
Kedua sejoli yang sedang di mabuk asmara ini, sejak kepulangan mereka dari pantai beberapa waktu lalu membuat hubungan kedua nya semakin erat.
Hari ini Vira berencana untuk menjemput Atha ke kampus nya, pasal nya mobil Atha dua hari di pinjam Vira karena akan pergi menghadiri sebuah acara yang kebetulan saat itu hujan turun cukup lebat. Beruntung saat itu Atha tengah berada di rumah nya.
Dari kejauhan tampak Atha yang berjalan menuju kampus di ikuti oleh beberapa mahasiswi nya, yang terlihat begitu centil pada Atha. Dan tentu saja hal itu membuat hati Vira memanas. Ia segera turun dari mobil dan bergegas menghampiri Atha.
" Sayang kamu lama banget sih..aku bosen tau nungguin kamu di mobil?? " ucap Vira langsung menggandeng lengan Atha dan berbicara dengan nada manja.
Tak hanya para mahasiswi itu Atha pun di buat terkejut dengan kedatangan Vira yang tiba- tiba dan bersikap sangat manja seperti ini.
" Kamu udah lama nyampe nya..? " tanya Atha dengan lembut sembari mengelus rambut Vira.
" Udah...kata nya pulang cepet eh gak tau nya hampir dua jam aku nungguin nya " jawab Vira tak mengubah sikap manja nya yang sejujur nya ia juga ingin muntah melihat sikap alay nya ini.
" Maaf ya adik- adik..pacar saya gak bisa di ganggu soal nya kami mau kencan dulu.." ucap Vira tersenyum kecut.
Dengan terpaksa sekumpulan mahasiswi penggemar Atha pun pergi dengan perasaan kecewa dan tentu nya merass tak suka melihat kehadiran Vira.
Melihat Vira yang begitu posesif membuat perasaan Atha menjadi senang.
" Ngapain senyum- senyum gitu.." tanya Vira langsung melepas tangan nya dan bersikap kembali seperti biasa.
" Yah kenapa berubah lagi padahal gue suka sama sikap manja lo tadi.."
" Ihh.. geli gue nginget nya.." jawab Vira.
Atha terkekeh melihat wajah Vira yang memerah karena menahan malu atas sikap manja nya tadi.
" Cemburu ya.."
" Gak kok.."
" Halah..ngaku aja, cemburu kan..."
__ADS_1
Vira tak menghiraukan Atha yang selalu menggoda nya, ia terus melangkah kan kaki nya menuju mobil dan segera masuk.
" Diem aja...???" tanya Atha membuka suara.
Vira masih terdiam, antara masih kesal dan malu dengan tingkah nya tadi yang sok manja padahal jelas itu bukan gaya nya sama sekali.
" Btw..lo hari ini kok tumben pulang cepet..biasa nya sore banget.." ucap Atha mengalih kan pembicaraan.
" Iya..lagi dapet pulang cepet aja.."
" Vir..."
" Hmm.."
" Minggu depan ikut lo ke Singapore ya.."
" Hahh!! ngapain?? gak bisa aku Ta..lo kan tau gue kerja "
" Mulai minggu depan gak usah kerja lagi.. "
" Ck..maka nya jangan di potong dulu orang lagi ngomong, gue ngajak lo ke sana buat ketemu sama orang tua gue untuk ngasih tau hubungan kita.."
" Secepat itu kah..?? tapi gue gak pede Ta ketemu sama orang tua lo, dunia kita udah beda..gue ngerasa gak pantes dan lo tau kan mami gue masih di penjara. Gue takut cuma bikin malu lo doang.." ujar Vira menunduk kan kepala nya.
Atha langsung menepikan mobil nya ke pinggir jalan, kemudian ia menghadap Vira sambil menggenggam tangan nya.
" Vir gue gak peduli semua itu..dan juga keluarga gue bukan keluarga yang terlalu pilih- pilih seperti itu. Mereka juga kan kenal lo dari kecil..jadi lo jangan pesimis gitu.." ujar Atha.
" Dan gue udah nyiapin tempat untuk lo buka restoran sendiri..jadi lo gak harus kerja lagi di hotel itu.."
" Gue gak bisa nerima itu Ta...itu terlalu berlebihan buat gue "
" Gak ada yang berlebihan buat calon istri gue... karena cepat atau lambat gue bakal nikahin lo.." ucap Atha.
__ADS_1
Wajah Vira langsung bersemu merah, merasa bahagia melihat keseriusan Atha. Vira pun memeluk Atha.
" Makasih ya Ta.. meskipun takdir udah jahat banget sama gue, tapi setidak nya gue punya lo yang selalu ada buat gue.." ucap nya.
" Berarti lo setuju kan ikut gue ke Singapore..?" tanya Atha yang di angguki oleh Vira.
" Terus Rio gimana??"
" Ajak aja..sekalian bisa ajakin dia jalan- jalan di sana.."
Vira merasa menjadi wanita paling beruntung telah memiliki Atha, laki- laki yang selalu ada untuk nya sejak dulu dan juga Adit yang kini belum juga pulang dari luar negeri.
Padahal begitu banyak yang ingin ia cerita kan kepada Adit dan juga bisa menghabis kan waktu bertiga seperti dulu.
" Vir.."
" Hmm.."
" Jangan panggil lo gue lagi dong..kesan nya gak romantis gitu.."
" Terus.."
" Aku kamu aja...biar lebih manis gitu di denger nya.."
" Oke..."
Atha langsung tersenyum dan mengecup singkat bibir Vira.
" Love you..."
" Love you too.." balas Vira.
Atha pun kembali melajukan mobil nya.
__ADS_1
to be continued..