
Atha begitu lahap menghabis kan makanan yang Vira buat untuk nya, begitu juga dengan Rio seolah kedua nya saling memperebutkan perhatian dari Vira.
" Masakan lo benar- benar enak Vir... " puji Atha.
" Jelas lah kakak ku kan seorang Chef.." jawab Rio dengan ketus.
" Rio..." tegur Vira yang membuat Rio langsung terdiam.
" Terus sekarang lo kerja di mana? " tanya Atha lagi.
" Di hotel Gerald, gak jauh kok dari sini..lo juga pasti tau " jawab Vira.
" Kalo lo sendiri sekarang kerja di mana? apa di perusahaan daddy lo? "
" Gak..gue sekarang jadi dosen "
" Dosen????? serius Ta??"
" Hmm.."
"Gue pikir lo udah jadi CEO..atau direktur gitu kan perusahaan daddy kamu banyak "
" Gue gak tertarik...Gue lebih suka jalani kehidupan biasa dan tentu nya bisa lebih banyak meluangkan waktu untuk lo nanti nya.." ujar Atha.
__ADS_1
" Uhuk..uuhukk..." Vira langsung tersedak makanan nya saat mendengar perkataan Atha.
" Nih kak minum..." Rio memberikan segelas air untuk nya.
Dengan cepat Vira menghabis kan air minum nya.
" Pelan- pelan dong Vir makan nya kebiasaan banget sih..." ucap Atha membersih kan sudut bibir Vira yang basah.
" Astaga Atha..udah lama gak ketemu sekarang lo jago gombal ya.. "
" Gue serius Vir...dan asal lo tau selama ini yang ada di hati gue itu cuma lo..gak ada yang lain.." jelas Atha berusaha meyakin kan.
" Jangan mudah tergoda kak.. laki- laki itu awal nya emang kayak gitu semua.." sahut Rio yang membuat Atha menjadi geram sendiri.
" Apa liat- liat.. lagi ngedumel ya. Pasti di dalam hati lagi ngomongin aku kan?? " ujar Rio.
" Boleh gak sih nih anak mulut nya gue lem.. pedes banget omongan nya " gumam Atha.
Atha pun langsung beranjak dari tempat duduk nya, melihat sikap Rio pada nya benar- benar membuat darah Atha mendidih.
" Rio..!! kamu kok ngomong nya kasar gitu sih.. cepet minta maaf.." tegur Vira.
" Udah gak papa Vir.. thanks ya makan malam nya, gue pulang dulu.." ujar Atha.
__ADS_1
" Kalo udah selesai beresin meja nya nanti kakak yang cuci piring.." ucap Vira kemudian ia mengikuti Atha keluar.
Vira merasa tak enak dengan sikap Rio yang begitu ketus pada nya, ia tau jika sikap nya itu untuk melindungi Vira. Karena sejak dulu Rio selalu bersikap seperti itu pada teman laki- laki yang mencoba mendekati nya.
" Sekali lagi maaf ya Ta..sebener nya Rio tu anak nya baik kok, cuma dia kalo ada cowok yang mau deketin gue sikap nya jadi berubah kayak gitu "
" Gak papa Vir.. gue juga jadi lega kok kalo adek lo bersikap kayak gitu, berarti selain gue gak bakal ada yang berani deketin lo "
" Ihh..apaan sih lo.. udah buruan sana balik.."
" Hari minggu nanti gue jemput lo ya..gue mau ajak lo jalan "
" Oke.."
Dengan wajah yang berbinar Atha pun masuk kedalam mobil nya dan pergi.
Di perjalanan Atha tak berhenti terus tersenyum, terutama saat ia mencium Vira tadi. Benar- benar tak ada penolakan dari Vira membuat nya semakin yakin akan perasaan Vira pada nya.
" Gue gak akan ngelepasin lo lagi Vir.... tujuh tahun penantian gue, dan takdir membawa lo kembali ke pelukan gue.." ucap nya.
To be continued....
Hai readers..jangan lupa like dan komen ya..😊
__ADS_1
terimakasih masih mengikuti cerita ini....