OMG.... PUTRI

OMG.... PUTRI
Siuman


__ADS_3

Setiap hari kakek lebih sering menyempatkan pergi kerumah sakit untuk berbincang dengan anne. Dia sangat bahagia akan perkembangan anne saat saat ini.


Sahabat anne yaitu Mei ling juga tak kalah, setiap hari dia selalu menyempatkan menjenguk anne. Dia berbincang mengenai guru dan pelajarannya setiap hari. Mereka sangat berharap banyak agar anne bisa kembali sadar.


Saat ayah di beritahu kalo anne tangannya kembali bergerak ayah langsung memesan tiket untuk terbang ke taiwan.


Dia tak ingin menyesal untuk ke dua kalinya di moment mement seperti ini.


Ayah langsung menuju ke rumah sakit untuk melihat Anne. Ayah ingin membayar kesalahan yang pernah mengabaikan Anne.


Sesampainya di rumah sakit ayah melangkah menuju ruang ICU. Di lihatnya kakek, Tia yang setia menunggu. ayah melangkah mendekat ke arah kakek dan Tia.


Ayah : pah ada perkembangan lagi ?


Kakek : ada, barusan saya berbincang dengan anne tubuhnya merespon gimana kalo kita bertiga masuk kedalam siapa tahu Anne tersadar ?


Ayah : baiklah kita coba pah, dengan penuh penasaran. Mereka melangkah menuju ruang ICU


Lalu mereka memakai baju khusus masuk ke ruang ICU.


Sesampai di ruang ICU ayah, kakek dan Tia langsung mendekati anaknya Anne yang sedang berbaring di tempat tidur. Tampak wajah Anne penuh kesedihan yang dalam.

__ADS_1


Ayah : hallo sayang katanya kamu sudah merespon saat bicara, bagunlah sayang kami sangat merindukanmu.


Kakek : anne bangunlah sebentar lagi info dari Mei ling kamu harus ikut ujian. Sayang kalo kamu tidak ikut ujian karena ini adalah impianmu.


Bibi Tia : nona ayoo bangun bibi sudah masak makanan kesukaanmu. Bibi janji akan memasak masakan kesukaanmu setiap hari, asal nona tersadar.


Tiba tiba mata anne terbuka dia tersenyum melihat kakek, ayah dan bibi tia berkumpul. Namun tubuhnya masih terasa kaku dan terasa nyeri.


Ayah, kakek, Tia gembira Anne tersadar, ayah lalu memijat tombol panggilan dokter, agar cepat di tangani.


Beberapa dokter berlari masuk ke ruang ICU yang di tempati Anne. Mereka mempersiapkan alat alatnya.


Dokter : selamat tuan, putri anda sudah sadar, mohon ijin kami memeriksa tubuh putri tuan.


Selesai memeriksanya para dokter memberi selamat dan salam pada kakek dan ayah.


Dokter : selamat tuan, putri anda sehat, putri tuan tinggal pemulihan tubuhnya saja, karena ototnya sudah lama tidak di gunakan. Kami akan memberikan beberapa Vitamin agar tubuhnya cepat kuat. Mungkin beberapa hari lagi putri tuan bisa pulang.


Ayah dan kakek sangat bahagia mendengar ucapan dokter, lalu mereka mengucapkan banyak terimakasih atas usaha para dokter.


Ayah dan kakek membelai lembut Anne, Anne sangat bahagia melihat ayah dan kakek akur.

__ADS_1


Ayah : apa ada tubuhmu yang terasa sakit sayang ?


Anne : tidak ada ayah, sambil tersenyum


Kakek : terimaksih kamu sudah sadar sayang..


Anne : kalian beristirahatlah pasti lelah menungguku. Ayah, kakek, bibi Tia terimakasih sudah mau menjagaku.


Kakek , bibi Tia dan ayah tersenyum dan mengangguk.


Ayah : cepat pulih sayang, ayah kedepannya akan sering datang ke sini sayang.


Anne : kemarilah ayah, kakek, aku merindukanmu.


Kakek dan ayah langsung memeluk anne. Mereka tampak bahagia atas kesembuhan Anne.


Bibi tia yang melihat pemandangan itu langsung terharu, di terus menyeka air matanya.


" terimakasih Tuhan, telah menyembuhkan nona tercintaku " ucapnya dalam hati.


Cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada nama, tempat yang sama author mohon maaf yaa

__ADS_1


Jangan lupa like dan comentnya...


__ADS_2