
" Mereka berdua saling bertatapan, Entah bagaimna cara menjelaskan nya kepda cika.
". Lalu cika berbalik ke arah Ayah nya. " Ayah.. Apa yang terjadi sama bunda, tanya cika sambil menahan tangis nya.
"Citra langsung memeluk cika dari belakang.
" Tadi Bunda telfonan sama ibu bunda sayang ucap citra menenangkan cika sambil menghapus air mata cika yang telah menetes di pelupuk mata nya. "Maka nya bunda nangis sayang, kan bunda kangen sama orang tua bunda, sambung citra.
" Tapi bunda ngak apa apa kan, tanya cika sambil menyentuh pipi citra dengan sangat lembut.
"Rangga yang melihat interaksi mereka hanya memandagi mereka secra bergantian. " Bagaimna mungkin, kamu bisa memiliki citra sepenuh nya sayang, sedang kan status ayah seperti ini, batin Rangga lalu memalingkan wajah nya ke sembrang arah.
" Beby pasti laparkan, tanya citra dengan terseyum manis. Untuk mengailhkan pembicaraan dan mencairkan suasana.
" Cika hanya meangguk dan meiyakan.
"Rangga pun berbalik ke arah Citra dan cika. "Ayo kita ke FOOD COURT ucap rangga sambil mengendong putri nya keluar ruangan.
Citra hanya tersenyum ke arah rangga ia merasa perasaan nya berbeda kali ini. "Kenpa perasaan ku seperti tercampur aduk, batin citra bertaya tanya. "Ada apa dengan ku, batin citra lagi.
" Merka bertiga sudah sampai di lantai 4. Terlihat karyawan sibuk dengan pekerjaan nya masing masing di lantai 3.
Beberapa karyawan melihat ke arah Mereka bertiga.
" Eh eh, coba liat ke atas, Mereka bertiga seperti suami istri yah, anak pak rangga seperti nya menyukai manager baru kita, ucap salah satu karyawan di sana.
Ada salah satu di antar mereka yang melihat dengan tatapan tidak suka. " Cantikan gue kali dari pada perempuan itu lirih karyawan yang selama ini suka dengan atasan nya.
" Apaan sih lo, iri banget, ucap karyawan pria yang berada di samping nya.
"Karyawan wanuta itu hnya melirik ke samping dengan tatapan jengkel.
"Sesekali cika tertawa lepas bersama citra, entah apa yang di bahas oleh mereka berdua, Rangga terlihat ikut tertawa di sana.
"Apa mereka sepasang kekasih, tanya karyawan kepo di sna yang tdk jauh dari mereka.
" Mungkin, Pak rangga dan anak nya terlihat sangat Bahagia sekali, jawab teman nya itu.
"Citra yang tidak sengaja menoleh ke arah bawah, ia terkejut mendapati semua karyawan memperhatikan nya,
Lalu citra langsung berhenti tertwa, ia menundukkan kepla nya sesekali lalu tersenyum ke arah karyawan itu.
"Cika yang menoleh ke arah Citra spontan memanggil nya " Bunda Citra... teriak cika yang sedkit jauh dari dekat nya. Citra yang tersadar labgsung berjlan sedkit cepat.
"What.... Bunda.. ucap karyawan di sana dengan mata terbelalak sangking terkejut nya.
" Rangga, dan Citra serta Cika telah sampai di FOOD COURT perusahaan nya, lalu memesan makanan dan minuman.
" Jam telah menunjukkan pukul 16:45, Terlihat beberapa karyawan yang sudah selesai dengan pekerjaan nya bersiap siap untuk pulang.
*Di dalam ruang kerja Rangga.
"Citra dan cika masih tertidur di dalam ruang pribadi rangga sambil berpelukan.
" Rangga yang masuk untuk membersihkan bdan nya karna keringat. "Mendapati citra dan cika tertidur dengan posisi saling berpelukan satu sama lain.
__ADS_1
"Rangga sangat tersentuh dengan apa yang di lihat nya itu, ia merasa sangat bahagia melihat putri nya tertidur sangat pulas dalam pelukan citra. " aku ngak bisa bayangkan perasaan beby jika citra pergi meninggalkan nya, untuk hidup bersama pria yang dia ingin kan. Batin Rangga sangat sedih.
Lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badan nya, tak lupa Rangga seblm masuk, ia mengambil pakain ganti nya terlebih dahulu.
"Selang beberapa menit Rangga masuk ke dalam kamar mandi.
"Citra terbagun, dan mengambil ponsel nya ia sangt kaget tatkala melihat jam di ponsel nya.
" Astaghfirullah aku ketiduran, Citra bergesa gesa bagun dari tempt tidur dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh muka nya. ia tidak tau kalo di dalam sana ada Rangga yang membersihkan badan nya dengan Te*an*ng tanpa sehelai benang pun.
"Citra yang belum sadar ia menutup pintu dan mengunci nya.
Terlihat Rangga sadar dengan kehadiran citra dan terkejut, ia langsung mengambil handuk kecil yang tak jauh dari jangkauan nya lalu melilitkan di pinggang nya, dalam ke adaan bdan penuh sabun.
" Citra yang selesai mengunci pintu langsung berbalik ia begitu sangat syok dengan mata membulat sempurna tiba tiba.
" Aaaaaaaaaa citra berteriak sangat keras ia sanagt terkejut.
"Rangga yang berjalan cepat ke arah citra yang terlihat sama sama terkejut, langsung menutup mulut citra.
" Jangan berteriak, nanti cika bangun, bisik Rangga ke citra kaget,
Citra langsung berbalik dan menutup mata nya sambil membuka pintu tapi tidak bisa terbuka, ia lupa tadi ia mengunci pintu nya ketika masuk.
" Rangga yang diri nya laki laki Normal, merasa Rangga junior nya mulai meneggang. Terlihat sesekali rangga menahan na*su nya.
"Citra yang sedari tadi mencoba membuka pintu dalam kondisi yang tidak di inginkan belum sadar kalo pintu nya ia kunci tadi.
"Astaghfirullah ibu tolong citra, lirih pelan citra dengan wajah sangat tengang, " Kenpa pintu nya tiba tiba rusak seperti ini ? Batin citra bertya tanya.
" Rangga yang tidak bisa lagi menahan na*su nya tatkala melihat rok citra terangkat sekilas paha mulus, dan sangat putih Citra itu menggoda iman Rangga 🤦🏻.
"Citra yang sangt terkejut dengan apa yang di lakukan Rangga pada nya, mencoba melepaskan diri nya dari rangga, ia mencoba mendorong dada bidang Rangga tapi tdk bisa.
"Rangga yang mulai terhanyut, mulai mer*ba r*ba tubuh citra. dan menguatkan rangkulan nya di pinggang citra.
" Citra yang merasa tubuh nya lemas, dan merasa suhu tubuh nya mendadak naik, ia mulai terbawa ke dlam permainan Rangga.
Citra menerima lem*tan lembut rangga dan tidak melawan nya lagi. ia mencoba mengendalikan kesadaran nya, tapi Rangga langusng mer*mas rem*s pay*d*ra nya.
" Citra tidak bisa lagi mengendalikan diri nya, ia menggalungkan tangan nya di leher Rangga.
"Rangga merasa tidak ada perlawanan dari Citra , langsung mengangkat satu p*ha citra dan mencoba membuka kancing baju citra perlahan lahan dan mengangkat sedkit ke atas Rok yang di pakai Citra.
"Citra yang menikmati permainan Rangga, Tiba tiba teringat nasehat ibu nya.
"Jaga harga diri mu nak, kehidupan di jakarta sangat kejam, jangan sampai kamu memalukan ibu dan bapak yah Ci, Nasehat bu vina kepda Citra.
"Citra langsung membuka mata nya dan langsung mendorong keras dada bidang Rangga, lalu memperbaiki pakaian nya dan berjalan cepat ke arah pintu dengan mata berkaca kaca ia kecewa kepada rangga dan tidak habis pikir apa yang telah di buatbnya bersama Rangga., citra berusaha membuka pintu kamar mandi itu, tetapi tidak bisa terbuka.
