
Yudista merasa sesak melihat mantan kekasihnya tepat ada di depan matanya.
Putri anne tersenyum melihat mantannya terpaku membisu, lalu dia berinisiatif untuk menyapa mereka.
Putri anne : salam pangeran yudista, dan putri felis apa kabar kalian ?
Yudista mulai menguasai diri dan perasaannya lalu membalas sapaan putri anne.
Yudista : salam juga ratu anne dan kaisar tianzy, kabar kami baik. Dan terima kasih atas kunjungan yang mulia.
Kaisar hanya tersenyum menyungging lalu mengangguk.
Putri anne : baiklah kami mohon undur diri, lalu putri anne dan keluarga kecilnya melangkah menuju kediaman putri anne yang dulu pernah di tempatinya.
Yudista : tunggu, yang mulia kaisar apa boleh saya berbicara empat mata dengan putri anne ? Saya berjanji ini yang terakhir untuk mengenang masa lalu.
Kaisar : saya hanya mengijinkan kalian berbicara satu meter dari hadapan saya.
Yudista : baiklah saya akan menuruti perintah yang mulia.
Yudista dan putri anne melangkah 1 meter dari pasangannya.
Yudista : apa suamimu memperlakukanmu dengan baik?
Apa makan mu teratur?
Apa tidurmu cukup?
Apa kamu sekarang mencintainya?
__ADS_1
Bagaimana sakitmu apa sudah pulih?
Maaf aku tak bisa menjengukmu dan menolongmu saat ada kudeta di istana langit.
Yudista bertubi tubi beratnya pada putri anne sambil berkaca kaca
Putri anne : suamiku memperlakukanku dengan baik
Makanku, tidurku semua cukup dan teratur, dan yaa .. aku sekarang sangat mencintai suamiku.
Terimakasih atas kepedulianmu sudah menghawatirkanku.
Yudista : syukurlah sa.. yang. Kamu di perlakukan dengan baik, kalo dia tidak memperlakukanmu dengan baik kembalilah ke istana bintang.
Putri anne : kakak... kamu juga harus menjadi orang yang paling bahagia.
Yudista hanya mengangguk dan bersalaman dengan erat. Lalu melangkah menuju putri felis yang sedang bingung menatap calon suaminya. Yudista pamit undur diri kepada putri anne dan kaisar.
Sepanjang perjalanan kaisar tak banyak bicara. Hatinya sangat panas melihat tangan istrinya di sentuh oleh yudista.
Putri anne : sayang terima kasih atas waktu yang kau berikan pada yudista.
Kaisar hanya tersenyum dingin.
Jleb pandangan putri anne menjadi gelap, dia merasakan kalo suaminya sedang cemburu.
" waduh gawat suamiku cemburu " gumamnya dalam hati.
Sampai di kediaman putri anne, tampak ruangannya sangat terurus dan rapih, kerajaan bintang merawat kediaman putri anne dengan baik. Karena dari awal raja dan ratu negri bintang sudah menganggap putri anne sebagai anaknya.
__ADS_1
kenji di bawa oleh yiyi, yiyi membiarkan kaisar dan putri anne untuk berdua. Yiyi seakan tahu kalo suasana hati kaisar kurang bagus.
Putri anne : sayang kamu jangan marah
Kaisar : saya tidak marah, namun wajahnya memasang wajah dingin.
Cup
Cup
Putri anne mengecup bibir suaminya yang sedang marah.
Kaisar tak berdaya dengan ciuman yang di berikan istrinya mau tak mau dia membalas ciuman istrinya.
" baiklah berikan tangan kananmu" dengan suara tegas
Putri anne memberikan tangan kanannya, lalu tangan kanan putri anne di cuci oleh kaisar.
Putri anne : mengapa tangan kananku di cuci?
Kaisar : tangan ini ada kumannya !!
Putri anne : ada kuman ???
Kalo begitu tolong cucilah yang bersih tanganku sayang .. dalam hati putri anne, aku turuti saja dari pada menyinggung perasaannya, putri annne terkekeh melihat tingkah suaminya yang cemburu karena dia salaman dengan yudista.
Kaisar tersenyum istrinya begitu penurut. Dalam hatinya "aku tak mau tangan ini di sentuh oleh mantan kekasihmu juga laki laki lain sayang" ... ucapnya .
Putri anne menatap dengan penuh kasih sayang pada suaminya yang terbakar oleh api cemburu.
__ADS_1
Hatinya bahagia melihat suaminya yang begitu posesif.
Jangan lupa like dan comentnya...