
"Hei siapa namamu?" tanya Kevin memecahkan keheningan.
"Aku tidak punya nama" jawabNya polos, sambil tetap melihat kearah pemandangan didepannya.
"haha kau pikir aku percaya. apa saat dilahirkan kau sudah sebesar ini, sehingga kau tidak punya nama" ucap Kevin kesal.
"Kami memang tidak ada yang punya nama sejak lahir" jawabnya polos, dia kini sedang menatap lekat Kevin.
"Kami?" tanya Kevin heran.
"Iya, yang tinggal disitu" jawabnya lagi sambil menunjuk kearah air laut.
"Ayolah jangan bercanda" rengek kevin.
"apa kau mau memberi ku nama?" tanya gadis itu.
"apa kau serius?" tanya Kevin tidak percaya, dan di balas anggukan oleh gadis duyung itu.
__ADS_1
*bagaimana bisa seseorang tanpa nama* ucap Kevin dalam hati.
"Bagaimana jika Ara. Ah Ara dalam bahasa Korea adalah cantik dan baik hati, walaupun kau tidak cantik tapi sepertinya kau orang yang baik" ucap Kevin asal. Entah kenapa Kevin memikirkan nama itu.
"Nama itu sangat singkat, agar orang juga gampang mengingatnya. Jika kau tidak mau juga tidak masalah." kata Kevin lagi.
"Aku sangat suka" kata gadis itu dengan gembira mata berbinar.
"Baguslah jika kau suka" ucap Kevin.
Saat Kevin Dan Gadis duyung itu sedang tertawa dan bercanda, Ada seseorang yang dari tadi melihatnya. Dia adalah salah satu dari enam orang yang mengeroyok Kevin dia adalah Bagas orang yang pernah dipermalukan Kevin dulu, Bagas menjadi benci kepada Kevin. Dia merencanakan sesuatu untuk Kevin.
flashback
Saat itu Kevin masih kelas sebelas. Saat itu dia satu kelas dengan Bagas. Pada saat itu Bagas sedang menyukai gadis kelas sebelah, dan itu diketahui oleh Kevin. Kevin berniat baik ingin membantunya karena Bagas tipe yang pemalu. Saat itu Bagas meminta saran kepada Kevin lalu Kevin membuat rencana yaitu mengungkapkan perasaannya didepan banyak orang, awalnya Bagas menolak tapi Kevin memaksanya akhirnya dia bersedia.
Saat itu semua murid berkumpul di lapangan Bagas memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya. saat sudah di tengah lapangan bersama gadis yang dia suka, Bagas berniat untuk menunjukan spanduk yang berisi kata cintanya yang sudah Kevin rencanakan, setelah itu dia akan memberi bunga dan coklat begitu lah rencananya. Tapi semuanya gagal ketika spanduk itu di buka, bukannya kata cinta melainkan foto gadis itu yang sedang berjualan bersama ibunya, bukan hanya itu foto itu diedit dengan kata-kata yang memalukan hingga membuat semua orang yang melihatnya tertawa. Gadis itu menangis dan pergi meninggalkan Bagas sendirian. Bagas pun juga tidak percaya dengan apa yang dilihat. Dia marah Sangat marah kepada Kevin. Dan sejak itulah Bagas menjadi sangat membencinya.
__ADS_1
Kevin saat itu juga kaget, spanduk yang dia berikan kepada orang suruhannya berbeda dengan yang dipajang sekarang. Kevin ingin menjelaskan masalah ini tapi Bagas sudah terlanjur membencinya.
flashback end
Kesempatan emas bagi Bagas Karena sekarang posisi Kevin tepat ada dipinggir kapal, yang sedikit saja dia dorong maka Kevin akan jatuh ke laut. Dia tahu kelemahan Kevin, Kevin memang tidak bisa berenang oleh karena itu setiap pelajaran olahraga renang dia tidak pernah ikut renang.
Saat Kevin sedang asik menikmati pemandangan laut tiba-tiba saja dia seperti didorong oleh seseorang sehingga terjatuh ke dalam lautan.
Byurrrrr!!!!!
......
BERSAMBUNG.....
__ADS_1