya.
Putri anne: apakah karung nya sudah bersih? Yiyi mengangguk
Putri anne : baiklah saya akan memberikan kalian masing masing 1 lembar karung.
Kaki Kalian masuklah ke dalam karung itu.
Mereka pun mengikuti intruksi putri anne.
Yudista : setelah kaki kita masuk kita harus bagaimana?
Putri anne: kalian melompat, berlari atau berjalan sampai ke garis finish di depan. Ingat tidak boleh pake kekuatan kalian.
Merekapun menjawab baiklah dengan suara terpaksa.
__ADS_1
Putri anne ; ayoo bersedia.. mulai
Mereka pun melompat lompat menuju garis finish.
Raja radista dan ratu sampai di istana putri anne mereka tertegun, apa yang mereka khawatirkan ternyata salah. Mereka akhirnya datang mendekati putri anne. Mereka melihat 2 putra nya sedang loncat loncat memakai karung.
Wangki terjatuh, namun dia bangkit dan melompat lagi. Yudista dan wangki tiba tiba menjadi dekat mereka saling tertawa bahagia.
Kenji tidak melakukan kakinya masuk kekarung, dia hanya memegang karung dengan kedua tangannya yang mungil lalu berlari mengejar yudista dan wangki.
Raja radista , ratu zeina dan putri anne tertawa terbahak bahak melihat ulah, kenji yudista dan wangki jatuh bangun menuju garis finish.
Raja radista : putri anne kamu sangat cerdik, sudah lama saya tidak melihat 2 putraku terrawa bersama.
Putri anne : yang mulia terlalu memuji, apa yang mulia mau ikutan bertarung dengan 2 pangeran ?
Ratu zeina : sepertinya harus ikut, biar tambah seru.
Raja radista : baiklah saya akan ikut.
Putri anne : horeeee yang mulia mau ikut, yiyi tolong bawakan karung bersih 1 lagi dan tolong bawa kenji beristirahat ucapnya.
Yudista dan wangki terkejut ayahnya akan bertanding melawan mereka.
Wangki : ayahanda yakin melawan kami ?
Raja radista : tentu saja apa yang ku takutkan?
Yudista : adik ayoo kita kalahkan ayahanda.
Wangki mengangguk sambil tersenyum bahagia.
Raja radista, yudista dan wangki bersiap untuk bertanding.
Putri anne : karena ini pertandingan yang istimewa, bagai mana kalo yang mulia ratu menjadi wasit ?
Ratu zeina: panggil aku ibu sayang, karena disini hanya ada keluarga kita.
__ADS_1
Putria anne : baiklah ibu, apakah ibu mau menjadi wasit di pertandingan istimewa ini ?
Ratu zeina mengangguk " baiklah ... bersedia mulai ... sambil mengacungkan bendera kecil.
Raja radista, yudista dan wangki langsung melompat lompat menuju garis finish, terlihat yudista di urutan pertama wangki di urutan ke 2 dan urutan ke 3 raja radista.
Putri anne menyemangati yudita dan wangki, sedangkan ratu zeina menyemangati raja radista.
Yudista : adik apa lebih baik kita mengalah ?
Wangki : sebaiknya kita mengalah, kasian ibunda kita sampai berteriak, baiklah aku akan menyenggolmu agar kita terjatuh.
Yudista mengannguk.
Lalu bruuuk mereka berdua terjatuh,
Putri anne teriak kecewa karena jagoannya terjatuh.
Kesempatan ini di pergunakan oleh raja radista menuju garis finish dan raja radista menjadi juara pertama.
Horeeee ratu zeina berteriak senang suaminya juara pertama, dia telah lupa akan statusnya sebagai ratu.
Ratu zeina tanpa sadar memeluk suaminya saking senangnya.
Yudista dan wangki tersenyum melihat ke dua orang tuanya.
Wangki menarik tangan yudista, dan di eratkannya ke tangan putri anne. " aku wangki adikmu, merestui hubungan kakakku dengan putri anne.
Putri anne terharu dia tak menyangka wangki merelakan hatinya untuk yudista
" terima kasih pangeran wangki" ucapnya lirih.
Yudista lalu memeluk wangki, dia baru merasakan kedamaian bersama dengan saudaranya. Putri anne ikut memeluk mereka berdua, di ikuti ratu zeina dan raja radista. Aaah Kita jadi mirip teletubbies berpelukan ucap putri anne dalam hati . Sekarang keluarga raja radista menjadi bahagia, tidak ada lagi pertikaian karena salah paham diantara ke dua putranya.
Dari jauh Ada 2 tatapan mata yang sering mengintai putri anne dan kenji.
Tuan wanita itu selalu banyak ide untuk membahagiakan orang.
__ADS_1
Tuan hanya tersenyum senang. "Tidak salah lagi, kamu harus kumiliki !!!
Jangan lupa like dan comentnya yaaa....