Pacar Ku MERMAID

Pacar Ku MERMAID
Bodoh


__ADS_3

***flashback**...


"wahh banyak sekali manusianya*"


Disebuah balik batu di dekat pantai Duyung itu dibuat takjub dengan melihat manusia. pasalnya dia baru pertama kali melihat manusia sebanyak itu. Ini adalah hari yang ditunggu oleh duyung itu karena usianya sudah tujuh belas tahun itu artinya dia sudah bisa berubah menjadi manusia. Dia Mencari tempat yang aman untuk berubah wujud. saat dirasa sudah cukup aman dia menyeret ekornya kedaratan dan setelah beberapa menit ekor itu berubah menjadi kaki seperti manusia.


"wahh aku mempunyai kaki" Dia mencoba berdiri dan belajar berjalan.


Saat Sedang berjalan tiba-tiba ada seseorang yang berteriak kepadanya


"Aaaa!!!! Astaga apa yang kau lakukan!" teriak wanita paruh baya itu sambil menutup mata dengan kedua tangan.


"dia bicara apa?" karena dia tidak mengerti dia hanya bengong.


"Hei! kenapa kau telanjang anak muda! apa kau tidak punya malu hah!" wanita paruh baya itu memarahinya karena dia melihat seorang gadis yang tanpa malu bertelanjang dan berjalan dengan aneh.


"...."


"hei! apa kau dengar saya bicara!!"


"..."


"kau tau, Untung saja aku yang melihatnya, bagaimana jika seorang pria dia pasti sudah melecehkan mu!!!"


"..."

__ADS_1


"aku tidak tahu kau habis apa dan kenapa. tapi, tolong tutupi tubuh mu itu. kau tau, kau yang bertelanjang tapi aku yang merasa malu". Wanita paruh baya itu Membuka JaketNya. Untungnya jaket yg ia kenakan panjang dan besar hingga bisa menutupi hampir seluruh tubuh gadis duyung itu.


"ahh aku seperti manusia sungguhan jika memakai benda ini". duyung itu berkata lewat instingnya dan tersenyum.


"Heii!! Bodoh!!" Wanita paruh baya itu heran.


"Bo..do..h". Duyung itu berusaha mengikuti kata-kata wanita itu.


"Iyah Kau Bodoh. kenapa tersenyum?"


"Bo..doh.." dia terus mengucapkan itu


" Dasar gadis aneh" wanita paruh baya itu meninggalkan gadis duyung itu.


"apakah manusia itu memberi ku nama?"


Dia tertawa sambil loncat-loncat karena merasa senang.


flashback end


"*aku ingin sekali ke daratan, tapi aku masih takut" (duyung)


"kau tidak perlu takut karena disana tidak akan ada yang tahu kalau kau duyung" (bodoh)


"baiklah, bisakah kau nanti antarkan aku ketempat manusia itu*"

__ADS_1


"tentu saja, tapi kau harus ingat, kau memiliki batas saat didaratan. saat jantungmu merasa sakit cepatlah kembali kelautan, jika tidak kau akan tiada" ucap bodoh serius.


"kenapa harus seperti itu?". tanya duyung itu.


"karena biar bagaimanapun kau adalah duyung, hidup sebenarnya adalah dilautan. kecuali kau menemukan cinta sejati mu" (bodoh)


"cinta sejati? apa itu?". (duyung)


"seseorang yang menerimamu apa adanya" (bodoh)


"hmmm, baiklah aku mengerti"


Pagi hari disekolah


"ahh kita terlambat lagi. lihat apa gerbang itu selalu ditutup" ucap Tio kesal.


"sudahlah ayo cepat naik sebelum guru piket melihat kita" Jawa kevin


"baiklah.." ucap Rendi pasrah


Yahh, mereka adalah murid yang sangat nakal, setiap hari selalu terlambat. Tapi pihak sekolah tidak berani mengeluarkan mereka karena biarpun mereka nakal tapi otak mereka sangat cerdas, mereka sering dibawa untuk lomba kepintaran dan selalu mendapatkan juara, pihak sekolah juga bingung dengan mereka. Tiada pagi bagi mereka tanpa menerima hukuman. Hukuman itu seperti sarapan pagi rutin bagi mereka.


Saat Sedang menaiki pagar belakang sekolah, mereka dikejutkan dengan kedatangan guru piket yang super galak. yah dia adalah pak Dandi.


"Heiii...!!!"

__ADS_1


...


BERSAMBUNG....


__ADS_2