Pacar Ku MERMAID

Pacar Ku MERMAID
pantai 4


__ADS_3

Gadis Itu keluar dengan memakai dress dan sepatu yang dipilihkan oleh Kevin. Dres itu sangat cocok dengannya, warna putih dres itu menyatu dengan warna kulitnya, begitupun dengan sepatu nya terlihat simpel tapi sangat cocok. Kevin hingga dibuat kagum dengan kecantikannya.


"apa itu kau?" tanya Kevin tidak percaya. Gadis itu hanya diam tidak mengerti.


"Ahh sudahlah. Dimana jaketku?" Tanya Kevin lagi. Gadis itu sedikit paham tentang kata jaket karena Kevin selalu mengatakannya berulang-ulang, Dia menyodorkan jaket itu kepada Kevin dan Kevin langsung mengambilnya.


Mereka keluar Dari toko tersebut setelah Kevin membayar bajunya dan berjalan menuju pantai.


"Urusan kita sudah selesai, sekarang kamu boleh pergi" kata Kevin yang tiba-tiba berhenti dan menyuruh gadis itu pergi.


"...." Gadis itu hanya diam saja dan terus mengikuti kevin.


"ah kenapa kau terus mengikuti ku. aku bilang pergilah!! apa kau tidak bisa pergi!!" bentak Kevin karena kesal. Gadis duyung itu sedikit mengerti karena Kevin mengatakannya dengan keras berarti dia sedang marah.


Kevin pergi meninggalkan gadis itu, Gadis itu diam saja dan tidak mengikuti Kevin lagi.


....


"Hei kau dari mana saja, kita dari tadi mencari mu" tanya Rendi.


"Habis mengurus Gadis aneh" Jawab kevin.


"Gadis aneh? Siapa?" Tanya Tio dan Rendi penasaran.


"Bukan siapa-siapa, dia hanya gadis aneh" ucap Kevin.


"Kalau dia aneh kenapa kau mengurusi nya?" tanya Rendi lagi.


"Ha! jangan-jangan kau bertemu cinta pertamamu yah? siapa dia? kelas mana? kenapa kau tidak cerita kalau kau sedang dekat dengan seseorang?" tanya Tio bertubi-tubi.


"Hei apa-apaan kau ini aku tidak bertemu cinta pertamaku. Dia adalah gadis Yang mencuri jaketku jadi aku mengejarnya" jawab Kevin tegas.

__ADS_1


"ohh kirain" ucap Tio.


...


Ditempat lain seorang gadis sedang dibuat bingung dengan benda yang baru dia lihat itu. yah dia adalah gadis duyung, saat ini dia sedang menonton TV yang disediakan oleh pihak restoran di pantai tersebut. karena pantai tersebut sedang di sewa jadi tidak ada pelanggan dan hanya gadis duyung tersebut yang menonton.


"benda apa itu, kenapa manusia ada di dalam dsitu" Kata dia berbicara lewat instingnya.


Gadis itu mendekati benda itu dan memukul-mukul tv tersebut dengan tangannya.


"Heii apa yang kau lakukan dengan tv ku" wanita paruh baya mendekatinya, dia adalah pemilik kedai itu. saat mereka sudah dekat tiba-tiba mereka menutup mulut mereka dengan tangan mereka. Yah pemilik kedai itu ternyata duyung juga yang tinggal didaratan.


"Kenapa kau Bisa ke daratan" tanya duyung itu dengan bahasa manusia.


"kau berbicara apa aku tidak mengerti" tanya gadis itu dengan instingnya. Karena wanita itu juga seorang duyung jadi dia juga bisa berbicara bahasa insting duyung.


"ah sepertinya kau baru kedaratan. Pantas saja kau terlihat aneh. Sekarang tatap mata ku..." ucapnya sambil menggenggam tangan gadis duyung itu. Entah apa yang dia lakukan dia seperti sedang membacakan mantra dengan tetap menatap gadis duyung itu denga lekat. Setelah selesai dia melepaskan tanganNya.


Gadis duyung itu melotot dan menutup mulutnya dengan tangan dia sangat tidak percaya kalau dia sekarang mengerti bahasa manusia.


"Hei sekarang bicaralah!!" ucapnya lagi


"apa" gadis itu merasa heran kenapa dia bisa bicara dan mengerti bahasa manusia.


"Biasa saja, tidak perlu kaget berlebihan seperti itu. Ha,, sudah aku duga reaksi duyung akan seperti itu ketika sudah mengerti bahasa manusia" ucapnya.


"Bagaimana bisa aku seperti ini" Gadis duyung itu selalu menutup mulutnya ketika sudah bicara dia masih tidak percaya.


" sudah aku bilang biasa saja. Aku ini Dewi bagi seluruh duyung, aku diberi sedikit kelebihan oleh sang pencipta."


"Dewi? apa itu Dewi?" tanya gadis duyung itu dengan bingung.

__ADS_1


"tentu saja aku ini seorang Dewi. aku banyak menyelamatkan banyak duyung yang pergi kedaratan yang tidak mengetahui apa-apa" ucapnya.


"ohh. kau bisa membuat duyung itu jadi mengerti bahasa manusia?" tanyanya


" yah begitulah. kau beruntung bertemu denganku" jawabnya dengan bangga.


"iya, benar" ucap gadis duyung itu dan tersenyum.


"kenapa kau kedaratan?" tanya wanita duyung itu serius.


"aku hanya ingin tahu manusia" jawabnya polos.


"hanya itu?!" tanyanya lagi. Dan gadis duyung itu hanya mengangguk.


"Kau tahu kan jika duyung punya batas didaratan?" tanyanya lagi dengan serius.


"Tahu" jawabnya lagi.


"Hei kenapa kau kedaratan jika tahu!!. Setelah ini cepat pulanglah ke lautan sebelum terlambat." perintahnya.


"aku tidak mau. manusia sangat baik. nanti kalau disini sakit aku akan kelaut" jawab nya polos sambil menyentuh dadanya dia ingin bilang jantung tapi dia tidak begitu paham bahasa manusia.


"hah terserah kau saja. Aku hanya mengingatkanmu" katanya kesal dan meninggalkan gadis itu sendirian.


"kenapa?" gumam gadis duyung itu.


"hah aku senang sekali bisa berbahasa manusia. jika pulang nanti aku akan bilang kepada bodoh" kata gadis duyung itu melalui instingnya sambil tertawa senang.


.....


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2