
Waktu menunjukkan pukul 04 : 35, Citra terbangun dengan bunyi alaram melda.
"Citra bergegas Mandi lalu melaksanakan sholat subuh, beberapa belas menitbkemudian, Citra sudah selesai melaksanakan sholt subuh, lalu kemabli ke temoat tidur.
"Mel...melda, bangn sana shlt dulu ucap citra smabil mengiyang giyangkan tubuh melda,
"Iya iya.. Lirih melda lu bagun smabil mengucek gucek mata nya.
Citra mengambil baju untuk di setrika yang akan ia pakai kerja. Setelah beres, citra memeriksa ponsel nya yang ia charger setelah habis telfonan, Citra kaget dengan pesan dari nomor yang tidk di kenal nya lalu membuka pesan dari nomor tersebut : (Jangan lupa bagn pagi, aku akan menjemput mu bersma cika, emot โค,). mata citra seketika terbuka lebar, dasar bapk tua bucin, lirih citra, lalu ia membalas pesan rangga.
"Saya selalu bangun pagi bapak tua emot ๐, maaf tadi malam ponsel saya di charger di ruang tamu pesan nya lagi. citra menyimpan Nomer rangga dengan nama "Bapak tua Genit".
Lalu citra memasukkan ponsel nya di tas, Lalu citra masuk ke kamar untuk mengambil berkas nya, ia melihat melda tertidur sambil memakai mukenah,
"Dasar si mel mel ini. Lirih citra sambil geleng kepla melihat tinggah sahabat nya itu, Lalu citra keluar dari kamar setelah meletakan berkas lamaran nya,
" Ia langsung memanggang roti buat sarapan nya bersma melda di dapur dan membuat dua gelas susu putih dan coklat. Setelah selesai membuat nya citra langsung ke kmar ganti baju untuk berangkt ke kantor, ia melihat melda sedang dandan, (Disni si citra udah dandan ya setelah selesai nyetrika baju), ayo sarapan, ajak citra, lalu citra dan melda menuju ke dapur buat sarapan.
"Oh iya cit, apa yang kata kan itu bener yah, ucap melda sambil melirik ke arah citra,
"maksud nya mel, tanya citra binggung.
"pak rangga mengirimkan pesan tadi malam, aku melihat nya ucap melda sambil menahan tawa nya, gila yah baru beberapa hari aja kamu udah dapt cogan cit goda melda sambil mencolek dagu citra.
"Apaan sih mel, udah ahh ucap citra malu lalu kabur ke ruang tamu sambil membawa gelas yang berisi susu coklat.
"Melda tertawa geli, melihat wajah citra memerah seperti kepting rebus.
"Ting..Ting..suara ponsel citra, dua pesan masuk dari rangga, lalu citra mengambil dan melihat "Bapak Tua Genit" isi pesan nya :
" ยน Aku otw ke sana yah, soal nya lumayan jauh,takut nya macet.
"ยฒ satu lagi jangan menyebutku bapak tua, Aku masih muda, pesan rangga dengan di sertai emot ๐, Citra yang membca tertawa.
"Idihhh sok keren lu pak tua batin citra, Ia pun memblas pesan rangga
"Hati hati pak bos, jangan ngebut ngebut, isi pesan citra dengan emot ๐ด๐พ, lalu tertawa geli,
"Kalo udah dekat kabarin aja. pesan nya lagi. Lalu menyimpan ponsel nya kembli. setegah jam kemudian, Rangga sudah sampai di depan loby apartement melda.
"Rangga menelfon citra tapi tdk di jawab, rupa nya citra dan melda menunggu di bawah, Dan melda yang melihat mobil rangga spontan menarik citra
__ADS_1
"Ayo cept keluar, pak rangga udah di depan ucap melda sambil berjalan ke luar, Citra yang mekihat rangga yurun dari mobil pun lngsung gugup tatkala melihat rangga sangat berbeda ia terlihat sangat muda pagi ini.
"Ternyta dia ngak tua, batin citra. Rangga yang melihat citra, tertekun betapa cantik nya citra pagi ini,
"Bunda... bunda citra teriak cika dan melambaikan tangan ke arah citra. Seketika melda terbelalak dengan tangan menutup mulut nya, ia percya sepenuh nya kepda citra,
"buset dah kali ini aku percya 1000 persen cit, ucap melda ke kpda citra. Citra tdak menghiraukan ucapan melda.
"Hai sayang, sapa citra kepda cika, setelah sampai di hadpan rangga, rangga hanya menelan silva nya dengan kasar lalu memalingkan wajah nya ke arah cika.
Cika yang turun dari mobil dan langsung memeluk paha citra dengan erat.
