
Ayah sewaktu tiba di rumah sakit chang gung dia sudah mempersiapkan diri untuk menerima di marahi kakek yuma.
Karena memang dia pantas di salahkan. Kalo saja dia ada waktu yang banyak pasti anne tidak akan seperti ini.
Ayah melangkah kembali menemui kakek yang masih khawatir tentang anne. Kakek sudah mulai berbicara santai dengan ayah.
Dengan semua kejadian ini harus menjadi pembelajaran buat ayah.
Ayah jangan telalu langsung percaya dan menikah hanya karena kesibukannya.
Keesokan harinya bibi tia datang ke rumah sakit dengan tatapan sedih melihat ayah dan kakek yang sedang menunggu anne berbaring di ruang ICU. Bibi tia ikut menatap anne di balik kaca ruangan yang anne tempati.
Ayah : tolong ceritakan apa yang terjadi selama ini dengan anne.
Tia : baiklah tuan saya akan menceritakan semua, tentang nona anne di mulai tuan menikah dengan nyonya helin.
Selama tuan tidak ada nona anne di perlakukan sangat buruk. Apabila dia melakukan kesalahan nona anne tidak di beri makan. Saya tidak bisa membantunya karena nona dikurung dalam kamar dan di kunci dari luar oleh nyonya helin.
Nyonya helin akan membuka kunci kamar nona anne apabila tuan akan pulang dari kantor. Malah pernah nona anne sakit tidak di bawa ke dokter, untung nona anne kuat dan bisa sembuh dengan obat warung yang saya beli.
Nona anne sangat menderita, saya ingin cerita pada tuan dari dulu, namun tuan sangat sulit bertemu. Pernah saat sekolahnya akan mengadakan acara wisata karya, nona anne tidak di beri uang dan bekal makanan, saya hanya bisa membantu seadanya.
Walau hati saya sakit melihat nona anne sangat menderita.
__ADS_1
Usai menceritakan tentang anne, bibi tia langsung menangis pilu. Hu ... hu... hu.. saya sangat sayang nona tuan..
Ayah juga berurai air mata setelah tahu perlakuan istrinya helin pada anak semata wayangnya. Dia akan membuat perhitungan karena telah menyiksa putrinya yang sudah begitu lama.
Ayah : maafkan aku anakku .. semua salahku yang tidak memikirkanmu.
Kakek : istrimu sangat keterlaluan, kamu sudah putuskan dengan kejadian semua ini ?
Ayah : sudah pah, saya akan buat perhitungan dengan helin
Kakek : baguslah agar dia tidak seenaknya pada cucuku.
Kakek, Ayah dan tia memakai baju khusus untuk masuk keruang ICU dia bersamaan datang memberitahukan kalo mereka sangat mencemaskan anne.
Kakek : anne cepat bangun, kakek dan nenek sangat menghawatirkanmu sayang..
Tia : nona bangunlah sayang kangen.. kalo nona sehat, bibi berjanji akan membuatkan makanan kesukaaan nona.
Tiba tiba jari anne bergerak gerak,
Tia : tuan .. nona jari tangannya bergerak ..
Ayah : betull dia bergerak ada respon dari tubuhnya.
__ADS_1
Kakek : ayoo kita panggil dokter ..
ayah kakek, dan tia sangat bahagia dengan reaksi tubuh anne. Mereka dengan cepat memanggil dokter. Beberapa dokter langsung memeriksa tubuh anne dan dia memberitahukan kalo anne kemungkinan akan cepat sadar.
Dokter : ini sebuah keajaiban tuan sarafnya bereaksi.
Ayah, kakek dan tia merasa bahagia
Dokrer : Dan minta tolong tuan agar selalu berkomunikasi denga pasien.
Ayah, kakek dan tia sangat bergembira mendengar keterangan dokter kalo ada harapan anne akan hidup.
Tanpa sengaja kakek berpelukan dengan ayah saking bahagianya..
Kakek : syukurlah anne mulai ada respon
Ayah : iyaa kita harus bersyukur anne punya keinginan untuk hidup.
Tia : nona memang anak yang hebat, dan kuat.
Merekapun bersama larut dalam kebahagiaan .
Jangan lupa like dan comentnya ....
__ADS_1