"Rangga yang melihat Citra langsung berjalan cepat ke arah nya dan memeluk tubuh citra dari belkang, ia masih terbawa na*su nya.
Citra berbalik dan langsung menampar keras pipi Rangga.
"Plaaakk....
" Rangga tertampar sangat keras, terlihat di pipi Rangga memerah dan membekas 5 jari yang di buat oleh Citra.
__ADS_1
" Rangga yang langsung tersadar apa yang telah ia perbuatbke citra, ia langsung merasa bersalah.
"Citra maafkan aku, aku tidak bisa mnegendalikan diri ku, cit, ucap Rangga dengan mata berkaca kaca penuh penyesalan.
"Citra yang tidak menghiraukan ucapan Rangga, ia hanya menagis dan sadar pintu nya terkunci, lalu ia membuka kunci kamar mandi itu, dan langsung berlari ke arah Cika untuk mengambil ponsel dan tas nya. citra melihat ke arah beby dan mengecup pipi cika sekali, lalu Keluar begitu saja tanpa memperdulikan Rangga.
"Rangga yang ingin menghentikan Citra tapi ia langsung sadar diri nya tidak memakai pakaian, dan tubuh nya masih ada busa sabun, belum ia bersihkan.
Lalu Rangga kembli masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan badan nya.
" Rangga apa yang kamu lakukan,, kata rangga emosi dan memukul mukul tembok kamar mandi, ia menyesali perbuatan nya.
"Aaaaaaaaa bod*h bod*h teriak Rangga penuh emosi.
" Setelah selesai Rangga keluar dari kamr mandi, dan melihat Cika sudah terbangun ia mencari sosok Citra, tapi ia sudah tidak melihat Citra Lagi.
"Ayah.. bunda mana, tanya cika dengan suara serak habis bagun tidur.
"Bunda sudah pulang sayang, jawab Rangga tanpa menoleh, terlihat mata rangga berkaca kaca, ia sangat Menyesali perbuatan nya.
"Yahh.. padahal kan beby mau ngajak bunda ke rumah kita, lirih Cika sedih. " Ngak apa apa deh Besok aja , beby ajak bunda main ke rumah, boleh kan Ayah, tanya Cika ke pada Rangga.
"Rangga hanya meangguk dan berusaha terseyum, ia tidak mau menceritakan apa yang sudah terjadi ke Pada Citra tadi.
*Di lain tempat.
Citra sudah berada di mobil Melda, dan menuju pulang, Melda yang Binggung Dengan Citra yang sedari tadi hanya terdiam membisu pandangan nya sangat kosong.
" Kenpa cit, tanya melda penasaran.
Citra tidak menghiruakan pertanyaan Melda, ia hanya terdiam tanpa menoleh.
Melda merasa Cemas. "Tumben banget citra diam seperti ini, apa ada masalh dengan pekerjaan nya, batin Melda bertanya tanya dengan ekspresi binggung.
*Flashback on.
Terlihat citra baru saja keluar dari Ruang kerja Rangga, ia sangan buru buru dan menabrak sorang pria yang ingin menuju ke ruang kerja Rangga, (Yahh.. itu Rendi.)
" Brukkk....
Citra tdk sengaja menambrak Rendi sangking buru buru nya ,
"Citra langsung melihat kedepan nya dan ia mengenali Rendi,
" Maaf pak, saya tidak sengaja, saya buru buru soal nya, kata Citra gugup.
" ia ngak apa apa, saya mnta maaf juga karna ngak memperhatikan jalan.
"Oh iya pak, jalan keluar mana yah pak, saya ngak tau soal nya, tabya citra ke pda Rendi.
"Rendi yang heran kenpa citra Keluar sendri, kan di dalam ada Rangga dan Cika, Tanpa berpikiran macam macam. Rendi langsung mengatar nya sampai ke loby.
"Citra menelfon Melda untuk menjemput nya.
*flashback Off*
Gimna, lanjut ngak nihh...
__ADS_1
Jangn luoa kasih saran nya yah, like dan vote, dukung author terus supaya tambah semngt lagi update Nya🙏🏻❤