Orang Tua Sambung

Orang Tua Sambung
Eps 38


__ADS_3

20 menit berlalu. Rangga dan Citra sudah berada di ruang meeting 03.


RUANG MEETING 03 KHUSUS BIDANG KONSTRUKSI.



" Rangga, Kenapa Citra ikut meeting? Tanya Rendi.


" Tanpa menoleh. Dia ingin Ikut serta dalam Meeting ini. jawab Rangga Dingin.


" Tapi, dia belum mempelajari Semua yang akan di bahas hari ini.


Citra yang samar samar mendengar Pembicaraan Rangga dan Rendi.


" Berikan berkas berkas nya pak Rendi, saya akan mempelajari nya sekarang. Ucap Citra sambil menadahkan Tangan nya di hadapan Rendi. Dengan maksud meminta Berkas pembahsan hari ini.


Rangga dan Rendi terkejut dengan Ucapan Citra.


" O..oh, iya, i..ini., Ucap Rendi gugup. dengan mata ke arah Rangga.


Rangga langsung meanggukan Kepla nya. tanda setuju.


Citra langsung mengambil nya dan mempelajari semua isi pembhasan.


5 menit kemudian Client yang di tubggu akhir nya datang.


Rangga, Rendi dan Citra menyambut kedatangan mereka dengan Ramah, walaupun agak terlambat 7 menit.


" Sorry Mr. Rangga We are late, the road is jammed again. Said one of his clients while lowering his head towards Rangga.


(Maaf Pak Rangga Kami terlambat, jalan lagi macet. Ucap salah satu client nya sambil menundukan kepala nya ke arah Rangga).


Rangga hanya menundukan kpla nya dan Tersenyum.


" It's okay, Mr. YANDRA CRYSTI, said Rangga then sat back down.


Smua client Sudah datang semua sekitar 8 CEO atau DIREKTUR dari berbagai cabang perusahaan yang ada di Luar Negri.


" Can we start the meeting now? Tanya Rendi ke semua CEO atau DIREKTUR yang hadir di ruang Meeting.


"Yes, let's get started, ucap salah satu Client yang hadir di sana. Dan semua client Meanggukan kepla nya tanda setuju.


Rendi pun berdiri dan membuka topik pembahsan.


" Rendi pun memulai pembhasan nya. Mulai dari Kemajuan pendapatan, target yang akan di capai, dan ide ide brilian yang ia punya.


" Sorry Mr. Rendi, I still don't understand your presentation. Can you explain in more detail?. Ucap salah satu CEO dari perusahaan XXX . Sambil melirik Ke Arah Citra.


" Could it be the beautiful woman who is beside the director. ucap nya lagi dengan sorot mata mes"*m melihat Citra.


Rangga yang tau yang ada di pikiran Client nya berusaha tidak menyetujui, karna dia tau Citra tidak ada pengalaman buat menjalas kan semua pembahasan.


" oh, sorry, he's only in charge of summarizing this discussion. ucap rangga Tenang. ia tidak suka dengan tatapan Client nya itu.


"Citra yang paham akan pembicaraan Rangga dan Client nya itu, Berusaha Tenang dan mebuka suara nya.


" ok I will explain all the discussion in detail. Ucap Citra lembut dan terseyum Ramah. Lalu Ia berjalan ke arah Rendi untuk mengantikan nya.

__ADS_1


Beberapa Client yang terseyum mes*m, ke arah Citra.


" Pak, Apakah gadis itu bisa melakukan nya. bisik Rendi kepada Rangga.


Rangga yang heran dengan keputusan Citra, ia hanya benggong sambil menggigit kuku nya tatapan nya hanya ke arah Citra saja.


" Entahlah, saya tidak tau. Bisik Rangga cuek.


Citra menjlaskan semua pembahsan secara rinci, tak lupa juga dengan ide ide cemerlang nya.


setegah jam kemudian Citra telah melakukan nya dengan sangat baik dan membuat Client client nya semua bertepuk tangan.


" wow, this is really amazing, this is the first time i came across a presentation that i really like and makes sense, wow amazing. Ucap salah salu client.


Semua nya tidak henti henti nya memberikan tepuk tangan buat Citra., meraka sangat kagum dengan Citra.


Citra yang mendpatkan pujian dari semua client nya sangat terharu, Citra tak henti henti nya mengucapkan Terimakasih sambil menundukan kepla nya dan terseyum Ramah.


" Apakah ini mimpi bos. Tanya Rendi yang terkejut dengan presentasi Citra.


" Rangga sangat terkejut dengan apa yang di lakukan Citra, ia tidak percaya seorang Citra Permata Sari yang hanya lulusan SMA bisa melakukan yang seharus nya Rendi Lakukan. Rangga sangat Takjub dengan kecerdasan Yang di miliki Citra.


