Orang Tua Sambung

Orang Tua Sambung
Eps 36


__ADS_3

" Seketika Rendi terbelalak melihat Rangga dan citra beradu asmara, terlihat Rangga menekan tengkuk citra dan m*nci*m bib*r Citra sangat Rakus.


Lalu Rendi beranjak dari depan pintu, dan menunggu Rangga di luar sambil merebahkan Badan nya ke sofa.


"Buset dah, Bisa bisa nya Rangga melakukan hal seperti itu di kantor, batin Rendi tidak habis pikir.


"Jangan jangan, hal serius yang di katakan Rangga tadi.... oohh shits Rendi lanhsung membulatkan mata nya, Tamatlah riwayat ku kali ini.., lirih Rendi ngeri.


"Citra yang kehabisan nafas, lalu memalingkan wajah nya ke samping. Dengn ngos ngosan.


"Rangga yang melihat Citra kehabisan nafas, langsung membersih kan bibir citra dengan tangan nya. Lalu mengec*p kening Citra lembut dan mengelus elus pucuk kepala citra.


"Beristirahatlah, tunggu aku disini. ucap Rangga kepada citra dengan tatapan sayup.


"Jangan tinggalkan aku lagi cit, Sambung Rangga dengan mata berkaca kaca.


Lalu Rangga berjalan keluar dan mendapati Rendi yang sedang merebahkan badan nya di sofa, Lalu rangga menoleh ke arah pintu di belakang nya, ia mendapati pintu sedari tdi tdak terkunci dan sedikit terbuka.


Dan rangga pun berjalan cepat ke arah Rendi dengan rahang mengeras menahan amarah.


Tiba tiba..


Brrruukkk...


Rangga melempari Rendi dengan Sofa Cushions dengan ukuran sedang.


Rendi yang kaget spontan bangun dan berdiri.


Rendi melihat ke arah Rangga langsung ketakutan tatkala melihat mata rangga memerah dan rahang mengeras, tangan mengepal kuat.


"Tamatlah riwayatku kali ini, batin Rendi , dengan badan bergetar ketakutan.


Rangga yang melngkah maju ke Rendi, langsung melihat jam yang ada di tangn nya, Lalu ia melihat ke arah Rendi lagi dengan tpang emosi, Dan berjalan keluar meninggalkan Rendi yang terdiam mematung ketakutan. rangga menuju ruang meeting.


"Rendi yang melihat ke arah rangga, langsung mengikuti nya keluar.


RUANG MEETING 02 KHUSUS BIDANG MANUFAKTUR.



Style Rangga. yang membuka pintu ruang meeting nya. dengan tampang lesu ke lelahan.

__ADS_1



3 menit kemudian, Client yang di tunggu akhir nya datang, Dan Meeting pun di mulai.


*Flashback on


Rangga yang selesai membersihkan badan nya dan sudah rapi, ia keluar dari bathroom. Rangga melihat citra sedang minum air putih yang tersedia di nakas samping tempat tidur. Rangga pun berjalan ke arah citra.


"Citra yang melihat rangga berjalan ke arah nya membuang muka nya ia tidak mau memandangi wajah Rangga. Citra sangat marah kepada Rangga tatkala ponsel nya di buang begitu saja oleh rangga. Terlihat mata citra berkaca kaca.


"Rangga langsung duduk di pinggir kasur, dan menatap citra begitu dalam.


Tiba tiba,, Rangga memeluk Citra sangat erat.


Citra hanya terdiam tanpa mengeluarkan suar nya, dan tidak membalas pelukan Rangga.


"Jangan tinggalkan aku lagi cit, aku tidak ingin jauh dari dekapan mu, Ucap Rangga sambil memeluk Citra.


Citra masih terdiam.


"Aku ingin sekali memarahi mu, meneriaki mu, bahkan ingin memukul mu, tapi aku tidak bisa melakukan nya, karna aku mencintaimu Cit, aku mencintaimu, sambung Rangga dengan suara menahan tangis nya.


"Aku mohon cit, jangan lakukan itu lagi, aku mencintai mu sejak pertama kali kita bertemu, bahkan wajah mu selalu menghantui fikiran ku terus menerus. sambung rangga lagi. dengan meneteskan air mata.


"Citra yang mendengar nya terkejut ia tidak menyangka bahwa rangga memiilik perasaan pada nya. Spontan Citra memblas pelukan rangga dengan sangat erat, mereka berdua menagis sejadi jadi nya di dalam satu pelukan.


