Orang Tua Sambung

Orang Tua Sambung
Eps 40


__ADS_3

'Terlihat Rangga Memandangi wajah cantik Citra yang begitu bahagia.


" Aku ingin melihat senyum mu setiap hari, setiap saat seprti Ini Cit " Batin Rangga sambil terseyum Haru.


" Citra baru saja keluar dari kamar dengan sangat Rapi dan tercium Harum, dan Handuk melilit di atas Kepala nya."


" Istirahat lah Sayang, besok pagi aku akan menjemput mu, Ucap Rangga lalu menghampiri Citra yang bru saja keluar dari kamar nya.


" Citra mendengar ucapan Rangga, Langsung memeluk nya. ' Terimakasih By aku sangat berterimkasih kepada mu, Ucap Citra dengan mata berkaca kaca.


" Rangga membalas pelukan Citra, dan mengusapa lembut pucuk kepala nya. " Jangan pernah ucapkan itu lagi By, Ini pantas buat kamu, dan Sangat sangat Pantas, ini tidak ada apa apa nya di bandikan Rasa sayang kamu ke Cici anak aku. Padahal itu bukan siapa siapa kamu, tapi kamu memperlakukan nya sangat baik By.


" Harus nya aku yang berterimakasih ke kamu, bukan kamu Cit. " Kata Rangga sambil mengangkat Kepala Citra lalu mengecup nya tepat di Bibir Citra. Dan memeluk nya lagi dangan mata berkaca kaca


Citra mempererat pelukan nya di pinggang Rangga, tidak terasa air mata citra keluar begtu sja sangking bahagia dan tidak percaya apa yang telah di takdirkan oleh diri nya.


" Apa aku pantas mencintaimu Ran dan pantaskah aku masuk ke dalam keluarga mu dan hidup mu. Entahlah aku tidak tau harus bagaimana kedepan nya ." Batin Citra bertanya.


Citra melepaskan pelukan nya, dan menatap lekat Pria yang ada di hadapan nya itu.


" Apa aku pantas menerima semua ini Ran? tanya Citra kepada Rangga.


" Kenpa kamu bertaya seperti itu sayang. Ucap Rangga.


" Apa aku terllihat seperti wanita mur*h*n pada umum nya? tanya Citra lagi dengan mata menahan tangis sedari tadi.


" Haii.. Jangan pernah menyamakan diri mu dengan wanita mur*h*n yang ada di luaran sayang. Itu sangat tidak pantas menyamakan diri mu Sayang. aku mencintai mu Cit aku sangat mencintaimu, ucap rangga kepda citra.


Rangga berusaha menyakinkan Hati Citra, bahwa dia bukanlah wanita seprti yang ia pikirkan sekarang.


"Istrirahtlah Sayang, besok aku akan menjemputmu, Aku akan menyuruh seseorang membawakan mu makanan dan beberapa hadiah untuk mu. Ucap Rangga sambil memengangi Pipi Citra yang agak tembem itu.


" Terimakasih sudah mau menerima ku di hati mu Tuan Rangga, Ucap Citra dengan mata sembab sambil tersenyum bahagia.


" Huusttt !!! jangan berbicara seperti itu Nona Manis, sahut Rangga sambil memeluk citra dengan sangat sangat tulus.

__ADS_1


" Aku pulang dulu, Cika pasti sudah menunggu ku. Pamit Rangga.


Lalu..


Cup...


kecupan lembut mendarat tepat di kening Citra.


" Hati hati di jalan sayang, ucap Citra sambil berjalan mengatar Rangga sampai depan pintu.


" Masuklah dan istirahat dengan tenang Calon Istriku.. ucap rangga lalu ia pergi


Citra yang mendagar hanyar tersenyum hangat ke arah Rangga.


...****************...


Di Dalam Mobil..


Rangga terlihat sangat senang dan Bahagia, ia belum sebahagia ini sebelum nya.


Rangga sesekali Terseyum bahagia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di Apartement Melda.


Terlihat Melda mondar mandir sambil menghubungi seseorang.


" Kenapa tidak bisa di hubugi sih..


" Kamu kemana aja, apa kamu baik baik saja..


" Di luar jangkau terus, ada apa ini..


" Nomer nya tidak bisa di hubungi..

__ADS_1


Oceh Melda sedari tadi mencoba menghubungi Sahabat nya itu CITRA.


" apa aku coba telfon Pak Rangga aja yah.. Ide melda langsung muncul.


" Tidak tidak.. bagaimna mungkin aku telfon Pak Rangga, Aku sangat Takut. tapi aku sangat khawatir dengan keadaan Citra.


Sebaik nya aku langsung datangin Citra di kantor Pak Rangga aja besok pagi.


...----------------...


Di Rumah Rangga


Cika terlihat menunggu ayah nya untuk makan malam bersama.


" kenapa ayah lama sekali, apa ayah tidak ingat hari ini hari spesial Cika. Batin cika dengan wajah yang sangat lesu.


Beberapa kali ia melihat ke arah pintu tapi seseorang yang ia tunggu sedari tadi tidak muncul mucul juga.


" Cika, ayah pasti sudah dekat sayang, omah yakin ayah mu sedang membelikan mu hadiah yang sangat banyak., Ucap Bu bella selaku Omah Cika, bu bella berusaha menenagkan Cika.


" Benarkah omah.. yeeeee cika sangat senang. teriak Cika demgan mata berbinar binar.


Tak lama kemudian, seseorang yang di tunggu tunggu akhirkan datang.


" Ayaaahhh... Teriak Cika setelah melihat Rangga datang dan berjalan menuju ruang makan.


Rangga melihat Cika berlari, ia pun langsung menangkap nya dan memeluk nya.


" Selamat ulang tahun putri nya ayah, kebanggaan ayah, Dan hidup Ayah.. Ucap Rangga begitu berat, bagaiman bisa ia tidak terharu, karena selama ini ia lah yang merawat Putri kecil nya itu dari kecil hingga tumbuh menjadi gadis imut dan Cantik.


" Cika pikir ayah tidak mengingat nya, lirih Cika melepaskan pelukan nya.


" Bagaiman mungkin ayah melupakan ulang tahun Anak ayah yang begitu cantik ini. cika tau, cika lah penyemangat ayah ketika ayah lelah sayang. ucap rangga sambil mengecup pipi, kening cika bengitu lembut.


Haaiiiiiii, maafkan author yah, baru sempat lanjutin novel ini yang Bertema Orang Tua Sambung.

__ADS_1


Karna author sudah menjadi ibu untuk beberapa bupan terakhir, dan tidak ada waktu untuk membagi lanjutin novel dan mengurus baby.


Maafin author yahh. dan jangan lupa suport author tinggilin jejak yah dan kasi saran juga.🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤


__ADS_2