OUR YOUTH

OUR YOUTH
Empat puluh satu


__ADS_3

Vira mengerjap kan kedua mata nya kala sinar matahari menyelinap masuk melalui celah- celah ventilasi udara.


Vira pun sedikit terkejut saat melihat semua orang berada di kamar nya.


" Loh kok pada di sini semua..? " tanya Vira kemudian bangun dari tidur nya, ia memegangi kepala nya yang terasa berat dan seperti nya bagian belakang kepala nya sedikit benjol karena jatuh tadi malam.


" Kamu gak papa Vir? ada yang sakit? atau ada yang kerasa gak enak??" tanya Atha.


" Kak Vira kok bisa pingsan? emang kenapa? " tanya Rio.


Vira masih diam mengumpul kan semua kesadaran nya untuk mengingat apa yang terjadi tadi malam.


" Aku pingsan ya tadi malam?" tanya Vira ke Atha.


" Iya.. aku khawatir banget tau sama kamu.." jawab Atha mengangguk.


" Kak maaf ya gara- gara Lusi kakak jadi pingsan.. "


" Gak papa.. kakak cuma kaget aja, kak Vira kira kamu hantu..habis nya kamu lagi pake masker kaya gitu.."


" Kak Vira beneran gak papa kan? " tanya Rio terlihat khawatir.


" Gak papa.." jawab Vira lembut sambil membelai lembut kepala Rio.


Setelah semua nya keluar dari kamar Vira, tinggalah Vira dan Atha berada di kamar. Atha pun duduk di samping Vira.


" Kamu mau kemana tadi malem?"


" Aku gak bisa tidur..rencana mau ambil minum tapi lupa dapur nya di mana. Terus tiba- tiba Lusi daten.."


" Lain kali kalo butuh apa- apa panggil aku aja..kamar aku gak jauh kok dari kamar mu"


" Aku gak enak aja soal nya udah tengah malem.." jawab Vira menunduk.


" Tapi kepala kamu gak papa kan? gak ada yang sakit? "


" Belakang kepala ku bengkak nih..gara- gara jatuh tadi malem.." jawab Vira mengusap- usap kepala nya.


Atha pun segera melihat nya dan benar saja kepala Vira sedikit membengkak.


" Kita kerumah sakit aja ya.. takut nya kenapa- kenapa? "

__ADS_1


" Gak usah Atha..cuma kayak gini doang..lebay banget sih.."


" Bukan lebay sayang..tapi aku khawatir.." ucap Atha mencubit pelan pipi Vira.


Tanpa mereka sadari ada Adit yang melihat mereka berdua dan hampir saja ia ingin memuntah kan isi perut nya di sana.


" Dihh..sahabat gue kenapa jadi bucin gitu sih, lebay banget...." ucap Adit dan langsung berlalu pergi mengurung kan niat nya untuk ikut bergabung dengan mereka berdua.


••


Hari ini Atha akan mengajak Vira untuk jalan- jalan, sekaligus untuk melamar Vira nanti nya. Cincin yang telah ia pesan beberapa waktu lalu pun tak lupa untuk ia bawa.


Atha tak pernah melepas genggaman nya di tangan Vira seolah takut jika ia lepas Vira akan menghilang.


Setelah puas pergi ke berbagai tempat wisata, tempat terakhir yang akan mereka kunjungi adalah ke sungai Singapura. Dengan menaiki sebuah kapal yang khusus Atha sewa hanya berdua dengan Vira, menikmati indah nya malam di kota singapura.


" Kamu gak capek...??? " tanya Atha yang memeluk nya dari belakang.


" Capek sih tapi seneng... " jawab Vira tersenyum.


Atha meletak kan dagu nya di atas bahu Vira, hembusan nafas hangat nya begitu terasa di kulit Vira.


" Makasih ya udah ngajakin aku jalan- jalan.. ini momen yang gak pernah terlupakan dalam hidup aku.." ucap Vira.


Atha langsung melepas pelukan nya dan membuat kedua nya berdiri saling berhadapan.


" Gak cukup dong Vir kalau cuma di pipi doang.." ucap Atha sembari merengkuh pinggang Vira dan langsung mencium bibir Vira dengan lembut.


Vira membalas nya dengan mengalung kan kedua tangan nya di leher Atha, cukup lama mereka saling berpagut hingga membuat nafas kedua nya terengah- engah.


Atha segera merogoh sebuah kotak cincin dari saku celana nya dan berjongkok di hadapan Vira.


" Vira Adeliana.. will you marry me..??" ucap Atha membuka kotak cincin itu.


Vira tak bisa berkata- kata lagi dengan semua kejutan dari Atha yang tak pernah terduga ini.


" Vir apa kamu mau menghabis kan seluruh hidup mu dengan ku? bersedia selalu ada di samping ku? " tanya Atha sekali lagi.


Vira langsung mengangguk kan kepala nya,


" Ya aku mau......" ucap nya mantap.

__ADS_1


Atha pun memasang kan cincin nya di jari manis Vira. Kemudian Atha kembali berdiri dan memeluk Vira menciumi seluruh wajah Vira hingga membuat Vira merasa geli sendiri dengan sikap Atha.


Indah nya suasana malam di atas kapal itu telah menjadi saksi bisu atas ikatan mereka berdua. Kedua nya bergegas kembali ke rumah, karena sejak tadi Sovia menelpon Atha berulang kali menyuruh nya untuk cepat pulang.


Kehadiran kedua nya tanpa melepas kan genggaman tangan nya, membuat semua orang menatap Ataj dan juga Vira.


" Kalian kemana aja sih..dari pagi sampe malem gini gak pulang- pulang..gak capek apa? " ucap Sovia.


" Kayak mama gak pernah muda aja sih..kita juga kan pernah kayak mereka ma " bisik Marcel.


" Mom..dad..dan untuk semua nya, Atha mau ngumumin sesuatu yang penting.." ucap nya dengan serius.


" Aku mau menikah dengan Vira..." sambung nya.


" Menikah???" ucap mereka serempak.


" Iya dan rencana nya lusa Atha akan menikahi Vira??"


" Hahh!! " bukan hanya semua anggota keluarga, Vira juga kaget mendengar nya karena Atha sejak tadi belum membicara kan hal itu pada nya.


" Yang bener aja kamu Atha.. kamu pikir menikah itu acara biasa? semua nya butuh proses dulu dan gak secepat itu " sangkal Marcel yang tak habis pikir dengan jalan pikiran Atha.


" Tau lo..ngebet banget pengen kawin " sahut Adit.


" Iya..kamu tadi gak bilang apa pun ke aku lo Ta.. lagian aku belum ada persiapan apa- apa " ucap Vira.


" Denger ya semua nya ini baru menikah di depan pendeta aja..untuk resepsi nya bisa nyusul..dan aku udah menyiap kan semua nya..jadi kalian hanya tinggal menyiapkan diri sendiri aja " jelas Atha.


" Ckck...gerak cepat juga anak ku ternyata...aku aja dulu gak segitu nya.." gumam Marcel menatap Atha dengan bangga.


" Kalau memang begitu ya sudah..terserah kalian saja.. tapi untuk resepsi nya biar kami yang urus " ucap Sovia.


Atha dan Vira pun akhir nya bisa bernafas lega mendengar persetujuan dari keluarga nya. Meski baru dua bulan mereka pacaran namun hal itu tak menyurut kan keyakinan Atha untuk segera meminang Vira. Karena menurut nya pacaran setelah menikah itu jauh lebih indah.


to be continued..


Anggep aja di kapal ini ada mereka berdua ya..😊



Ini cincin lamaran Atha..

__ADS_1



__ADS_2