Pacar Ku MERMAID

Pacar Ku MERMAID
pantai 7


__ADS_3

"Hei Kenapa kita berlari dan bersembunyi seperti ini" ucap Kevin bingung.


"mereka orang jahat" ucap gadis duyung itu dengan khawatir.


"hei dengarkan aku, kau tidak perlu takut karena ada aku" kata Kevin menenangkan.


"Tapi tadi Kevin kalah" ucap gadis itu dengan polosnya. yang membuat Kevin sedikit malu.


Saat mereka sedang bersembunyi tiba-tiba pundak Kevin ada yang menepuk hingga membuat Kevin kaget.


"Aissh kalian membuat ku kaget saja!!" ucap Kevin marah. yah dia adalah Rendi dan Tio.


"kau kenapa seperti orang sedang bersembunyi?" tanya Tio yang penasaran.


"wajah mu kenapa Vin?" tanya Rendi yang melihat ujung bibir Rendi sedikit berdarah.


"ahh tadi aku di kroyok oleh pasukan kelas sebelah" ucap kevin.


"Berani sakali Dia membuat Kevin jadi seperti ini!!!" Ucap Tio dengan emosi dan ingin membalas perbuatannya.


"Heii ini salahku, aku tidak sengaja melempar botol kearahnya" ucap Kevin menenangkan karena dia melihat dua sahabatnya ini sedang marah besar.


"Tapi tetap saja mereka keterlaluan!!" lanjut Rendi yang juga tidak terima. Gadis itu hanya diam tidak mengerti apa yang mereka bicarakan.


Saat Tio dan Rendi ingin membalas perbuatannya tiba-tiba guru pembimbing datang dan menyuruh mereka untuk keluar kapal karena acaranya akan dimulai. walaupun kapal mereka tidak bersama pengantinnya tapi karena untuk menghormati semua murid disuruh keluar kapal untuk menyaksikan pernikahan Durant Atmaja yang dilakukan di kapal satunya. Saat Mereka Sedang berkumpul diluar kapal Tio dan Rendi tidak henti-hentinya menatap kearah gerombolan murid yang mengeroyok Kevin. Mereka sedikit takut karena pasti urusannya akan panjang jika berurusan dengan mereka. Walaupun mereka berenam mereka tetap bisa dikalahkan oleh Kevin, Tio, dan Rendi. karena mereka memiliki kemampuan beladiri yang baik.

__ADS_1


Kevin kini bersama gadis duyung itu di pinggir kapal sambil melihat pemandangan. Dia tidak perduli jika ini adalah acara pernikahan papanya.


"Mereka sedang apa?" gadis duyung itu menunjuk kearah kapal didepannya, kapal itu adalah kapal dimana papa Kevin melakukan pernikahan.


"mereka sedang menikah" jawabnya malas.


"apa itu menikah?" tanya gadis itu polos.


"Kau Tidak tahu menikah?" tanya Kevin kaget.


Gadis itu hanya mengangguk dan melihat kearah Kevin.


"Menikah itu dimana wanita dan pria yang saling mencintai membuat janji untuk hidup bersama selamanya" jawab Kevin asal. karena dia sendiri tidak tahu apa itu menikah, Jangankan menikah untuk pacaran saja tidak pernah.


"Kau dari mana?" tanya Kevin, gadis itu hanya diam dan mengerutkan keningnya bingung.


"Asalmu?!!" tanya kevin lagi.


"Dari situ" Jawab gadis itu polos sambil menunjuk kearah air dibawah kapal itu.


"Ha kau bercanda, kau dari air? memangnya kau ikan ha?!! Ah sudahlah aku bisa ikutan gila jika bicara dengan mu" kata Kevin kesal dan membuang mukanya ke sembarang arah.


"Kau dari mana? apa kau juga dari pantai" tanyanya kepada Kevin.


"aku bukan dari sini. aku dari kota xxx" jawab Kevin malas.

__ADS_1


"Dimana itu?" tanyanya lagi.


"Kau ini benar-benar membuat orang kesal, semuanya tidak tidak tahu." Jawab Kevin kesal.


"Apakah bisa ke tempat mu melalui lautan?" tanya gadis duyung itu.


"Aku tidak tahu. kenapa kau bertanya seperti itu?" tanya Kevin.


"karena aku ingin melihat tempat asalmu" jawab gadis itu polos.


"Jika kau ingin melihat tempat asal ku ikutlah bersama ku" ucap Kevin asal.


"Baiklah" balas gadis itu.


Gadis itu hanya menatap Kevin dan tersenyuman.


Gadis duyung itu melihat pemandangan laut sambil melirik kearah lainnya. saat dia sedang melihat-lihat sekitar dia melihat segerombolan gadis yang tadi menyerang temannya sendiri. Tentu saja gadis duyung itu kesal saat mengingatnya. Bagaimana tidak, sesama manusia mereka malah membuat temannya menangis. Dia pun membuat ide untuk mengerjai mereka dengan kekuatanya. Saat mereka sedang asik menikmati pemandangan laut, tiba-tiba ombak menghantam mereka dan mengenai wajah mereka hingga membuat mereka basah kuyup, semua orang yang melihatnya tertawa. karena malu mereka masuk kedalam kapal. Yah ombak itu berasal dari gadis duyung itu, setiap duyung memang memiliki kelebihan masing-masing. Gadis duyung itu tersenyum saat melihat mereka ditertawai banyak orang.


....


Kapal pesiar mewah itu terus berlayar mengelilingi lautan, hingga kini kapal itu berada di tengah-tengah lautan. Semua orang menikmati pemandangan laut. Acara pernikahan sudah selesai sejak tadi. Kevin kini berada diujung kapal menikmati pemandangan laut bersama gadis duyung itu. Sedangkan Tio dan Rendi sudah membuat perhitungan kepada murid yang sudah mengeroyok Kevin. Tio dan Rendi menyuruh mereka berlutut seperti yang diperintahkan oleh salah satu dari mereka kepada Kevin. Mereka menurut karena mereka tidak mau masalah ini menjadi panjang. Tapi salah satu dari mereka merasa kesal dan tidak terima, dalam hatinya dia akan membalas perbuatan Tio dan Rendi.


.....


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2