OUR YOUTH

OUR YOUTH
Tiga


__ADS_3

Atha segera menutup pintu nya dan segera menyusul Vira yang telah mendahului nya masuk.


" Eh.. ada Vira.. ayo duduk sini kita makan malem bareng " ucap Sovia tersenyum menyapa Vira.


" Ih.. tante tau aja kalo Vira belum makan.. " jawab Vira hendak duduk namun di cegah oleh Atha.


" Cuci dulu tangan sama muka lo tuh.. habis bangun tidur kan lo ? "


" Kok tau.. "


" Tuh iler lo.. bertebaran di pipi lo.. " ucap Atha menunjuk wajah Vira.


Vira yang percaya dengan ucapan Atha ia langsung berlari ke kamar mandi, membuat mereka tertawa melihat Vira yang terburu- buru sampai hampir menabrak pintu.


" Atha..kebiasaan banget deh ngerjain si Vira.. kasihan tau " ucap Sovia.


" Pasti bentar lagi kak Vira bakal teriak.. " tebak Lusi tertawa.


Dan benar saja dalam hitungan ketiga, terdengar suara teriakan Vira yang menggema dari kamar mandi. Tak lama Vira kembali dan duduk di sebelah Atha.


" Om .. tante.. Vira malem ini tidur di sini ya.. " ucap nya.


" Orang tua kamu belum pulang Vir? " tanya Marcel.


" Belum om.. kata bibi paling besok papi sama mami pulang nya "

__ADS_1


" Kak Vira tidur sama Lusi kan? udah lama kak Vira gak tidur di sini.. " sahut Lusi tampak senang, yang di balas anggukan oleh Vira.


Suasana seperti ini lah yang membuat Vira betah di rumah Atha, begitu hangat dan harmonis. Vira sudah terbiasa bermalam di rumah Atha, selain rumah nya dekat ada Lusi yang akan menemani nya.


" Ta temenin gue pulang bentar yuk.. "


" Ngapain? "


" Gue gak bawa baju ganti.. mau mandi gue "


" Pake baju gue aja.. "


" Gak mau.. masa iya gue gak ganti daleman, risih gue"


" Temenin ya..pliss "


" Iya.. iya.. tapi gak pake lama ya.. "


" Asyiaap.. "


Atha pun menemani Vira ke rumah nya, sejak memasuki rumah nya Vira tak melepas kan pegangan nya di lengan Atha.


" Udah buruan sana mandi.. gue tunggu di sini aja "


" Ih.. temenin gue di kamar Ta.. gue takut "

__ADS_1


" Takut apaan.. gak mau gue, gila aja lo nyuruh gue nungguin lo mandi "


" Atha.. kamar mandi gue tuh ada pintu nya, gue juga ganti baju di dalem kamar mandi kok.. tenang aja.. mau ya.. gue takut beneran nih " rengek Vira menarik tangan Atha.


Bukan Atha tak mau, meski ia sudah berteman lama dengan Vira namun ia juga masih normal sebagai cowok. Apa lagi di usia mereka yang sudah bukan anak kecil lagi.


Tapi pada akhir nya Atha menuruti juga permintaan Vira. Sembari menunggu Vira ia melihat- lihat isi kamar Vira yang hampir di dominasi oleh barang koleksi nya yang serba EXO.


" Masih aja dia ngefans sama boyband ini.. " ucap Atha terkekeh saat melihat deretan album lagu EXO yang tersusun rapi di sebuah lemari kaca di sudut kamar nya.


Kemudian kedua mata nya tertuju pada sebuah bingkai foto dirinya, Adit dan juga Vira saat mereka sedang berwisata ke Bali.


Tampak Vira mengenakan dress putih,tersenyum manis mengarah ke kamera.


" Lo gak berubah Vir.. masih cantik, bahkan tambah cantik. Gue khawatir kalau nanti nya banyak cowok yang bakal ngejar lo.. " ucap nya tersenyum.


" Ngejar apaan .." tanya Vira yang tiba- tiba muncul di belakang nya membuat Atha terkejut.


Ia langsung mengembalikan foto itu di tempat semula.


" Eng..enggak ada kok.. lo udah selesai kan gue tunggu di bawah ya " ucap nga gugup kemudian ia bergegas keluar.


" Kenapa sih dia... tiba- tiba gugup gitu? " ucap Vira menatap aneh Atha.


" Semoga aja dia gak denger omongan gue tadi.. " ucap Atha dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2