
Waktu menunjukan ayam berkokok kedua , mungkin kalo di dunia nyata menunjukan jam 4 pagi. putri Anne terbangun dia masih dalam pelukan suaminya.
Dengan posisi saling berhadapan, putri anne memainkan jarinya menyentuh wajah suaminya, jarinya menyentuh mengikuti bentuk alis trus ke mata, hidung, dan mulut dan haaap jarinya di lahap lagi suaminya...
"Hehehehhee.. kamu melahap lagi Endra" ucap putri anne.
Mahendra tersenyum dan mengeratkan pelukannya.
Putri anne pun terpaksa membiarkan suaminya memeluk lebih lama, dan terasa putri Anne tertidur lagi.
Setelah di rasa tidurnya cukup, mahendra bangun dia menatap istrinya yang tertidur lagi. Di belainya rambut istrinya dengan lembut. Lalu mengecup kening dan bibir istrinya.
"Pagi sayang .. sapa Mahendra
Istrinya tidak menyahut dia tertidur lelap.
Mahendra tersenyum, lalu jarinya menyentuh wajah istrinya.
Seperti yang telah istrinya lakukan pada wajahnya. Dan saat jarinya menyentuh bibir, kreeek jarinya digigit istrinya." Aaaww" Mahendra meringis.
Putri Anne tertawa ngakak " hahahhaha, pasti sakit ucapnya.
"Awaas yaa kamu benar benar nakal, sebagai hukumannya
Cup
Mahendra mencium putri anne dengan lembut, tangan nya trampil membuka baju putri anne dan bajunya.
Posisi mahendra diatas istrinya, perlahan bibirnya beralih ke telinga, lalu ke leher dia sedikit menggigitnya menciptakan kissmark di beberapa bagian leher istrinya dan tak lupa mengisap gunung kembar istrinya.
Putri anne mendesah aarrggghhh.. uuurrrghh
Mahendra semakin terangsang lalu dia membuka senjatanya untuk di masukan ke tempat istrinya.
Putri anne tersadar karena Mahendra akan memasukan ke mahkotanya.
" jangaaan... sebaiknya kita jangan melakukan ini . Putri anne beranjak " bukankah kamu berjanji kita akan melakukannya apabila kita saling mencintai?
Mahendra mendingin wajahnya tampak kecewa, dia tidak bisa melakukan keinginan hasratnya.
"Kita lakukan sebatas ciuman saja tidak ada yang lain tegas putri anne.
Mahendra akhirnya menerima keputusan istrinya, karena apa yang di katakan istrinya benar.
__ADS_1
" Baiklah saya akan mengikuti saranmu." Mereka akhirnya bisa saling mengendalikan diri. Putri anne memberikan ijin kepada suaminya sebatas mencium dan tidur bersama saja.
"Kenapa kamu merengut sayang? Sambil mencium bibir istrinya yang meruncing.
Saya jenuh setiap hari hanya berada di kamarmu, ucap putri Anne.
"Lalu apa yang kamu inginkan?
" Ayo kita jalan jalan di area camp perbatasan ini ucap putri
"Jalan jalan?" Mahendra mengeryitkan dahi.
Memang kenapa ? Apa ada yang salah? Tanya putri anne.
Istriku, di sini setiap hari selalu peperangan.
Jadi aku khawatir kalo kita jalan jalan takut terkena anak panah nyasar, ucap mahendra lembut.
"Kalo begitu ajari aku bermain panah dan pedang," ucap putri anne.
"Buat apa sayang? Pengawal bayangan selalu ada menjagamu."
"Buat jaga diri aja,"ucap putri anne.
"Baik aku ajari asal", mahendra memeluk istrinya,
Putri anne tarik napas panjang "baiklah akan ku lakukan," ucapnya.
"Sayang aku ingin belajar main panah dan pedang. Ucap putri anne lembut.
Mahendra tersenyum bahagia, " baiklah sayang ayoo kita ke lapangan latihan.
Setiap hari putri anne belajar main panah dan pedang di ajari langsung oleh suaminya.
"Sayang aku ingin ke perbatasan ucap putri anne
"Kenapa harus kesana sayang ?
"Aku ingin tahu kenapa mereka tidak ada capenya berperang." ucap putri Anne penasaran.
"Baiklah, tapi kamu harus tetap berada di sisiku mengerti ? Tegas mahendra.
"Baiklah saya akan selalu di sisimu."
__ADS_1
Mahendrapun mengajak putri anne ke perbatasan, putri anne melihat ke udara anak panah dan tombak saling berseliweran.
"Wuuuuuiiiih keren ucap putri anne dan terlihat matanya cring cring cring.
"Keren apaan sayang ? Tanya suaminya, bingung.
"Bukan apa apa" ucap putri Anne
1 jam......
2 jam .......
3 jam .....
putri merasa bosan karena melihat pemandangan di udara hanya ribuan anak panah dan tombak.
"Aaaah aku harus melakukan sesuatu" ucapnya, lalu dia pun berjalan dan berdiri di tengah lapang
Mahendra terkejut melihat istrinya berdiri di tengah lapang karena sangat berbahaya.
"Sayaaaaang kenapa kamu di tengah lapang, bahayaaa ?ucapnya. Tapi istrinya tak menghiraukan terikan suaminya.
Putri anne lalu melakukan hipnotis benda, sebelumnya dia pernah belajar hipnotis dari Ijul tukang dokar, makanya dia ingin mencobanya.
"Konsentrasi...
Tatap mata saya...
Sambil tangannya mengacungkan ke atas.
Sreeet Lalu ribuan anak panah dan tombak tiba tiba berhenti.
Lalu putri anne memerintahkan anak panah dan tombak dari pemberontak untuk kembali menyerang ke tempatnya lagi.
Sreeeett.... tombak dan anak panah langsung berbalik menyerang ke arah kediaman pemberontak yang di pimpin jendral wangki.
Mahendra sangat terkejut istrinya bisa melakukan itu.
Para prajurit menggangga melihat kehebatan istri Mahendra.
Sedangkan pemberontak menjadi kocar kacir dan mengacungkan bendera putih.
Akhirnya perang berakhir suasana menjadi tenang.
__ADS_1
Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa
Haiii readers jangan lupa like dan comentnya biar aku tambah semangatt