Pacar Ku MERMAID

Pacar Ku MERMAID
Dihukum


__ADS_3

"Heiii!!.."


"Sedang apa kalian?!" ucap pak Dandi dengan marah.


"Bapak tidak lihat kita lagi manjat pagar?" jawab Kevin santai sambil loncat turun.


"sudah salah masih saja melawan yah kamu!" (pak Dandi)


"Pak lagian itu salah penjaga gerbang, saat kita kesekolah selalu ditutup" jawab Tio santai.


"Itu salah kalian karena kalian datang terlambat!!. Saya bosan setiap menghukum murid disekolah ini selalu saja bertemu wajah kalian. Mau jadi apa kalian ha!!"


"Sudahlah pak kami juga bosan setiap dihukum bapak selalu mengucapkan kata-kata itu. Hukuman apa yang kami terima katakan saja biar cepat selesai" ucap Rendi.


"Dasar murid Kurang ajar dibilangin malah melawan!! sudah sana bersihkan taman sekolah sampai bersih dan rapikan tanaman disana hingga benar-benar rapi!"


"Tidak sekalian saja merapikan kumisnya yang gondrong itu" gumam Kevin.


"Bicara apa kamu Kevin!!"


"ahh tidak pak, saya tidak bicara apapun. Kalau begitu kita semua permisi untuk menjalani hukuman bapak" jawab Kevin yang takut ucapannya tadi didengar oleh guru itu.

__ADS_1


Mereka pun Berjalan Menuju taman sekolah, saat itu sekolah sangat sepi karena proses belajar mengajar sudah dimulai sejak tadi. Mereka mengambil peralatan kebersihan dan gunting rumput untuk merapikan tanaman sesuai dengan perintah pak Dandi.


DiPulau Indah


"heii bodoh kapan kau akan mengajak ku ketempat manusia?" tanya duyung yang semalam meminta bodoh untuk mengantarnya.


"ahh besok saja sekarang aku sibuk membersihkan ekor ku." jawab bodoh.


"hmm baiklah" duyung itu tersenyum, dia benar-benar tidak sabar menanti hari esok.


"kau memakai apa itu?" Tanya Bodoh sambil menunjuk kalung yg duyung itu pakai.


"ini? aku tidak tahu benda ini, aku menemukannya di dasar laut" Jawab duyung itu sambil menunjuk lautan.


Disekolah


Ditaman sekolah tiga murid tampan sedang sibuk dengan hukuman mereka. Rendi yang sibuk menyapu dedaunan yang jatuh dari pohon, Tio dan Kevin sedang sibuk dengan tugasnya merapikan tanaman dengan gunting rumput.


"hah sampai kapanpun taman ini tidak akan bersih, lihat saja pohon itu selalu menjatuhkan daunnya" gumam Rendi mengeluh sambil mengusap dahinya yang berkeringat.


"Hei Vin kenapa kamu potong semua daun yang ada di tanaman itu. Itu malah membuat tanamannya jadi semakin buruk" tegas Tio

__ADS_1


"Apa pedulinya. ini hanya tanaman dia juga bisa tumbuh lagi". jawab Kevin santai.


"Hah terserah kau saja kalau kau ingin hukuman kita bertambah" ucap Tio pasrah.


"Jika ditambah aku akan benar-benar mengatakan kalau aku ini anak dari Durant Atmaja agar mereka tidak berani" jawab kevin.


"Jikapun kau katakan apa mereka percaya?" tanya Tio meledek.


"Cihh,, tentu saja tidak" jawab Kevin pasrah.


Yah Papa Kevin Durant Atmaja adalah pemilik sekolah itu oleh sebab itu Kevin kadang berbuat seenaknya. Tidak ada orang yang tahu bahwa Kevin anak dari pemilik sekolah tersebut kecuali kepala sekolah. Biarpun begitu Kevin juga tidak mau diperlakukan istimewa jadi dia meminta kepada kepala sekolah untuk merahasiakannya.


Saat sedang sibuk menggunting tanaman Kevin di buat heran dengan salah satu taman karena warnanya bercampur dengan warna hitam.


"Tanaman apa ini, kenapa ada warna hitamnya seperti warna rambut" gumam kevin


"ahh sudahlah aku potong saja mungkin saja tanamannya busuk jadi berubah warna"


akhirnya Kevin pun menggunting tanaman hitam tersebut. Dan betapa terkejutnya Kevin saat sudah memotong yang disangka tanaman tersebut karena tanaman tersebut benar-benar mirip kepala. Kevin pun mengintip kebawah dan benar saja itu adalah pak Budi atau biasa disebut pak gondrong.


....

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2