
Rangga sudah keluar dengan rapi dan berjalan ke arah ranjang di mana di sana Citra tertidur lelap.
" Uhhhh kenapa kamu cantik sekali by. Batin Rangga sambil membenarkan anak rambut citra yang menutupi wajah nya.
"Aku tidak sabar lagi ingin menikahimu sayang. lirih Rangga lalu mengecup kening citra.
Lalu ia menggendong citra ala bridal style menuju mobil dan melajukan mobil nya ke rumah Rangga.
1 jam kemudian setelah bermacet macetan di jalan, akhirnya Rangga sampai di kediaman orang tua nya.
Rangga melihat ke samping nya, Citra masih kunjung tak bangun.
Lalu rangga keluar dari mobil dan memutari mobil nya.
ia segera menggendong Citra masuk ke dalam.
Rangga berjalan begitu tegas dan sesekali memandangi wajah imut Calon istri nya itu.
" Cantik sekali kamu sayang, pantas saja semua klient itu melihat mu. Huuufftt. Batin Rangga
Rangga berjalan dan melewati Ruang keluarga di sana kedua orang tua nya dan Cika melihat nya menggendong Citra.
Chika berlari menghampiri ayah nya.
"Aya..." panggil cika tetapi tangan rangga langsung memberi nya kode.
Chika yang tau maksud ayah nya hanya tersenyum lalu mengikuti ayah nya menaiki lift.
" Ayahh apa bunda tertidur, tanya Chika dengan suara pelan.
Rangga hanya tersenyum dan menganggukkan kepala nya ke arah Putri nya itu.
Lift terbuka, lalu meraka berjalan ke kamar Rangga .
__ADS_1
Chika langsung membukakan pintu ayah nya.
"Terimakasih sayang." Ucap rangga kepada putri nya.
Rangga meletakan citra di atas ranjang yang ukuran big size itu. Lalu menuju ke bathroom
Chika pun langsung naik dan tidur di dekat citra.
Chika bermaksud untuk tidak membangunkan citra agar ia bisa tidur bersama.
"Semonga bunda tidak bangun, batin Chika tersenyum bahagia lalu memeluk citra begitu erat.
Rangga yang keluar dari bathroom melihat pemandangan yang begitu haru di mata nya
Lalu ia keluar dari kamar membiarkan anak dan calon istri nya tidur.
"Rangga."
Panggil bu bella
"Kenapa kamu sendirian turun nya. tanya Bu bella lagi
"Ohh, citra sama beby tidur di kamar Rangga, jawab Rangga lalu berjalan menuju Ruang makan.
"Mamah.. apa beby sudah makan, ucap rangga agak teriak karna mama sama papah nya lagi nonton tv.
"Sudah. Jawab bu bella.
Rangga pun melanjutkan makan malam nya sendiri.
beberapa menit kemudian, rangga berjalan menghampiri kedua orang tua nya. lalu duduk di samping mamah nya.
Bu bella yang melihat raut wajah Rangga sedikit berbeda dari sebelum nya.
__ADS_1
" Apa kamu bahagia sayang.? tanya bu bella
"Apa sih mah, cela rangga merubah raut wajah nya serius.
"Kalo memang kamu mencintai gadis itu, maka ajak lah dia menikah secepat nya jangan sampai kedulu orang lain, lagian mamah liat anak itu baik kok sopan juga, apa lagi yang kamu cari Ran. Kata bu bella panjang lebar.
Pak Hendra dan Rangga hanyar mencerna nya.
"Dan anak mu saja menyukai nya, bahkan ia terus merengek ke mamah loh Ran untuk bertemu citra terus. lirih bu bella sedih
" Doain rangga yah mah, semonga citra secepat nya nerima lamaran rangga. Pinta rangga ke mamah nya.
"Maksud nya Ran.? Apa kamu sudah melamar Citra sebelum nya? tanya bu bella.
Rangga yang mendengar hanya mengganggukan kepala nya.
"Papah sangat setuju, kalo kamu sama citra Ran. Tapi ingat kamu jangan macam macam ke dia.. Ucap Pak hendra serius.
"Hmmm, iya pah. Lalu rangga meminta bi ita mengambilkan laptop nya di atas kamar nya.
Bi ita langsung naik ke atas kamar Rangga.
Rupa nya bi Ita tidak mengetahui, Ada Citra yang tertidur di dalam sana serta Chika.
Bi Ita tanpa ketukan langsung membuka pintu kamar itu.
Ceklek...
Bi Ita kaget melihat seseorang tertidur di atas ranjang big size milik Rangga itu. Lalu ia berjalan mendekat.
ia tidak asing melihat gadis yang tertidur itu bersama Chika.
"Bukan kah gadis ini yang di bawa Tuan Rangga ke rumah waktu lalu. Gumam Bi ita lalu ia melihat chika memeluk perut citra terlihat chika sangat nyeyak di samping Citra.
__ADS_1
Bi Ita hanya tersenyum ikut bahagia melihat chika tertidur begitu nyeyak. Lalu ia mengambil laptop di nakas.
Jangan lupa Like,Vote dan beri saran kepada Author.😍😍😍😍😍😘