Pacar Ku MERMAID

Pacar Ku MERMAID
pantai 3


__ADS_3

Kevin mengajak gadis itu untuk kesebuah tempat. Yah sebuah toko baju yang berada didekat pantai itu. Saat mereka berjalan menuju toko baju banyak yang bertanya-tanya karena Kevin membawa gadis cantik. Banyak yang berfikir mungkin itu Pacar Kevin tapi mereka heran karena mereka tidak pernah melihat gadis itu disekolah.


"Hai Vin,,," sapa Karina yang membuat Kevin dan gadis duyung berhenti. dia juga penasaran dengan gadis yang dibawa Kevin.


"Ada apa?" jawab Kevin malas


"Dia siapa?" tanyanya penasaran sambil menunjuk gadis duyung itu.


"Kau tidak perlu tahu" jawab Kevin ketus dan pergi meninggalkan Karina.


"Siapa gadis itu?" gumam Karina


.....


toko baju


"kau pilih baju yang kau suka jika sudah kembalikan jaket itu padaku" ucap Kevin tegas. Tapi gadis itu hanya bengong dan diam ditempat.


"Hei kau tidak dengar apa yang aku ucapkan?" tanya Kevin kesal, tapi gadis itu tetap diam.


"Astaga!!!! Bisa gila aku jika terus-terusan bersamanya" sambil menepuk jidat.


Gadis duyung itu mengerutkan dahinya dan berpikir apa yang Kevin katakan, Diapun menirukan Kevin dengan menepuk jidatnya.

__ADS_1


"heii! astaga kenapa kau mengikuti ku" kata Kevin yang kesal.


Gadis duyung itu tidak menghiraukan Kevin. Dia kini merasakan sesuatu yang sangat menyengat di hidungnya. Dia pun mengendus seperti tikus yang mencari makanan. Kevin bingung dengan apa yang dilakukan gadis itu, dia mengikuti gadis itu. Dan benar saja ditoko itu juga menyediakan makanan laut.


"apa kau lapar?" tanya Kevin. gadis itu tetap diam dan menatap Kevin seperti orang bodoh.


"kau juga tidak tahu lapar?! aishh salah apa aku hingga dipertemukan dengan gadis seperti ini" Kevin pun kesal.


Akhirnya Kevin memesan makanan seafood untuk gadis itu karena dia tahu pasti gadis ini lapar.


Saat makanan datang, dahi gadis itu mengkerut seperti melihat hal aneh, dan terus melihati makanan itu.


"hei jangan hanya dilihat. Cepatlah makan" kata Kevin gemas. karena gadis itu hanya melihatnya Kevin pun akhirnya terpaksa menyendokkan makanan tersebut dan menyuapinya kepada gadis itu. Gadis itu melotot tidak percaya bahwa makanan aneh itu sangatlah lezat. Diapun langsung memakannya dengan rakus seperti orang tidak dikasih makan selama satu tahun. Kevin yang melihatnya merasa malu bagaimana tidak, semua orang yang sedang makan ditempat itu kini menatapnya dengan tatapan aneh.


"Heii pelan-pelan makannya. apa kau tidak lihat semua orang sedang melihat kearah kita" ucap Kevin berbisik sambil menutupi wajahnya dengan buku menu.


...


"Hei apa kau tidak pernah makan selama satu tahun?! jika begini terus uang ku benar-benar akan habis oleh mu." kata Kevin kesal. Kevin pun Memutuskan untuk membawa gadis itu keluar dari tempat makan itu jika tidak mungkin gadis ini tidak akan berhenti makan sampai besok.


"Kau ini gadis kenapa makanmu belepotan seperti ini"


"kemari...." Kevin pun mengusap bibir gadis itu dengan sapu tangannya.

__ADS_1


"nahh jika seperti ini lebih baik" sambil senyum kepada gadis itu, dan dibalas senyuman juga oleh gadis duyung itu.


"wah lihatlah ternyata kau bisa tersenyum".


gadis itu terus tersenyum kepada kevin.


"Heii apa kau akan terus tersenyum seperti ini. jangan tersenyum terus, tersenyum lah pada waktunya". entah kenapa sepertinya gadis duyung itu paham apa yang dikatakan oleh Kevin.


"nahh begitu. Baiklah ayo kita cari baju yang cocok untukmu" sambil memegang lembut tangan gadis itu dan gadis duyung itupun tersenyum manis kepadanya.


*saat sedang tersenyum manis juga. tapi sayang, dia sedikit aneh* kata Kevin dalam hati.


"Sepertinya baju ini cocok untuk mu. Ah sepatu ini juga. kau jangan berjalan tanpa menggunakan ini nanti kakimu sakit" kata Kevin sambil menyodorkan dres selutut berwarna putih dan sepatu balet kepada gadis itu.


"ah sepertinya kau tidak paham" gumam Kevin yang melihat wanita itu kebingungan. Diapun Berjalan menuju kasir.


"maaf mba, Bisa tolong pakaikan ini kepada gadis ini. Dia sepertinya tidak bisa" kata Kevin.


"Baiklah. Mari Mba saya antar keruang ganti".


Gadis itu tetap diam ditempat dan terus menggenggam tangan Kevin dengan erat.


"Kau tidak usah takut. Aku akan menunggu mu di sini" ucap Kevin lembut, dia tahu gadis ini sedang takut. Berkat bujukan Kevin gadis itupun menurutinya.

__ADS_1


.....


BERSAMBUNG.....


__ADS_2