Orang Tua Sambung

Orang Tua Sambung
Eps 28


__ADS_3

30 menit kemudian , mereka berdua telah sampai di depan perusahaan rangga, Citra yang melihat berdecak kagum tatkala melihat gedung perusahaan Rangga.


* Rangga seorang CEO sekaligus Presidir DIREKTUR DALAM BERBAGAI BIDANG SALAH SATU NYA AGENSI MUSIC INTERNASIONAL*


PERUSAHAAN atau GEDUNG UTAMA.


Dimana Seorang Rangga Mengatur Semua Pertemuan dengan Client di Perusahaan Utama yang biasa Di sebut Gedung 01.



bukan hanya bidang agensi music saja, tetapi rangga menjalan kan beberapa bisnis nya di bidang seperti Properti, Manufaktur, Retail, dan Konstruksi, yang sangat terkenal dan terbilang Sangat sukses Di Jakarta. Siapa yang tidak mengenal Rangga Permana Wijaya Kusuma itu di indonesia, bahkan perusahaan nya sudah terkenal di berbagai macam negara seperti paris,korea,amerika dan Thailand. Rangga seorang Pebisnis termuda yang sangat Sukses dangan Pencapaian pemasukan nya melebihi 8M bersih per bulan (Bersih yah guys bukan kotor).


Mereka berdua menuju ke Loby perusahaan nya,


Citra hanya celingak celinguk terdegar sesekali ia berdecak kagum tatkala melihat gedung di hadapan nya itu.


Rangga yang turun dari mobil lalu memutari mobil nya ia membukakan pintu untuk Citra. Terlihat dari dalam gedung semua karyawan melihat nya dengan tatapan tdk bisa di artikan.


"Ayo masuk ucap rangga kepda citra. Citra hanya terseyum lalu meanggukan kepla nya. Mereka berdua masuk ke dalam Perusahaan, meraka di sambut ramah dan hangat oleh karyawan karyawan di sana.


"Selamat pagi pak Tuan ucap karyawan dsna sambil membukukan badan nya , Rangga hanya tersenyum hangat lalu berjalan ke arah lift khusus direktur, citra hnya membalas sapaan karyawan disana sambil membukukan badan nya dan terseyum ramah.


Lalu ia mengikuti rangga masuk ke dalam Lift khusus itu. Karyawan disana terheran heran, dan berbisik satu sama lain.


"Siapa gadis itu. kenpa dia mengukuti pak direktur, apa dia karyawan baru di sini, tanya salah satu karyawan disana.


"Mana aku tau, aku pun baru pertama kami melihat gadis itu jwab teman nya lagi.


"Dia manager di sni sekaligus asisten pribadi Pak direktur, ucap Rendi dengan nada kesal. karyawan itu pun seketika berbalik ke blkang nya. betapa terkejutnya mereka berdua saat mendapati Rendi sudah ada di belakang nya entah dari kapan ia berdiri di sana,


"Pak Ren..rendi.. maaf tuan, maafkan kami, ucap karywan itu, lalu kembali ke meja nya masing masing.


"Ingat yah, kalo kalian semua masih ingin bekerja di sini, jaga ke sopanan kalian, ucap rendi dengan lentang, Disni tempt bekerja, bukan tempat mengunjing dan bergosip, Ada saat nya kalian bergosip pada saat jam istirahat, Yang kerja itu otak,dan tangan kalian, bukan Mulut kalian, Mau kalian saya pecat, masih byak yang mau bekerja di sni, ucap rendi dengan lentang penuh penekanan dan acaman, dengan sorot mata yang sangat tajam, lalu memukul meja di dekat nya dan pergi begitu saja.


"jantung ku sersa ingin loncat keluar, ucap salh satu karyawan disana,

__ADS_1


"ia aku takut sekali dengan mata pak rendi, jawab teman nya.


"Sudah sudah, kembali bekerja lagi, kamu mau di pecat yah, tanya karyawan laki laki di samping nya, kalo aku mah ngak mau, susah tau masuk di perusahaan ini, ucap pria itu. lalu kembli fokus denagn pekerjaan nya.


"di dalam lift, rangga dan citra saling diam, tidak ada yang mau membuka suara nya. rangga hanya melihat pantulan kaca di depan nya dan memperhatikan Citra yang terdiam mempatung.


Lalu pintu lift terbuka, Rangga berjalan keluar di ikuti citra di blkang, Lalu merka berjalan ke Ruang kerja Rangga. Rangga pun membuka pintu ruang kerja nya, Lalu ia masuk ke dlam, tapi citra hanya Berdiri mematung di luar pintu, Rangga pun menoleh ia merasa citra tidak mengikuti nya


"Kenpa kamu tidak masuk,Ayo masuk lah, tanya rangga kepda citra.


" ohh ii..iya pak, jawab citra tersyum manis lalu ia ikut masuk ke dalam. Citra lagi lagi berdecak kagum melihat isi ruangan Rangga.



Lalu citra langsung berjalan ke arah jendela dan melihat ke kuar,


"wahh. .. indah sekali batin citra, Rangga yang melihat citra hanya Terseyum laku berjalan ke arah ruang ganti nya. citra yang menoleh ke blkang dan tidak mendapati Rangga.


