Orang Tua Sambung

Orang Tua Sambung
Eps 25


__ADS_3

"Setelah selsai memebereskan beljaan nya citra, manager itu pun membawa paper back dan mangatr nya ke mobil rangga,


Citra yang bingung kenpa ngak di byar,


"maaf pak tapi sya belum membyar nya, teriak pelan citra ke manger itu, tapi manager itu tdk memperdulikan nya.


"Kenpa kamu diam saja, ucap citra kesal, lalu rangga menarik lengan citra dan merangkul pundak nya dan berjalan menuju parkiran.


Beberapa karyawan dan pengujung melihat adengan itu kaget ada yang melihat nya dengan tatapan sinis, lucu,dan sosweete,


"Mbak apa dia pemilik super market ini, ucap salah satu pengunjung itu kepda kasir,


"Iya bu, dan itu calon istri nya ucap kasir itu ramah.


"Aawww beruntung sekali yah gadis itu, seandai nya itu putri ku, aku langsung menikah kan nya secept mungkin, ucap pengunjung itu dengan hayalan nya.


"Total nya Rp. 468.700 bu, ucap kasir itu dengan suara keras.


"Astga, mbak ngak ush keras keras juga kali, ucap pengujung itu dengn kesal, dan memberikan uang kes lalu pergi.


"Dasar ibu ibu rempong, ledek kasir itu degn suara pelan.


"Beberapa jam kemudian rangga telah sampai di depan apartemen melda, Karna di perjalanan tadi jalan nya macet jadi nya sampai nya stelh magrib.


"Besok aku jemput, dan siap kanberkas berkas mu mulai besok kamu kerja di perusahaan ku, ucap rangga dingin tanpa menoleh.


"Engk mau, aku ngak mau kerja di tempt mu, jawab citra cuek, lalu ia ingin membuka pintu mobil, tapi di kunci oleh rangga.


"Kenapa,turun lah kalo bisa, ledek rangga sambil terseyum mesum.


"Citra menjitak dahi rangga, "Dasar mesum, aku laporin ke polisi baru tau rasa, ancam citra.


" Silahkan saja, ledek rangga, "Pokok nya besok aku jemput, kalo ngak mau, aku akan mencari tempat perusahaan teman kamu kerja siapa nama nya, Eemm Meka ucap rangga.


Hahahha Meka, meka siapa ledek citra, Melda kelezzz ledek citra.


"Iya itu maksud ku ucap rangga sambil mendekati wajah citra, seketika citra memundurkan badan nya ke blkang,


"Jangan macam macam aku akan menelpon polisi yah, ancam citra dengan ketakutan.


"Rangga menjentil dahi citra, dasar pikiran mu sangat kotor anak kecil, ucap rangga, lalu mengambil power bank yang berda di samping jendla tempt nya di smping citra.


"Citra sangat malu dan ingin membuka pintu mobil tapi msh di kunci rangga.

__ADS_1


" "Aku akan membuka kalo kamu mau kerja di perusahaan ku kata rangga dengan cuek, sambil menatap ke depan .


"Ok ok ,jemput saja aku besok, kata citra dengan nada kesel dan memejukan bibir nya. Rangga merebut ponsel citra di tangan nya, citra pun langsung kaget ,


"Ihh bapak tua ini selalu saja membuat ku kaget, ucap citra sambil menoleh ke arah rangga.


"Enak aja tua, aku tuh masih muda tau, umur ku msih 28 tahun, cuamn kecepatan nikah aja. ucap rangga tak terima diri nya di bilng tua.


"Nih ponsel mu, Citra mengambil ponsel nya secra kasar, lalu membuka pintu mobil tapi msih di kunci rangga.


"apa lagi bapak tua, aku sudah menerima tawaran mu, kenapa masih di kunci sih, ucap citra pasrah. Lalu rangga membuka lalu trun memutari mobil dan membuka kan pintu untuk citra keluar.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat ke arah nya, Lalu masuk meninggalkan mereka berdua. Sini aku bantu ucap rangga.


"Engak usah,terima kasih, tolak halus citra.


"Sini biarkan aku sja yang membawa nya, ucap rangga lalu mengambil alih paper back itu.


Citra hanya pasrah. lalu mereka masuk ke dalm loby dan citra menuju ke resepsionis untuk mengambil kunci apartemen melda.


"Maaf kak, kunci apartemen 14A ucap citra.


"Maaf kak, sudah di ambil sma nona Melda, Seketika citra kaget dan membulatkan mata nya.


"Kamu pulang aja,cepat ucap citra tergesa gesa.


