Pacar Ku MERMAID

Pacar Ku MERMAID
Kelakuan Ara


__ADS_3

Pagi yang sangat cerah Kevin bangun dari tidurnya, Hari ini adalah hari malas-malasan baginya karena ini adalah hari libur. Kevin Pergi ke Kamar mandi seperti biasanya. Dia membersihkan diri. Saat sudah selesai mandi dia berniat pergi sarapan, Kini dia hanya menggunakan handuk sehingga membuatnya telanjang dada. Dia keluar dari kamar, tapi saat dia membuka pintu kamarnya dia sungguh sangat kaget melihat seorang gadis berdiri didepan pintu kamarnya. Sontak saja membuat Kevin tidak jadi melanjutkan langkahnya dan mengumpat dibalik pintu karena merasa malu.


"Siapa kau?" tanya Kevin yang hanya menampakkan kepalanya di balik pintu.


"Ara" Jawab Ara polos.


"Ara? ahh aku lupa kalau tadi malam kau menginap disini. Ada apa? Bukankah sudah aku bilang jangan mendekati ruangan ini!!" tanya Kevin ketus.


"Ara ingin minum dan makan tapi tidak ada makanan dan air disini" jawabnya polos.


"Memangnya kau mencari dimana?" tanya Kevin.


"Disitu" jawab Ara sambil menunjuk kearah ruang tamu.


"Tentu saja tidak ada, dan sampai kapanpun kau tidak akan menemukannya. Makanan itu ada didalam kulkas dan jika air itu sudah habis. Kau tidak ingat semalam kau menghabiskannya dengan sekali minum" ucap Kevin kesal mengingat kejadian semalam.


"Apa itu kulkas? dan Apakah tidak ada air lagi?" tanya Ara dengan wajah sedih.


"kulkas itu yang seperti itu ( sambil menunjuk kearah kulkas). Dan jika kau sangat ingin air, minum saja air kran yang ada di situ (sambil menunjuk kearah wastafel)" kata Kevin dan langsung menutup pintu kamarnya.


Ara berjalan Kearah dapur, Dia memandangi kulkas karena dia tidak mengerti.


"Kevin bilang ada makanan disini, tapi ini hanya benda besar yang tidak ada apa-apa. apakah benda ini bisa dimakan?" gumamnya sambil berpikir. Dia mencoba menggigit kulkas tapi tidak bisa.


"Makanan apa ini kenapa keras sekali? apa Kevin memakannya setiap hari?" tanyanya pada diri sendiri.

__ADS_1


Ara sangat bingung dengan benda didepannya, Dia melihat kearah wastafel dia ingat kata Kevin bahwa disini ada air. Ara mendekati wastafel dia bingung bagaimana cara pakainya.


"Dibenda ini tidak ada air, tapi Kevin bilang disini ada air" tanyanya pada diri sendiri.


Dia terus mengamati benda itu, dan tanpa sengaja dia menekan kran wastafel hingga air kran itu menyala dan membuat Ara kaget.


"Wahh ternyata benar disini ada air" tanpa berpikir panjang dia langsung meminumnya dengan cara mendekatkan mulutnya kearah air kran itu.


Kini Kevin sudah selesai memakai pakaiannya. Dia pun langsung keluar kamar dan mencari keberadaan Ara. Dia heran saat melihat Ara yang ada di dapur dengan posisi seperti sedang meminum air kran, Tapi sesaat mata Kevin terbelalak tidak percaya.


"Jangan-jangan..." Kevin ingat dengan kejadian semalam yang menyuruhnya menghabiskan air galon dan itu benar dilakukan oleh Ara. Dia berlari menuju Ara, Saat sudah sampai didekat Ara benar saja dengan apa yang dipikirkannya. Dia pun langsung menarik Ara menjauh dari wastafel itu.


"Apa yang kau lakukan?!!" tanya Kevin dengan nada tinggi.


"Kenapa? Ara hanya sedang meminum air" jawabnya polos.


"Tapi tadi Kevin bilang suruh Ara meminum air ini karena air yang itu sudah habis. Lagipula Kevin tenang saja, Ara sudah biasa meminum air laut jadi perut Ara tidak akan sakit" jawabnya santai.


"Jika aku suruh kau mati apa kau akan melakukannya hah?!!" tanya Kevin kesal.


"Jika Kevin menginginkannya. akan Ara lakukan" jawab Ara polos.


"Kau gila!! ikut aku" ucap Kevin sambil membawa Ara kearah kulkas.


"Jika kau memang ingin sekali minum kau bisa meminum air yang ada didalam sini, lagipula sudah kukatakan jika kau mencari semacam makanan kau cari saja disini" kata Kevin kesal dan membuka pintu kulkas.

__ADS_1


"Ohh seperti itu caranya. Tadi Ara bingung, Kevin bilang ada makanan disini tapi saat Ara lihat tidak ada apapun. Ara pikir benda ini bisa dimakan jadi tadi Ara coba memakannya tapi tidak bisa. Ternyata makanannya ada didalam benda ini yah" kata Ara dengan polosnya.


Kevin yang mendengarnya langsung menepuk jidat. Dia tidak menyangka bahwa gadis ini benar-benar tidak mengerti apapun.


"Tentu saja kau tidak bisa memakannya, dan sampai kapanpun kau tidak akan bisa memakannya. Sekarang pilih makanan apa yang ingin kau makan. Dan ingat Kau tidak boleh meminum air itu lagi" ucap kevin sambil menunjuk kearah wastafel.


Ara hanya mengangguk dan memilih makanan didalam kulkas. Dia sangat senang karena didalam benda itu ada ikan, diapun langsung mengambilnya. dan membawanya kemeja makan. Kevin yang tidak tahu apa yang akan dilakukan Ara hanya mengikutinya sambil membawa roti dan selai coklat.


Langkah Kevin terhenti dan mata Kevin terbelalak tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Dia melihat Ara memakan ikan dalam keadaan mentah.


"Heii apa yang kau lakukan." Ucap Kevin sambil cepat-cepat mengambil ikan dari tangan Ara.


"Kenapa?" tanya Ara dengan wajah sedih.


"Kau yang kenapa?! Jika kau sangat lapar kau bisa memakan roti!!!" jawab Kevin km ketus.


"Ara sangat lapar. Aku juga sangat suka dengan ikan" ucapnya sambil memasang wajah memelas.


"Tapi tidak dengan memakannya dalam keadaan mentah. Jika kau ingin ikan kau harus memasaknya terlebih dahulu baru kau memakannya." kata Kevin dan langsung membuang bekas ikan yang Ara makan.


"Tapi Ara sudah biasa memakan ikan mentah" jawabnya polos.


"Kau selalu saja menjawab seperti itu. Sekarang Kau ini ada dirumah ku jadi turuti semua perintahku dan jangan membantah. Sekarang makanlah roti ini dulu biar aku goreng dulu ikannya" ucap Kevin sambil meninggalkan Ara dan memasak ikan.


*sebenarnya siapa dia? kenapa tingkahnya sangat aneh* tanya Kevin dalam hati.

__ADS_1


......


BERSAMBUNG......


__ADS_2