OUR YOUTH

OUR YOUTH
Empat belas


__ADS_3

Akhir nya hari sabtu telah tiba, dengan membawa tas ransel yang cukup besar Vira dan anggota pramuka lain nya tengah menunggu jemputan mereka di depan gerbang sekolah. Tampak sebuah mini bus datang dan berhenti tepat di depan mereka.


" Yeyy.. berangkat, Fahri oppa dedek datang.. " teriak nya saat melangkah masuk ke dalam mobil.


Teman- teman nya hanya menggeleng kan kepala nya melihat Vira yang begitu kekanakan.


Sejak SMP Vira memang begitu mengagumi dan menyukai Fahri yang merupakan pembina pramuka.


Saat ini Fahri duduk di bangku kuliah, namun ia masih menjadi anggota aktif di pramuka. Ia memang memiliki paras yang tak kalah tampan dari kedua sahabat nya itu, hidung nya yang mancung, bibir nya yang tipis serta postur tubuh nya yang tinggi tegap membuat ia terlihat begitu sempurna.


" Vir.. lo kalo tidur jangan ngences ya.." ucap Adit memperingat kan.


" Rese' lo.. ya udah lo pindah gih jangan deket gue " ujar Vira.


" Sini nyandar sama gue aja.. " sahut Atha langsung meletak kan kepala Vira di bahu nya.


" Atha emang yang terbaik.." ujar Vira mengacung kan jempol nya.


Nayla yang duduk di belakang mereka hanya diam memandangi mereka bertiga. Awal nya mereka ingin duduk berempat namun karena kursi mereka tak cukup besar akhir nya Nayla lah yang mengalah duduk di kursi belakang.


Setelah empat jam perjalanan, akhir nya mereka tiba juga ke SMA Nusa.


" Akhir nya nyampe juga.. pegel banget dah pinggang gue. " ucap Vira sambil meregang kan kedua tangan nya.


Kemudian ia pergi masuk ke dalam sekolah bergabung dengan yang lain nya. Orang pertama yang ia lihat adalah Fahri, lelaki pujaan hati nya.


Bahkan sekarang Fahri semakin tampan.


" Astaga kak Fahri makin ganteng aja udah lama gak ketemu.. pengen peluk.. " ucap Vira merasa gemas sendiri.


" Yang mana sih Vir kak Fahri.. emang beneran ganteng ya? " tanya Nayla.

__ADS_1


" Itu tuh yang lagi benerin tenda biru di sana.." tunjuk Vira.


" Ih iya beneran ganteng.. tapi kayak nya dia jauh lebih tua dari kita deh Vir.. "


" Emang iya.. dia udah kuliah.. tapi sayang dia udah punya pacar " ucap Vira agak lesu.


" Masih pacar Vir.. sebelum janur kuning melengkung masih bisa di tikung.. haha " ujar Nayla.


" Apaan sih Nay.. gak boleh lah, cukup jadi pengagum rahasia aja udah cukup kok.."


" Aku juga bercanda kali Vir.. " ucap Nayla.


○□●□○●


Malam hari nya, mereka menyalakan api unggun dan para anggota pramuka duduk mengelilingi nya. Beberapa dari mereka ada yang bermain gitar sambil bernyanyi menambah kehangatan suasana di perkemahan ini.


Tak sedikit juga para siswi yang berusaha untuk mendapat kan nama akun sosmed atau no Whatsapp Atha dan Adit.


" Apaan sih.. gue lagi mengagumi pangeran yang ada di depan gue.. ckck..ganteng banget sih dia " jawab Vira.


Vira tak sadar jika sikap nya saat ini mengundang emosi Atha yang melihat nya. Atha pun memilih keluar dari kelompok dan duduk di dekat tenda.


" Kenapa pergi Ta? " tanya Nayla yang ternyata mengikuti nya juga.


" Lo sendiri? " Atha balik bertanya.


" Gue gak terlalu suka keramaian.. "


" Terus kenapa ikut kalo gak suka.. " ucap Atha lagi.


" Karena ada kamu? " jawab nya. Atha langsung menaut kan alis nya mendengar jawaban Nayla.

__ADS_1


" Emang kenapa ada gue.. "


" Emm.. karena aku suka kalau ads di dekat kamu "


" Gue gak ngerti.. "


" Kalo aku bilang aku suka kamu gimana? " ujar Nayla menambah kebingungan dari Atha.


" Maaf gue udah punya cewek yang gue suka.. gue balik ke sana lagi ya.. " jawab Atha.


Dengan mengepal kan kedua tangan nya Nayla menjawab.


" Kamu suka sama Vira kan? " ucap nya yang membuat Atha menghenti kan langkah nya. Kemudian ia berbalik.


" Maksud lo apaan? "


" Aku tau kamu itu diem- diem suka sama Vira..perhatian kamu, sikap, cara kamu memperlaku kan dia itu lebih dari sahabat.. " jelas Nayla.


" Gue harap lo gak ngomong sembarangan kayak gini di depan mereka.. atau kalau gak gue bakal buat hidup lo di sini jauh lebih menderita " ujar Atha menatap tajam Nayla.


" Aku pikir selama ini kamu juga sedikit menaruh rasa suka ke aku, lalu kenapa kamu begitu baik sama aku selama ini Ta? "


Atha tersenyum miring mendengar nya,


" Karena kita temen.. tapi gue rasa sekarang gue tau sifat asli lo kayak gimana? " ucap Atha.


" Maksud kamu Ta? "


" Ternyata di balik kepolosan muka lo.. lo itu cewek munafik.. " ucap Atha langsung pergi meninggal kan Nayla.


to be continued

__ADS_1


__ADS_2