Orang Tua Sambung

Orang Tua Sambung
Eps 20


__ADS_3

Rangga dan citra melangkah masuk ke dalam rumah, terlihat Papah rangga dan mamah nya Kaget ketika melihat langsung perempuan yang di maksud rangga tdi, Mamah dan papah nya kaget tdak percya rangga membawa anak gadis sekira usian nya masih 15 tahun.


"Assalamualaikum om,tante ucap citra malu dan menundukan pandagan nya,


Rangga masih saja memengang tangan Citra sambil berjalan menuju ruang tamu di mana di sana ada kedua orang tua nya yang terlihat kaget dan terdiam seperti patung.


"Duduk lah bersma ke dua orang gua ku dulu, aku ingin mengatar beby ke kamar nya, ucap Rangga kepada Citra.


Citra yang mendegar sangat gugup, Cepat lah kembali aku sangat malu, bisik Citra ke pada Rangga.


Rangga hanya meanggukan kepla nya. Lalu rangga menaiki liff yang ada di dekat dapur.


Citra masih berdiri terpatung di samping sofa, terlihat papah dan mamah rangga masih berdiri tanpa berbicra ia sangat kaget tatkala melihat citra dari dekat.


"Silahkan duduk nak, ucap papah rangga tatkala melihat citra menundukan kepla nya. Lalu mamah rangga menghampiri dan memeluk nya jangan malu sayang aggap saja ini rumah mu ucap mamah rangga begutu ramah dan tersenyum.


Citra yang begtu mendapatkan sambutan yang hangat membals pelukan mamah nya rangga dengan snngat lembut,


"Terimakasih tante, ucap citra sopan dan tersenyum sambil memenagangi kedua tangan mamah rangga.


Papah rangga yang melihat langsung Heran betapa sopan nya Gadis yang di bawa oleh anak nya itu.


* Papah rangga bernama : HENDRA KUSUMA .



* Mamah rangga bernama : BELLA KUSUMA.



* CHIKA ZASKIA PERMANA WIJAYA.



* RANGGA PERMANA WIJAYA KUSUMA


__ADS_1


* CITRA PERMATA SARI.



* IBU VINA.



* PAK DAHLAN



* ******SALSABILA KAKAK CITRA YANG KEDUA******



* AVID KAKAK CITRA YANG PERTAMA




* SAID FERNANDO MANTAN CITRA



Terlihat dari arah dapur seorang Asisten membawa minuman dan makanan di nampan. Dan rangga keluar dari liff setelah mengatar putri nya di kamar.


" Permisi tuan nyoya ucap wanita paruh baya yang sudah berumur 58 tahun itu meletakan nampan yang ia bawa di meja .


Ia melirik ke arah Gadis yang menurut nya sangat asing ia belm pernah melihat gadis itu seblm nya.


Citra mellihat ke arah wanita itu dan mengucapkan


"Terima kasih bu, ada baik nya ngak usah repot repot begni kata citra smbil membantu meletakan isi nampan yang di bawa nya dari dapur.


"Masya allah bukan hanya wajah nya saja yang cantik, tapi perilaku nya juga cantik dan sangat sopan, batin wanita paruh bayah itu yang bernama IBU ANITA yang sering di sebut Bi Ita, bi ita hanya tersenyum ke aeah rangga dan majikan nya itu. Lalu bi ita pamit ke belakang untuk melanjutkan pekerjaan nya.

__ADS_1


" Silahkan di minum dulu sayang, ucap bu bella mamah rangga sambil tersenyum ramah.


Citra yang terlihat gugup Mengambil gelas yang berisi minuman syrup dengan tangan gemetar.


Pak hendra yang melihat hanya menahan tawa nya bersma bu bella meraka ber dua paham betul dengan sikap citra yang sedkit pemalu dan kelihatan sangat gugup.


"Sini aku bantu, nagk ush gugup dan malu ucap rangga sambil membantu citra untuk mencoba meminum yang di buat Bi Ita sambil tersenyum ke arah citra.


"Citra hanya terdiam dan menerima bantuan si rangga sambil tersenyum


"Terimakasih tuan, ucap Citra.


"Panggil saja Rangga nak, ucap bu bella di sertai tersenyum, ia menyukai gadis itu. Baru pertama kali melihat nya saja aku sangat menyukai sifat nya, pantas saja cucu ku itu menyukai nya, selain cantik ia juga sangat baik anak nya Humble dan kesopanan nya itu yang nomor satu yang aku suka, tapi sayang gadis ini masih sangt muda, batin bu vina ia mengira citra masih umur 15 tahun, tatkala wajah nya masih baby face.


"Nama kamu siapa nak, tanya pak hendra dengan ramah.


" Citra pertama sari tuan, ucap sopan citra,


"ngak ush panggil guan nak, panggil saja papah atau bapak hendra, goda pak hendra untuk mencairkan suasana yang tengang sambil tertawa.


Rangga hanya terseyum geli, Bu bella menyikut dada suami nya pelan dan terseyum ke arah citra.


Dan citra hanya tersenyum lebar ia terharu dengan keluarga rangga yang sangat ramah ke pada nya.


"Rumah kamu di mna syang, tanya bu bella dengan tersenyum,


"Saya dari makassar bu, saya ke jakarta karna temen saya yang nawarin kerja di kantor nya. Rangga yang terkejut karna merasa citra sangat nekat.


"Pak hendra dan bu bella mendegar nya pun ikut terkejut. '


"Jauh sekali syang,kok kamu nekad sakli merantau ke jakarta ucap bu bella kepda citra. Citra hanya tersenyum lalu


"Saya tidak ingin membebani ke dua orang tua saya bu, jawab citra di sertai senyum manis nya.


Rangga, dan kedua orang tua nya sangat kagum dengan keputasan Citra itu.


Ayo dukung author yah teman rmteman suoya tambah semnagt update nya setiap hari🤗😇

__ADS_1


__ADS_2