
Di pertengahan Jalan Rangga kelihatan berfikir keras. Sesekali memijit kening nya ia merasa sangat frustasi.
" Ada apa Pak Rangga. Tanya Citra yg sedaribtadi memperhatikan Gerak Gerik Rangga.
Rangga tidak mendengar pertanyaan Citra.
Hening...
" Bagaimana cara nya membujuk Citra yah. Batin Rangga bertanya tanya.
" Pak Rangga, Ada apa sih kok diem aja. Aku tanya ngak di jawab. Ucap citra kesel lalu mencubit perut Rangga.
" Aw..Aw..aw.. sakit Cit sakit. Rengek Rangga kesakitan.
" Makanya, kenpa melamun sih, lagi mikirin siapa haa???? Tanya citra emosi.
" Aa... Apa'an sih, ngak ada aku pikirin . Ucap Rangga Cuek.
" Oh, aku kira kamu lagi mikirin si...
Belum selesai ucapan Citra. Rangga lansung memotong nya.
" Siapa, jangan berpikiran macam macan sayang. Ucap Rangga lalu meraih tangan Citra dan mencium nya.
" Pak Rangga jgan kek gitu. Ucap Citra lalu menarik tangan nya.
" Jangan panggil aku dengan sebutan itu Cit, ini bukan di kantor. Ucap Rangga lalu kembali fokus mengemudi.
" Terus, aku panggil apa . ? tanya citra tidak tau.
" Terserah kamu Cit. Jawab Rangga pasrah tanpa menoleh.
" Ya udah, Panggil Tuan aja kalo gitu. Ucap Citra lalu memainkan ponsel nya.
" Panggil Sayang atau panggilan Romantis dari kamu. Pinta Rangga Dingin.
" Hemmm. Lirih Citra tanpa menoleh.
" Aku minta maaf, kalo salah . Ucap Rangga lalu menggengam tangan citra dan diletakan di paha nya.
" Kita Ke apartemen kamu yah cit. Kata Rangga lalu tersenyum.
" Hah? apartemen ? Aku ngak punya apartemen By. Ucap Citra terkejut. dengan mata membulat sempurna.
" Apaaa?? Tadi kamu panggil aku apa sayang ?, tanya Rangga Girang.
" Haah ?, panggil apa , Ucap Citra pura pura tidak tau.
" Kita pergi sekarang yah sayang. Ucap Rangga dengan nata berbinar binar.
" Ihhhh, By aku ngak punya apartemen, kamu apa apa an sih by. ngak jelas banget, Ucap citra kesel.
" Ini tuh udah jam berapa, kita ke apartemen nya Melda aja. Sambung Citra melas.
__ADS_1
Rangga tidak memperduliakan ucapan Citra, ia melajukan Mobil mewah nya ke apartemen yang akan di tempati Citra.
15 menit kemudian mereka berdua telah sampai di loby apartemen milik Rangga.
Mata Citra terus menerus celingak celinguk, Terdengar sesekali berdecak kagum melihat Apartemen Mewah yang berada di Depan nya itu.
" Rangga yang melihat Citra celingak celinguk tanpa berkedip, hanya tersenyum bahagia.
" By, Apa ini beneran. Tanya Citra tak percaya.
" Iya sayang, aku sudh memilih salah satu apartemen yang cocok buat kamu. Jawab Rangga lalu mencium tangan Citra.
Rangga pun keluar berjalan ke arah Citra untuk membukakan pintu buat Citra.
" Ayo, masuk. Ucap Rangga sambil menuntun citra Turun dari mobil.
" Apa kamu suka ?, Tanya Rangga.
Citra hanya terseyum dan menggandeng tangan Rangga.
Gedung Apartemen Milik Rangga.
Tolong Parkirkan Mobil saya, dan kunci nya langsung Bawa ke lantai 14. Ucap Rangga sambil memberikan Kunci mobil.
Citra menundukan Kepla nya ke arah Security lalu Masuk ke dalam gedung.
Rangga di sambut dengan sangt Ramah dan beberapa Pegawai membungkukan Setengah badan nya ke arah Rangga dan Citra sambil memberi penyambutan.
" Welcome Mr. Rangga Permana Wijaya Kusuma and Mrs. Citra Permatasari. Ucap semua pegawai dan seretak memberikan hormat kepada Pemelik Apartemen itu.
Citra hanya Tersenyum Ramah dan sesekali menundukan kpla nya lalu berjalan ke arah Lift.
Rangga tidak menghiraukan sambutan dari pegawai nya . ia hanya berjalan tegas dan sangt Dingin.
" Apa itu istri Pak Direktur ? tanya pegawai 1.
" Mungkin, karna dia akan tinggal di apartemen ini, jawab Pegawai 2.
" Oh yang di Lantai 14 kan ,sambung pegawai 3.
" Haah !!! Lantai 14 ? tanya pegawai 1 dengan terkejut.
" Iya, Lantai 14, kenapa emang nya ? Jawab pegawai 3.
" Itu kan milik Pak Direktur. tidak ada yang bisa masuk dan tepat nya Tidak ada yang berani ke Lantai 14. Ucap pegawai 1 heboh.
" Aku saja yang sudah bekerja bertahun tahun ngak pernah sama sekali nginjak Lantai 14. selain Manager Apartemen ini. Sambung Pengawai 4.
" Uhhh beruntung sekali Gadis itu bisa mendapatkan suami seperti Pak Direktur. Ucap Pegawai 1.
Para pengosip itu akhir nya kembali bekerja lagi.
__ADS_1
Rangga dan Citra sudah sampai di Lantai 14.
" Rangga Menekan password kamar itu.
" Kayak nya ini bukan fasilitis Kantor deh, Batin Citra Ragu.
" Aku yakin banget, Ini pasti akal akalan Si pak tua ini. Batin Citra lagi, sedikit kesal.
" Ayo masuk sayang. Ucap Rangga Sambil menarik tangan Citra.
Tetapi Citra menahan tangan Rangga.
" Ada apa Sayang ? Ayo masuk. ucap Rangga binggung.
" Seperti nya ini bukan fasilitas Kantor by. tanya Citra sambil menatap Rangga serius.
" Kenapa bgtu. ini fasilitas kantor sayang. jawab rangga.
" Aku yakin ini bukan fasilitas kantor, Lihat saja di sekitar nya ngak ada kamar lain selain Kamar ini., Tanya Citra sambil menyelidik Rangga.
" Ee... E.. Emang bukan by. jawab Rangga sedkit Takut.
" Nanti aku jelasin di dlam, ayo kita masuk dlu. sambung Rangga dan menarik tangan Citra.
" Citra pun masuk kedalam, ketika ia masuk citra sangat terkejut dan sangat kagum dengan kemegahan Ruagan apartemen itu.
" Awww, by ini sangt bagus, Ucap Citra dengan mata berbinar binar sambil melihat sekeliling ruang itu.
" Apa kamu suka by. ? tanya Rangga sambil menoleh ke arah Citra.
" Iya, by aku suka, Jawab Citra penuh Bahagia.
" Ini milik kamu by, Sekarang kamu bisa tinggal di sini. Ucap Rangga lalu mencium Kening Citra lembut.
Citra pun memeluk Rangga penuh Bahagia.
" Benerkah, ini milik ku by ? tanya Citra serius tanpa melepas pelukan nya.
" Iya sayang, Jawab Rangga halus sambil mengelus elus Belakng Citra.
Ruang tamu :
Kamar Citra.
Dapur
*Terimakasih kepada teman teman yang sudah ikuti cerita ku. jangan lupa like,vote dan tambahkan ke daftar favorit.❤❤❤
__ADS_1