
.....
Bagas saat itu sedang menunggu waktu yang pas, saat pelayan kapal lewat dia mulai melancarkan aksinya. saat pelayan itu ingin menawari Kevin minum Bagas mendorong pelayan itu dari belakang sehingga pelayanan itu jatuh menimpa Kevin. Kevin yang saat itu sedang bercanda dengan gadis duyung itu kaget karena dia merasa ada yang
mendorongnya dari belakang.
Byurrrrr!!!!!
Suara itu membuat kaget semua orang yang ada di kapal itu. Tio dan Rendi yang berada tidak jauh dari tempat Kevin berada Juga seakan tidak percaya.
"Kevin" gumam gadis duyung itu yang juga kaget melihat Kevin terjebur.
Semuanya Panik saat melihat Kevin terjebur begitupun dengan Karina, semuanya tahu kalau kevin tidak bisa berenang. Rendi dan Tio yang sangat panik juga ingin menyelamatkan Kevin tapi guru pembimbing melarangnya karena ombak dilaut itu cukup besar.
__ADS_1
"Pak teman saya tenggelam apa bapak tidak lihat!" teriak Rendi sejadi-jadinya karena panik
"bapak tahu tapi jika kalian juga ikutan turun masalahnya akan menjadi tambah kacau." ucap guru itu me menenangkan.
"Pak Tapi Kevin tidak bisa berenang" ucap Tio lirih karena dia sudah menangis.
"Saya tidak bisa diam seperti ini, saya harus menyelamatkannya! jika terjadi sesuatu pada Kevin apa bapak akan tanggung jawab ha!" emosi Rendi berapi-api.
"Kamu kira bapak tidak panik! Saya sebagai pembimbing kalian juga sangat Panik, tapi dengan keadaan seperti ini bapak juga tidak mau mengambil resiko jika nanti kalian juga kenapa-napa!" ucap guru itu dengan tegas.
Byurrr!!!!
Dia adalah Ara, gadis duyung. dia tidak bisa diam saja saat melihat Kevin jatuh ke laut.
__ADS_1
Hal itu membuat semua orang menjadi semakin panik. Rendi dan Tio kini sedang di tahan oleh murid lainnya karena terus meronta-ronta ingin menyelamatkan Kevin. Rendi dan Tio juga tidak henti-hentinya menangis dia tidak perduli dengan keadaan sekitarnya, yang dia khawatirkan adalah keselamatan temannya. Guru pembimbing menyuruh semua murid-muridnya masuk kedalam kapal. Rendi dan Tio yang sedang di tahan oleh murid lainnya juga tidak bisa berbuat apa-apa selain menangis dan memarahi gurunya. Guru itu juga panik dia langsung meminta bantuan kepada tim keamanan yang ada di kapal tersebut. Tapi karena ombaknya sangat begitu besar tim keamanan tersebut tidak mau mengambil resiko dan meminta agar kapal itu kembali.
Didalam lautan
Kevin berusaha berenang tapi tetap tidak bisa. Dia juga berusaha menahan nafasnya tapi lama-kelamaan dia tidak kuat. Dia hanya bisa pasrah.
*apakah ini akhir dari hidupku*. ucapnya dalam hati
Saat Kevin pasrah akan hidupnya, tiba-tiba dia melihat ikan berukuran besar, dia ketakutan karena dia pikir itu adalah hiu tapi saat ikan itu sudah dekat dia juga sangat kaget karena dia adalah seorang gadis aneh yang dia kenal. Dia melihat Ara dari atas hingga bawah dia tidak percaya bahwa gadis itu adalah seorang duyung yang selama ini dia percaya bahwa duyung itu hanya ada didalam dongeng.
Ara memeluk Kevin dengan erat, Kevin yang saat itu sudah terlalu lama didalam air tidak sadarkan diri karena kehabisan nafas.
Ombak Sangat besar hingga membuat gadis itu kesulitan untuk berenang dan membawa Kevin ketepian. Gadis duyung itu terus berusaha berenang tapi karena ombaknya terlalu besar dia dan Kevin terbawa ombak, biarpun begitu Ara tidak pernah melepaskan Kevin dari pelukannya.
__ADS_1
Setelah Ombaknya sedikit tenang Ara berusaha membawa Kevin kedaratan. Setelah sampai kedaratan Ara meletakkan Kevin di pasir pantai. Setelah itu Ara menghapus ingatan Kevin bersamanya melalui ciumannya. Dia mencium bibir Kevin lembut dan menangis. setelah itu dia pergi meninggalkan Kevin. Gadis itu tidak benar-benar pergi dia bersembunyi didalam air hingga seseorang menemukannya.