
Setelah lamaran Thomas Qin pada Anne yang sangat romatis berjalan lancar, Anne dan Thomas menjalaninya dengan bahagia.
Mereka seperti sangat memahami satu sama lain.
Anne sangat percaya kalo Thomas Qin adalah jodohnya yang akan selalu ada dalam suka maupun duka.
Thomas Qin pun merasa kalo Anne adalah jodohnya.
Kenzo sudah mulai mengenal kakek Liam. Terkadang kakek Liam selalu mengajaknya untuk sekedar jalan jalan atau bermain di taman seperti yang pernah Anne lakukan.
Liam Qin : Noah apa kamu senang tinggal di sini ?
Kenzo : kakek, namaku Kenzo..
Kakek Liam cemberut, nama Noah yang di sematkan saat lahir telah di lupakan Noah.
" sayang namamu Noah " ucap kakek Liam.
Kenzo : kenzoooo..
Liam Qin : baiklah kakek mengalah, yang penting kamu mau tinggal bersama kakek ucapnya.
Kenzo menggengam tangan kakek Liam, dia sangat senang saat dia di ajak jalan jalan oleh kakek Liam.
Tak jauh dari tempat kakek dan Kenzo berada, Thomas dan Anne berjalan menghampirinya.
Kenzo melepas genggaman tangannya lalu berlari menuju ke arah Anne " Mommy " teriaknya.
Anne : aaaah anak Mom, sambil menggendongnya.
Kenzo langsung mencium bertubi tubi pada wajah Anne.
Thomas Qin : heeeey mengapa hanya Mommy yang dapat ciumanmu?
__ADS_1
Daddy juga mau ..
Kenzo mengerungkan dahinya dia merasa bingung.
Anne : iyaa sayang.. itu daddy Thomas, ayoo berikan kecupannya.
Cup
Kenzo hanya mengecup pipi Thomas satu kali.
Thomas Qin : satu lagi, sambil menunjuk pipi kirinya.
Kenzo menggeleng, dia tidak mau mencium Thomas lagi.
Anne terkekeh melihat tingkah Kenzo dan Thomas. " kalo cium kakek Liam kenzo mau kan ?
Kenzo mengangguk,dia lalu turun dari gendongan Anne dan menuju kakek Liam.
Cup
Cup
Kenzo bertubi tubi mengecup wajah kakek Liam.
Kakek Liam tersenyum bahagia mendapatkan ciuman dari Kenzo.
Anne ter senyum bahagia " sayang, makanya kamu harus meluangkan waktumu untuk kenzo.
Thomas Qin dengan wajah kecewa" baiklah"
Cup
Cup
__ADS_1
Anne mengecup pipi Thomas yang sedang kecewa.
Thomas terkejut dengan keberanian Anne mencium dekat kakeknya, untung saja kakeknya tidak melihatnya. Wajahnya sangat merona karena keberanian Anne.
Thomas : sayang, ini di sini ada kakek, apa kamu tidak malu ?
Anne : hahaha .. maaf aku lupa, ucapnya sambil menutup wajahnya.
Thomas Qin yang melihat Anne malu menjadi gemas. Dia membuka tangan Anne yang menutupi wajah cantiknya, tiba tiba ..
Cup
Thomas mengecup bibir merah Anne, Anne tambah terkejut dan malu, padahal Thomas yang mengatakan kalo di dekat mereka ada kakeknya.
Kecupan Thomas terlihat oleh kakek Liam, dia menggelengkan kepala dan tersenyum melihat tingkah Thomas." Ampuun dasar anak muda, di taman tanpa malu mengecup calon istrinya, memang dunia milik kalian berdua?
Thomas terkekeh " iyaa dunia milik kita berdua, dan kakek dan yang lainnya mengontrak " ucapnya girang.
Merekapun tertawa lepas mendengar ucapan thomas.
Thomas : padahal kamu keponakanku, mengapa kamu tidak mengenalku ?
Kenzo yang diajak bicara oleh Thomas Qin dia tidak mengerti ucapan pamannya.
Anne : baiklah agar bisa dekat dengan Kenzo, gimana kalo Kenzo di gendong di bahumu.
Thomas lalu berjongkok, dan membiarkan Anne menaruh Kenjo di bahunya.
Tampak Kenzo teratawa riang saat dia di gendong di bahu Thomas Qin.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Jangan lupa like dan comentnya...
__ADS_1