"Kemna bpak tua itu,lirih citra dwngan bertya tanya. Lalu ia mencari rangga di dlam ruangan itu, tapi tdk ketemu, Tiba tiba ia melihat ada satu pintu yang terbuka sedkit terlihat pintu itu tidak terkunci, Citra yang penasaran berjalan ke arah pintu itu dan ingin membuka, dan


Citra terjatuh ke dalam pelukan Rangga, ternyta saat citra ingin membuka, tiba tiba rangga pun menarik genggang pintu itu juga, Dan hal yang tidak di ingin kan pun terjadi 😁. Citra masih menutup mata nya, dan ia menghirup parfum yang sangat wangi dan lembut itu,ia serasa tidak ingin pergi dari badan rangga ia tercandu dengan parfum Rangga.


"Rangga yang merasa sangat nyaman saat berada di dekat citra, ia tdk ingin melepaskan pelukan nya dari citra sambil memejamkan mata nya.


Tanpa mereka berdua sadari, Rendi dan satu karyawan yang berda di hadapan nya sedari tadi hanya terdiam mematung, iya sangat terkejut mendapati bos nya sedang berpelukan bersama gadis yang bersama nya tadi. Karyawan itu pun sangat terkejut mata nya terbelalak mulut nya terbuka sambil menoleh ke arah Rendi. Rendi pun sma terkejut nya dengan karyawan itu mereka berdua saling melirik.


"Rangga pun membuka mata nya dan sangat terkejut mendapati 2 anak buah nya sedang memperhatikan nya, Rangga hanya meanggat tanggan nya dan memberi isyarat untuk keluar dari ruang itu. Rendi dan satu karyawan itu pun mengerti lalu berjalan pelan ke kuar dari ruang itu.


"Rangga membuka suara nya, Kamu tidak apa apa kan cit, tanya rangga,


"Citra pun langsung membuka mata nya dan kaget, Spontan mendorong badan rangga sangat keras dan rangga pun termudur.


"Astaghfirullah apa yang aku lakukan, citra knpa kamu bod*h sekali, batin citra sambil memukul pelan kepla nya,


Rangga yang melihat hanya tersenyum lucu, lalu berjalan melewati citra dan duduk di kursi kerajaan nya itu. Citra yang masih berdiri ia menyesali perbuatan nya,

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan di situ, apa tidak capek bsrdiri terus menerus, tanya rangga sambil menoleh ke arah citra.


Citra yang mendegar pertanyaan rangga itu pun menoleh ke belkang dengan sorot mata sayup, muka pucat.


"Rangga yang melihat langsung berdiri dari tempt duduk nya dan berjalan ke arah citra,


"Kenpa, apa kamu sakit, tanya rangga cemas sambil memengangi kening citra,


"Em ngak pak, maafkan sya yah pak, sya tdk sengaja melakukan nya, ucap citra dengan nada penyesalan smabil tertunduk lesu.


"Iya ngak apa apa, saya juga mnta maaf yah, kata rangga lalu membawa citra duduk di sofa yang tidak jauh dari mereka.


Beberpa jam kemudian, Suasana sudah kembali normal, Terlihat rangga mengajarkan beberpa tugas citra yang harus ia lakukan, dan citra pun langsung mengerti, Rangga yang melihat pemahaman Citra sangt kagum,


"Baru kali ini aku melihat wajah citra sangat dekat, Ternyta dia sangat cantik, lucu, pasti banyak yang suka sama dia batin rangga, Apa dia mau menerima ku sepenuh nya ucap rangga yang tdk sadar.


"Apa nya pak, menerima apa tanya citra heran tanpa menoleh ke samping.


"Apa kamu mau menerima ku cit, ucap rangga yang tidam sadar dengan ucapn nya,


Sontak citra sangat kaget dan langsung menoleh ke samping, jarak wajah citra dan rangga hanya berjarak beberapa senti, Citra yang sadar langsung mendorong dada bidang rangga.


" Iiihh dasar bapak tua genit, ucap citra kesal, lalu citra kembli fokus,


Rangga langsung tersadar saat citra mendrong nya untuk jauh dari hadapan citra.


"Apa kamu bilang tanya rangga rangga dengan nada kesal,


"Bapak tua, bapak tua, jawab Citra dengan nada mengejek , Rangga yang mendegar hanya menahan amarah nya, terdegar rahang nya berbunyi,mata nya memerah, lalu ia berjalan keluar ruangn untuk menjauh dari hadapan citra, ia tidak terima citra menyebut nya Bapak tua terus menerus. Rangga yang terlihat kesal keluar dari ruangan nya dan menutup pintu sangt kencang.


Sontak Citra sangt terkejut, Dan menoleh ke arah pintu, Ia sudah tidak mendapati rangga, seketika Citra merasa bersalah dan ingin menyusul rangga, tapi ia takut nanti ia kesasar karna ia baru kali pertama masuk kerja , ia tidak tau selut belut kantor ini, Citra memutuskan untuk menunggu Rangga di dalam ruangan nya saja. Terlihat Citra mondar mandir tidak jelas dengan mata berkaca kaca, ia menyesali ucapan nya


"Citra kenpa kamu tidak sopan pada atasan mu, apa ini yang di ajarkan ke dua orang tua mu cit, batin citra sambil menahan air mata nya. Lalu ia duduk di sofa sesekali ia mengerjakan pelatihan yang di beri Rangga.


Gimna dengan certa ku teman teman, kasih saran yah kalo ada slah kata, Kita sma sama beljar, dan saya pun tidak mempermaslahkan kritikan teman teman, Bagi ku kritikan mu sngat bermanfaat. Dukung author terus yah like vote dan tambahkan ke favorit 🙏🏻🤗❤

__ADS_1


__ADS_2