Citra tidak bisa lagi berkata kata, ia melepas pelukan nya dan meraih wajah rangga lalu menghapus air mata Rangga.


"Maafkan aku Ran, aku hanya bisa memikirkan perasaan ku, dan tidak memikirkan perasaan mu. maafkan aku, aku hanya menuruti ego ku, ucap citra sambil menagis.


"Jangan minta maaf cit, kamu tidak salah, semua ini salah ku, yang terlalu cepat mencintai mu. Seharus nya aku tidak mencintaimu. Tetapi bagimna mungkin aku tidak mencaintai mu, Kau begitu berbeda dengan perempuan lain, kamu begitu tulus menyanyangi putri ku, memperlakukan putri ku sangat baik. Ucap Rangga kepada citra sambil mengusap air mata Citra. Lalu memeluk Citra sangat erat.


"Jangan pergi dari diri ku cit, aku mohon. Lirih Rangga.


merekapun saling berpelukan satu sma lain.


*Flashback off.


Di dlam Ruangan Pribadi Rangga. Terlihat Citra keluar dari bathroom, ia baru saja membersihkan badan nya yang lengket karna keringat.


Tiba tiba Rangga masuk ke dalam, dan mendapati Citra sedang mengeringkan Rambut nya menggunakan handuk.

__ADS_1


Lalu rangga mendekati Citra dan memeluk citra dari belakang.


"Kenpa kamu tidak memakai baju, bisik Rangga di telinga Citra lalu mengecup leher citra berulang kali.


Citra yang merasa geli, langsung berbalik dan spontan mendorong Rangga begitu keras tatkala melihat seorang di depan pintu, dengan posisi membelkangi pintu.


Rangga yang terkejut langsung menatap citra heran.


"Ada apa, tanya Rangga heran.


Citra yang mengarahkan tangan ke pintu memberi isyarat ke pada Rangga.


Rangga yang mengikuti arah tangan Citra, spontan berbalik dan mendapati Asisten Rendi yang sedang membawa paperback yang isi nya baju untuk Citra yang di pesan oleh Rangga .


Rangga pun berjlan kearah Pintu dan meminta paperback yang di bawa oleh asisten Rendi yang bernama SARAH.


"Berikan, ucap rangga sambil menadahkan tangan nya.


"Keluar lah, Beritahu Bos mu, jangan masuk tunggu saya di ruang meeting saja ucap Rangga lagi.


"Tunggu..!!!! Tutup mulut mu , jika kau masih ingin bekerja di sini, sambung Rangga lalu menutup pintu dan mengunci nya.


Rangga berjalan ke arah tempat tidur dan meletkan paperback di atas nakas. Lalu menghampiri Citra.


"Rangga langsung memeluk Citra lagi, dan menggendong Citra ala koala style. menuju tempat tidur.


Rangga duduk di tepi Kasur, sedangkan citra berada di atas pangkuan Rangga.


Citra terlihat sangat gugup tatkala di atas pangkuan Rangga. ia merasakan ada ganjalan di bawah p*n*at nya, Citra yang merasa ada ganjalan langsung memeriksa nya.


Citra yang terkejut tatkala memengangi masa depan Rangga 😂 dan langsung melepaskan nya , lalu spontan memandangi Rangga yang sudah menahan tawa nya sedari tadi.. Citra begitu sangat gugup dan merasa sangat malu,


Rangga langsung memeluk tubuh Citra dan menggelamkan wajah nya di dada Citra yang begitu pdat dan berisi. Lalu Rangga meraih ke dua tangan Citra dan menggalungkan tangan citra di leher nya.


"Aku belum tau perasaan mu kepada ku cit, tanya Rangga tanpa membangunkan kepla nya dari dada Citra. Sesekali Rangga menghirup aroma tu*uh citra sangat Dalam dan menj*lat nya.


"Eemmhh.. a...aa.aku tidak tau, jawab citra gugup


"Kenpa tidak tau tanya rangga. "Dan bagimna kamu bisa menulis surat dan di letakan di samping makanan yang sudh kamu masak, sambung Rangga dengan sedkit mengoda citra.


Dann.... (greekk Rangga mengigit pu*ing Citra)

__ADS_1


"Aaaaawww, sakit Ran,, ringis citra merasakan sakit.


*Terimakasih kepada teman teman yang sudah ikuti cerita ku. jangan lupa like,vote dan tambahkan ke daftar favorit.❤❤❤


__ADS_2