" speak your language which is very easy to understand. Short, dense and clear. Puji client di sana.


" Your IQ is very high. Puji client lagi pada Citra.


" thank you sir for the compliment. Ucap Citra sambil tersenyum ramah.


" I will sign the contract. I want to work with your company, Mr. ******Rangga******. Ucap salah satu client.


"I also agree


" I also agree***.


Semua client setuju untuk bekerjasama dengan perusahaan Rangga.


Beberapa menit kemudian, Semua Client sudah menanda tangani Kontrak kerja sama nya dengan Rangga.


" may i have dinner with you princess. ucap salah satu client yang sudah berkepala 5 itu. terlihat Rambut nya sudah memutih.


Rangga dan Rendi mendgar tawaran ak-iaki itu Langsung melirik ke arah Citra. Citra hanya terseyum dan..


" Too bad, I have an appointment with my family for dinner. Tolak Citra secara halus.


" it's okay, another time. ucap aki-aki itu kecewa lalu pergi.


Rangga dan Rendi masih menatap Citra tanpa berkedip mereka berdua tidak percaya apa yang sudah terjadi tadi.


Citra yang merasa diri nya di perhatikan, ia merasa risih dan dan memukul keras meja meeting pakai berkas.


Braaakkk.. suara nyaring terdegar.


Mereka berdua sangat terkejut dan langsung membuang muka dan melihat ke sembarang arah.


" Ada apa, knpa kalian menatapku seperti itu? Tanya citra yang heran.


". Siapa bilang, celah Rendi yang tidak mau kalah.

__ADS_1


" Aku tidak percaya, kamu sudah berhasil mengajak kerja sama semua client itu. Ucap Rangga tdk percya.


" Alahhh, itu cuman kebetulan saja. Ucap rendi sambil membereskan Berkas dan barang barang nya.


"Bruuukk..


Rangga menendang kaki Rendi.


" Kau pasti takut tersaingi kan. Kata Rangga dengan nada mengejek. lalu tersenyum kecut.


" Sudah sudah. kenapa kalian yang berantem sih. Ucap Citra heran dengan kelakuan mereka berdua. Lalu meninggalkan ruang Meeting itu.


Jam sudah menunjukkan pukul 17:20 semua karyawan termasuk Citra bersiap siap untuk pulang.


" Citra, kita pulang bareng yah, hari ini kamu pindah ke apartement yang sdh di sediakan perusahaan, dan semua fasilitas kebutuahan mu di tanggung oleh perusahaan juga, Ucap Rangga dan langsung memeuluk Citra dari belakang.


" Tuan Rangga Permana Wijaya Kusuma , Ini msh di kantor pak, ngak baik loh, nanti ada yang ngeliat. Ucap Citra lu melepasakan Pelukan Rangga.


" Ini kantor ku, aku yang berkuasa di sini. Bisik Rangga tak mau kalah, lalu mencium pundak Cinta.


Citra hanya mengehela nafas nya dan memutarkan bola mata nya.


" Bagaimana Apa kau setuju dengan tawaran ku barusan. Tanya Rangga kembali.


" Sebaik nya tidak usah pak, biar saya cari kontrakan sendri. Kalo masalah tumpangan saya bisa naik Taxi saja. jawab Citra sopan lalu melangkah keluar.


Rangga yang terkejut dengan ucapan Citra,


"kenapa dia menolak, batin Rangga kecewa.


"Tapi itu sudah aturan nya Cit, kalo ngak mau, kau harus mnerima konsekuensi nya. Ucap rangga dengan sedkit Gretakan.


Citra yang melangkah keluar langsung memperhenti langkah nya dan berbalik.


" Aturan macam apa itu, bukan kah itu bagus ada karyawan seperti ku yang tdk menginginkan fasilitas kantor. Tanya Citra dengan sedkit menekan ucapan nya.


Rangga yang tidak tau lagi harua menjawab pertanyaan Citra.


"Ee..eee..emm, ya itu peraturan Di perusahaan ku seperti itu. Ucap rangga gugup.


Citra menatap Mata Rangga dalam.


"Benarkah ?, tanya Citra lagi degan menatap mata rangga terus menerus tanpa berkedip.


" Y...ya itu benar. Jawab Rangga lalu memalingkan wajah nya dari citra.


" Kau harus mau cit, itu sdh aturan di perusahaan ku. Bujuk Rangga lagi.


" Eeem.. baiklah biar ku pikirkan lagi. lirih Citra.


"Ayo pulang, aku sangt capek sekli.


"Akhir nya mau juga. Batin Rangga lalu tersenyum.


" Mereka berdua akhir nya Pulang bersama.


*Terimakasih kepada teman teman yang sudah ikuti cerita ku. jangan lupa like,vote dan tambahkan ke daftar favorit.❤❤❤ Beri saran buat Author

__ADS_1


__ADS_2