"Ngak aku akan mengatar mu sampai depn pintu, ucap gigih rangga,


"Aduhh pulang lah dulu, teman ku sudah pulang. Nanti dia mengira aku macam macam lagi, bisik citra.


"Aku akan menjelaskan nya nanti, ayo cepat. Ucap rangga lalu berjalan menuju lief. Citra mnegikuti rangga di blkng, ia berpikir keras alasan apa yang harus dia katakan pada melda. Rangga yang meliht citra yang sangat cemas,


"Tenang lah aku akan menjelaskan nya pada temn mu. kata rangga tenang.


"Tenang..tenang.. enak sekli dia bilng, aku bisa di laporin ke ibu dan bapk ku klo bgni, batin citra dengan mantap tajam rangga.


Ting.. pintu lief terbuka mereka berdua menuju ke kamar 14A,


"Aku mohon pulang lah,ucap citra degan memohon kepda rangga dengan muka sangat pucat. Rangga yang melihat menahan tawa nya. lalu Rangga memencet bell yang berada di pintu melda.


Ting nong.., Seketika jantung citra berdekup kencang.. tiba tiba pintu nya terbuka terlihat melda keluar dari pintu itu,


"Ohh kamu baru plng cit, bagus ya, aku laporin ke ibu dan bpk mu baru tau rasa ya... hmmm.. ancam melda. citra yang hanya terdiam membisu muka nya sangat pucat.

__ADS_1


" Jangan salhkan citra, ini salah ku, ucap rangga.


Melda pun menoleh ke blkang citra dan sangt kaget melihat CEO yang sangt terkenal itu dan salah satu client di perusahaan nya.


"Pa..paa.pak rangga , kata melda dengan sangt gugup dan kaget. Citra langsung melihat ke arah melda, melda membukukkan kepala nya di hadapan rangga.


"Ada apa ini, apa melda mengeni nya batin citra bertya tanya.


"Silahkan masuk pak,ucap melda mempersilahkan rangga msuk.


Lalu rangga msuk membawa paper back di tangan nya, melda dan citra saling memandang, melda bertya apa yang terjadi, citra hanya terdiam bingung.


Lalu melda menarik legan citra masuk lu melda menutup pintu nya.


"Mau minum apa pak,biar saya bikin kan. ucap melda sopan sambil membukkukan kepla nya.


"Engk usah repot repot, sya hanya mengatr citra karna dia takut,kau memarahi nya, ucap rangga dengan cuek lalu melirik ke arah citra,


"Eeengk pak engak. sa..saya cuamn hawatir saja karena dia baru pertama kali ke sni, ucap melda dengan nada cemas,


"Oh iya tadi sya membwa citra ke rumah orng tua saya,Melda langsung kaget mulut terbuka, mata terbelalak tak percya. Citra hanya diam .


"Kok bisa pak, tanya melda kaget, ehh maaf pak.


"Karna anak saya. ucap rangga cuek, lalu mengelus pucuk kepala citra tanpa malu.


"Alamakkk.. kenpa bisa seprti ini,melda sangt syok apa yang di lakukan rangga kepda temn nya itu, rasa nya aku ingin pingsan, ya allah apa yng di lakukan citra pada pak CEO ini., batin melda degan mata terbelalak mukut terbuka.


"Baiklah aku sudah menjelaskan nya kan, ucap rangga lalu berdiri hendak pulang, tiba tiba langskah nya terhenti lalu berbalik berjalan ke arah citra. Lalu mencium dahi citra, Rupa nya rangga sudah memiliki perasaan kepda citra, sewaktu kejadian di bandara waktu itu


. Citra terkejut dengan apa dinlakukan rangga pada nya, melda terlihat memengangi kepla nya ia sangat syok,


"Besok aku jemput, besok kamu bisa langsung kerja,tanpa menunggu kedatangan HRD, ucap rangga lalu menoleh ke arah melda. "aku pulng dulu. sambung rangga, lalu pergi meninggalkan kediaman melda.


"Melda yang mendegar menelan kasar silva nya , Lalu


"Brukkk , melda langsung pingsan. Spontan citra berbalik ke arah melda dan sudah mendapati melda terkapar di lantai.


"Melda..mel..mel.. bangun, ucap citra sambil menggoyangkan badan melda. lalu meangkat nya ke atas sofa.


"Aduh, ternyta kamu berat sakli mel... ucap citra.


Hai..hai...haii.... Lanjut ngak nih, dukung author terus yah vote like dan kasih saran nya juga ❤🤗🙏🏻😇

__ADS_1


__ADS_2