
"Aku nggak mau ikut dengannya, Zza!" Chyara memundurkan langkahnya menjauh dari Elderick. Namun, para pengawal yang di tugaskan oleh Elderick langsung menyergap gadis itu, mencengkam lengannya dengan erat.
"Zza, tolong aku. Aku tidak mau ikut dengannya!" Chyara berkata dengan air matanya yang terus berderai.
"Tuan, aku mohon biarkan dia menginap dengan-ku malam ini." Baru saja Mozza mencoba bernegosiasi mata Elderick langsung mendelik dengan tajam. Usahanya tetap saja sia-sia, Elderick tidak mengizinkannya.
Bugh! Bugh!Chyara kesal sendiri. Dia, menyikut dengan keras perut kedua pengawal yang mencengkam erat lengannya.
"Aku tidak mau ikut denganmu. Tidak mau!" Chyara berbalik dan berlari meninggalkan Elderick.
"Tangkap, jangan sampai dia tergores sedikit pun!" perintah Elderick. Para pengawal langsung mengejar Chyara yang berlari kencang tanpa arah. Elderick bergegas masuk ke mobilnya kembali mengejar Chyara.
Brukk!
"Arghh!" Chyara tersentak ketika tubuhnya berbelok hampir tertabrak mobil. Dia celingak-celinguk ketika melewati pintu yang terbuka mendadak dan meraih tangannya.
"Ti-tidak. Jangan. Aku tidak mau ikut denganmu!" Chyara gelagapan setengah mati dan memukuli tangan orang yang mencengkam-nya.
"Ara, Ara ini aku. Tenanglah!" Chyara menarik wajahnya kearah suara, "Argghhh, Matt!!" Chyara langsung melompat kepelukan-nya. Memeluk tubuh Matthew dengan bergetar.
"Ada apa? Kenapa kau seperti ini, hah?" Matthew terkejut dengan wajah Chyara yang pucat dan berurai air mata.
__ADS_1
"Nona Chyara, ikutlah dengan kami!" ucap salah seorang dari mereka. Para pengawal tadi berhasil mengejar Chyara, dia langsung menyembunyikan wajahnya di dada Matthew.
"Kau, mengenal mereka?" ucap Matthew, seketika para pengawal Matthew pun bersiap di belakang tuannya.
"Tidak. Aku tidak mengenal mereka!" suara parau Chyara yang hampir tak terdengar. Tubuhnya masih bergetar ketakutan. Matthew memburu para pengawal Elderick dengan tatapan tajam.
"Dia bilang tak mengenal kalian lebih baik kalian pergi!" Matthew memicingkan matanya menatap satu demi satu para pengawal Elderick.
Mobil Elderick tepat berhenti di hadapan mereka. Saat turun matanya langsung memicing tajam menatap
Chyara yang bersembunyi di pelukan Matthew. Matthew membalas tatapan tajam Elderick.
"Selamat malam, Tuan Wyman, maaf menganggu bisakah anda melepaskan gadis yang bersama dengan anda itu!" Chyara menolak dengan gelengan kepala dan tak membalikkan wajahnya sedikitpun ketika mendengar suara Elderick. Gadis itu mengencangkan pelukannya dengan erat.
Bagaimana orang itu bisa mengenal Matt. Batin Chyara campur aduk.
"Mohon maaf Tuan, jika boleh saya tahu siapa wanita ini bagi anda?" Matthew tak sedikit pun melepaskan tangannya di pinggang Chyara. Apalagi gadis itu sudah memeluknya dengan erat.
"Uhm, dia seseorang yang paling penting untuk-ku. Jadi bisakah anda melepaskan-nya," ucap Elderick bernada dingin masih memburu Matthew dengan tajam.
"Ti-tidak Matt, dia berbohong!" Chyara menolehkan wajahnya memberanikan diri menatap Elderick.
__ADS_1
"Kemarilah, kau pasti tidak ingin dia bernasib sama dengan lelaki yang baru saja kau kunjungi!" Elderick tersenyum penuh makna. Memberikan penekanan pada gadis itu.
Chyara menatap tak percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut iblis Elderick. Kedua tangannya masih terulur menyambut kedatangan Chyara. Reflek tangan Chyara melepaskan pelukan Matthew. Dia berjalan pelan menghampiri Elderick.
Hatinya tersayat. Dia, tak ingin ada orang lagi yang terluka karena dirinya. Elderick memalingkan wajahnya saat Chyara mendekat. Hidungnya mengendus sesuatu yang membuatnya tak enak.
"Ara, kau sungguh mengenalnya? Apa kau baik-baik saja," Matthew memajukan langkahnya mencoba mendekati Chyara.
"Maaf Matt. Aku mengenalnya. Kau jangan khawatir, aku akan baik-baik saja," segurat senyum memilukan tergambar di wajah Chyara. Gadis itu menahan tangisnya.
"Jangan berbohong, aku tahu kau sedang membohongi ku!" Matthew mencegah langkah Chyara saat akan memasuki mobil.
"Tidak apa-apa Matt, dia, tidak akan melukai-ku!" Chyara menyakini dirinya sendiri bahawa Elderick tidak mungkin akan melukainya. Elderick hanya menginginkan dirinya ikut sebagai jaminan hutang terhadapnya.
"Ta-pi, Ra," Matt enggan melepaskan cengkramannya.
"Sungguh Matt, aku tidak apa-apa! Aku akan baik-baik saja," kemudian gadis itu menghempaskan tangan Matt dan masuk ke mobil Elderick. Dia, mengembangkan senyuman terpaksa pada Matt.
Apa yang kau sembunyikan Ara? Kau terlihat takut dengan Elderick. Apa yang sebenarnya dia lakukan terhadapmu?
Matthew hanya bisa menatap kepergian Chyara dengan banyak pertanyaan di benaknya.
__ADS_1