
#PacarkuPlayboy
#Part21 ( Rencana perjodohan)
Keesokan harinya aku sudah bangun, aku melirik dinda, jesika, rara yang masih tidur
" ya ampun belum bangun juga, aahh gue siap duluan aja, terus ngerjain mereka lagi, haha 😅" ucapku menahan tawa takut kedengaran, .
Aku pun menuju kamar mandi dan membersihkan diri, setelah selesai aku memakai seragamku.
" udah jam 6 lewat juga, belum tau2 bangun, hmmm gue ngapain aja biar mereka cepat bangun " ucapku memikirkan cara supaya membangunkan mereka.
" aahaahh ! Hmmm tunggu yah kali ini akan beda " ucapku menuju dapur mengambil air dibotol yang sengaja aku lobangin tutupannya biar ditekan aja air sudah keluar.
Dengan senang hati aku menuju kamarku, ternyata mereka masih saja tidur.
" rasain lo bertiga, " ucapku menekan botol itu dan air pun mengenai wajah mereka.
" aaahh apaan ini, airr.... ra, din, bangun kayanya hujan dan plafonnya kayanya bocor deh, gue basah " ucap jesika meraba wajahnya yang sedikit kena air.
Tapi dengan keadaan mata tertutup,.
" dasar , bukannya bangun eeh malah tidur lagi, gue teriak aja deh, " ucapku mengantur nafas.
" SETAN.......SETAN.....TOLONG," aku teriak sekerasnya seakan-akan aku melihat setan.
" hah? Setan?, aauwwww din,ra bangun, ada setan," ucap jesika bangun dari tempat tidur dan berlari menuju dapur, .
" apah? Setan? Oh my god, ngak mau mati gue , lari......" ucap dinda
" hah? Setan,? Larii......, mamah tolongin rara mah," ucap rara ikutan lari keluar,
Padahal aku berdiri disamping ranjang , .aneh, yang penting sudah dikerjain
" hahahaha, penakut semua, " ucapku tertawa,
__ADS_1
" dasar kebo, haha " ucapku lagi tertawa dan menuju dapur.
" bi tolongin kita dong bi, kita takut, masa ada setan di kamarnya diana " ucap jesika ketakutan.
" iya dong bi, gimana nih, seragam kita didlam " ucap rara sama takut.
" bi pliss ambilkan baju2 kita, " ucap dinda memohon
" loh, kok bisa non, kamarnya non diana ngak ada setan"ucap bibi
" hahahaha, lo semua lucu juga kalau ketakutan kaya gitu, cepatan siap udah telat, by gue duluan yah, makanya jngan kebo mulu " ucap ku tertawa dan meninggalkan mereka
" lo?" Ucap mereka bersamaan dan mengejarku, tapi nihil aku sudah pergi.
" Iihhh dasar sahabat gila, awas aja lo " teriak rara
" dasar adek laknat,;" ucap jesika kesal.
" gays ini udah hampir jam 7, " ucap dinda,melirik jam tangannya
" hah?" Ucap jesika dan rara kaget.
#PacarkuPlayboy
#Part22 ( masih tetap rencana perjodohan)
***
Dirumah pak ardi bersama istirnya sudah bangun dan membersikan badan mereka.
" bi..bibi, " pangil bu reni
" iyah nyonya, ada apa nya" ucap bibi
" kemana diana sama teman2nya, kok ngak ada, apa belum bangun yah " ucap bu reni
__ADS_1
" oh mereka udah berangkat sekolah nyonya " ucap bibi
" oh, yaudah kamu tolong siapkan makanan yah " ucap bu reni, bibisiti mengangguk paham dan menuju dapur.
" mah, papah mau mau ngomong " ucap pak ardi yang baru keluar dari kamar.
" ngomong apa pah " ucap bu reni
" jadi gini, gimana kalau kita jodohin diana dengan anaknya teman papah " ucap pak ardi
" hmmm mamah setuju, tapi teman papah yang mana? Kan temannya papah banyak " ucap bu reni
" hmm pak romi syaputra mah " ucap pak ardi
" oh, mamah setuju "ucap bu reni
" yaudah kalau gitu nanti malam kita coba ngomong sama diana " ucap pak ardi, bu reni mengangguk paham.
***
Disekolah hari ini hari piketnya diana makanya dia buru2 duluan kesekolah, .
" huuffff udah beres , dan sisa satu lagi, hmm nungguin mereka bertiga, " ucapku menuju gerbang sekolah, walaupun aku tinggalin mereka, dan sudah mengerjain mereka , tapi mereka sudah biasa dengan sikapku jadi mereka ngak akan marah.
" heh, cewek rese, lo ngapain berdri disini, mau nunggu riski yah, jangan mimpi loh, riski ngak bakalan suka sama lo " ucap seseorang yang tiba2 datang dan menyenggol bahu diana, siapa lagi kalau bukan tania, cika, tina .
" hah? " ucapku pura2 ngak dengar
" woy gue ngak butuh hah? Tapi jawaban " ucap tania
" jawaban apaan," ucapku santai
" aduhh, .. aduh, lo tuli, gue bilang jngan berani dekat sama riski syaputa, puas lo " ucapnya keras
" siapa yang dekat sama dia, malah dia yang dekat sama gue " ucapku lagi2 santai
__ADS_1
" jangan bohong lo, gue tau cara lo, lo kira gue bakal nyerah nyakitin lo, jika riski belain lo, ngak akan " ucapnya menatap tajam kepadaku
" Oh yah,? Dan lo pikir gue bakal diam kalau lo nyakitin gue gitu?" Ucapku mentap tajam"