"Bunda, beby kangen sma bunda, kali ini beby di antar sma bunda dan ayah ke sekolah, ucap cika dengan gemes, melda hnya syok dengan tinggah anak rangga itu.
"oh ya, seru dong, tapi kamu ngak boleh nyebrang nyebrang lagi yah kayak kemarin, pokok nya beby ngak boleh keluar dan ikut sma orang yang tdk beby kenal. ucap citra hawatir sambil mengelus elus lembut kepla cika.
"iya bunda beby janji, ucap cika dan memeluk citra erat. Rangga yang melihat sosok ke ibuan citra hanya terseyum bahagia,
"Akhir nya putri ku bisa merasakan kasih syang seorang ibu, batin rangga dengan sedih.
Melda ingin pingsan sangking syok nya mendengar percakpan citra dan anak rangga itu.
"Aku duluan yah cit, pak sya duluan, ucap melda pamit lalu ia berlari kecil menuju mobil nya yang tdk jauh dari mobil rangga.
"Ayah ayo berangkat, ucap cika kpda ayah nya.
"Oh iya ayo syang, ucap rangga lalu membuka kan pintu mobil buat dua bidadari nya itu.
ini visual rangga ketika pakai jas
Rangga pun melajukan mobil nya menuju sekolah TK milik orang tua nya itu. Di dlam mobil cika dan citra terlihat bercanda gurau sesekali tertawa lepas.
"Aku akan mengenalkan bunda ke teman teman beby, kalo beby udah punya ibu cantik seprti bunda citra, goda cika pada citra,
Rangga hanya terseyum tatkala anak nya menggoda citra, ia merasa hidup nya kembali berwarna setelah kehadiran citra.
"Beby bisa aja deh, ucap citra malu malu sambil mencolek dagu cika.
__ADS_1
"Beneran bunda, hari ini bunda sangt cantik, goda cika lagi , iya kan ayah, tdi ayah bilng, kalo bunda cantik sekali beby dengar tdi ayah bilng gitu, ucap cika polos.
Seketika rangga jadi salh tinggah, Ia berdehem untuk mencairkan suasa.
"Oh iya, ayah rangga juga hari ini kelihatn muda sekali syang, goda citra sambil melirik ke arah rangga,
"Jantung rangga berdekup sangt kencang, kelihatan sekali salah tingkah nya, rangga merasa panas dan keringat dingin, lalu menaikan suhu ac nya lagi,
"Aduh panas sekli, ucap rangga sesekaki melirik ke arah citra dan cika.
"Kenapa ayah, tanya cika,
"ngak apa apa sayang, jwab rangga tengang ia berusaha tersenyum.
" citra yang melihat hanya tertawa.
Akhir nya mereka sampai di sekolahan cika, rangga dan citra mengatr cika masuk ke dlam kelas nya, Terlihat beberapa guru dan orang tua murid memandangi nya dengan tatapan terpesona dan kagum, itu kali pertama rangga mengatar anak nya ke sekolah.
"Apa itu ayah dan ibu chika bu, bagaimana anak nya tdk cantik, ayah dan ibu nya sangt sangt cantik dan tampan, ucap slah satu orng tua murid.
"oh jadi ini ayah dan ibu baru cika, ucap salah satu guru yang berada tdk jauh dari rangga dan citra.
"Masuk lah sayang, ingt yah jangan nyebrang nyebrang dan jangan ikut sma orang yang beby tidak kenal. kalo dia memaksa teriak aja sekencang kencang nyabyah, ucap citra yang sangat hawatir. lalu memeluk cika sambil mencium lembut kening cika. Rangga pun mencium kening anak nya itu,
"Ayah sma bunda pergi dlu yah syang ucap rangga, lalu pergi meninggalkan seklah Cika.
*di dlam mobil
Rangga membuka suara nya. " terimakasih udah buat anak sya tertawa dan seceria ini sekrng, ucap rangga kepda citra,
"Sama sma pak, sya juga ngak tega liat cika seprti itu, ucap citra smbil melirik ke arah rangga.
"Oh iya pak sya kerja sebagai apa pak, tanya citra lgi.
"Sebagai maneger di perusahaan ku sekaligus asisten pribadi ku, ucap rangga tanpa menoleh.
"Tapi aku ngak tau pak cara kerja nya, ucap citra dengan nada berat,
"nanti sya ajarin kok tenang aja, ucap rangga sambil mengelus lembut tangan citra. Citra yang kaget langsung menarik tangan nya, Rangga pun sma seperti citra langsung menarik tangan nya secra spontan,
" ehh maaf sya tdk sengja, ucap rangga dengan suara gugup.
__ADS_1
"Citra hanya terseyum kecut, "Kenpa jantung ku mendadak berdekup kencang begini batin citra heran.
support author terus guys, like vote dan kasih saran yah ๐คโค๐๐ป