
Vira membuka pintu rumah nya, terlihat bi Minah tengah memasak di dapur. Dengan senyum hangat seperti biasa bi Minah menyapa Vira.
" Udah pulang non? "
" Iya bik.. mami udah pulang belum bik? " tanya Vira.
" Nyonya udah dari tadi siang pulang nya non.. kalo gak salah tadi nyonya tidur di kamar non Vira " jawab bi Minah.
" Oh ya udah.. kalau gitu Vira ke kamar dulu ya bik.. " ujar Vira kemudian berlalu pergi menuju kamar nya.
Ia membuka pintu kamar nya perlahan takut- takut kalau sang mami masih tertidur dan membuat nya terbangun. Benar saja saat Vira membuka pintu kamar nya sang mami masih tertidur. Pelan- pelan ia merangkak naik ke atas tempat tidur dan turut berbaring di samping mami nya.
" Kamu udah pulang sayang?? " ucap mami nya tiba- tiba.
" Iya mi.. mami udah bangun dari tadi? "
" Iya... "
" Mi..?? "
" Hmm..."
" Emm..apa mami mau pisah sama papi? "
Sang mami terdiam sejenak mendengar pertanyaan dari Vira.
" Apa pun keputusan mami..Vira akan selalu setuju, Vira ikut kemana pun mami pergi. Tanpa papi pun kita juga bisa hidup bahagia berdua kan?? " lanjut Vira langsung memeluk maminya dengan erat.
" Maaf ya sayang..maaf udah nyakitin perasaan kamu.. seperti nya keputusan mami sudah bulat, mami akan melepas kan papi kamu.." ujar mami Vira.
Vira hanya mengangguk pelan.
" Seperti nya setelah perceraian mami sama papi kamu selesai..kita akan pindah ke Surabaya sayang.. " ujar sang mami lagi.
" Pindah.....????? " ucap Vira terkejut.
-------------------------
Sejak mami nya bilang akan mengajak nya pindah ke Surabaya setelah urusan perceraian dengan papi nya selesai, hal itu selalu mengganggu pikiran Vira. Bagaimana tidak, di kota ini begitu banyak kenangan tentang ia dan juga teman- teman nya.
__ADS_1
"Mami bilang bulan depan kita bakal pindah.. gimana ya kira- kira reaksi Atha sama Adit kalo gue bilang ke mereka " pikir Vira dalam hati.
Sejak tadi pikiran- pikiran itu selalu terngiang-ngiang di pikiran nya, membuat nya menjadi sulit untuk memejam kan kedua mata nya. Padahal besok ia harus bangun pagi- pagi sekali karena besok adalah acara ulang tahun sekolah nya.
Keesokan hari nya di sekolah..
" Wiihh... bakalan rame nih " ucap Vira tersenyum kagum melihat beberapa dekorasi yang menghiasi gerbang sekolah nya.
Ia mencari- cari keberadaan Atha dan juga Adit yang sedang di sibukkan dengan persiapan untuk acara hari ini. Bahkan mereka berdua pagi- pagi sekali sudah berangkat duluam ke sekolah.
" Vira..!! " panggil seseorang dari kejauhan yang berlari menghampiri nya.
" Lah itu kan Adit.." ucap nya.
" Vir..lo lama banget sih berangkat nya gue sama Atha udah lama nungguin lo " ujar Adit dengan nafas yang ngos-ngosan.
" Ngapain nungguin gue.. kan gue bukan anggota osis " jawab Vira.
" Lo ikut gue bentar... " ucap Adit menarik tangan Vira membawa nya ke ruangan osis.
Sesampai nya mereka di ruangan osis, terlihat banyak sekali teman- teman nya yang berada di sana. Tengah bersiap- siap untuk tampil di acara pembukaan acara nanti.
" Ya ampun Ta.. lo ganteng banget hari ini.. " puji Vira langsung.
" Baru nyadar lo kalo gue ganteng.." jawab Atha.
" Sekarang bukan waktu nya muji- muji penampilan dulu ya.. gue bawa lo kesini karena kita butuh bantuan lo " ujar Adit menengahi pembicaraan mereka berdua.
" Bantuan apaan? " tanya Vira.
" MC yang di tunjuk sama bu Dian kemaren.. hari ini dia gak dateng, karena tiba- tiba asma nya kambuh dan dia lagi di rumah sakit sekarang.." jelas Adit.
" Terus hubungan nya sama gue apa? "
" Vir lo kan dari SMP dulu sering tuh jadi MC.. bahkan di acara- acara ulang tahun temen kita lo juga sering kan di tunjuk jadi MC, nah berhubung lo udah berpengalaman jadi lo gantiin dia buat jadi MC di acara nanti sama gue " jelas Atha.
" Gila aja lo berdua nyuruh gue gantiin dia.. mana mendadak lagi, gak mau gue..lo cari aja yang lain " tolak Vira.
" Bantuin kita dong Vir..kali ini aja..selain lo gak ada lagi kandidat yang cocok buat gantiin dia.. " pinta Adit memohon.
__ADS_1
Akhir nya setelah di bujuk beberapa kali oleh kedua sahabat nya Vira setuju juga untuk menjadi MC bersama Atha. Mereka pun telah menyiap kan sebuah gaun yang akan Vira gunakan nanti nya.
" Seriusan gue harus make nih baju..?? " tanya Vira yang terkejut saat melihat baju yang akan ia kenakan nanti nya.
" Iya.. lo tau kan acara sekolah ini bukan acara biasa, tamu nya juga para petinggi- petinggi dan orang- orang elit. Masa iya pake baju yang biasa- biasa aja gak mungkin kan.. " jawab Adit.
" Ya sih tapi kan gue jarang pake gaun yang beginian.."
" Cerewet banget sih lo..udah ganti baju sana, di ruang ganti banyak anak- anak yang lain kok. Ada juga perias nya di sana lo tinggal duduk manis aja oke.. " ucap Atha sembari memberikan gaun itu ke Vira.
Beberapa saat kemudian..
Vira kembali menghampiri kedua sahabat nya itu dengan penampilan yang sangat berbeda. Membuat Atha dan juga Adit terperangah melihat penampilan anggun Vira.
" Astaga! ini beneran lo Vir?? " tanya Adit yang melihat Vira dari pucuk kepala hingga ujung kaki.
" Menurut lo?? " jawab Vira malas.
" Nyesel gue nyuruh dia dandan kayak gini.. cantik banget. Bisa- bisa cowok satu sekolah naksir dia kalo begini penampilan nya.. " gumam Atha yang sedikit menyesal dengan ide nya sendiri.
To be continued..
Ini penampilan Atha, Adit dan juga Vira..
Atha
Vira
Adit
Jangan lupa like dan komen ya..😊😊
terimakasih....
__ADS_1