Pacarku Playboy

Pacarku Playboy
Pacarku Playboy Part 30 dan 31


__ADS_3

#PacarkuPlayboy


#Part30


" anak2 kita sudah sampai, istirahat sebentar dan psang tenda msing2, tapi ibu akan bagi perkelompok," ucap ibu reni


" kelompok satu yasmin, vera,nita santi ,


Kelompok dua Diana, rara,jesika,dinda,


Kelompok tiga febi,tania,sindi Cika, .Dan seterusnya.


" hore kita satu kelompok, gue senang " ucap dinda


" gue juga " ucapkami.


" skarang kalian msang tenda kalian " ucap bu reni


" ia bu " ucap kami smua.


" baik anak2 saya akan membagikan perkelompok yah, kelompok satu, roni,brayen,brikal sandi,


Kelompok dua, Daniel,satia,doni, bimo


" kelompok tiga riski,andri,rendi,aldi, " dan seterusnya.


" ayuk pasang tenda klian,dan istirhat sebentar, " ucap pak guru .


**


" gays gue ngak bisa msang tenda " ucapku


" sama gue juga " ucaprara


" aku juga, lo sndri gimana "ucap dinda melirik jesika

__ADS_1


" sama gue juga," ucap jesika


" na terus minta tlong sma siapa " ucapku


" tenang aja, tuh ada riski dan teman2nya " ucap rara


" eeh lo gila yah, mnta bntua terus sama mereka, nnt klau mrka ngak mau gimna?" Ucapku


"Pasti mau kok, gue panggilin deh " ucap rara dan menju tmpat riski dan tman2nya berada .


" hai ka riski, adri, rendi,aldi " ucap rara


" eeh rara, ada apa?" Ucap riski


" eeh hmmm nyari aldi yah " ucp rendi


" apaan sih, ngak juga gue mau minta tlong sam klian, psangin tenda kita " ucap rara


" oh, oke " ucap mrka singkt.


#PacarkuPlayboy


#Part31


Setelah memasang tenda mereka, diana,rara,jesika,dinda dduk bersantai dibwah pohon.


" gays, menurut lo, rendi baik ngak, ?" Ucap jesika


" hah? Lo omong apa, kayanya gue ngak slah dengar deh, jangan2 lo udah mulai suka sama dia " ucp rara


" apaan sih, gue cman nanya doang, emang slah klau gue nanya ?" Ucap jsika


" ngak slah sih, tapi menurut gue dia baik, sopan,perhatian,ganteng " ucapku


" haciuhh, ganteng dri hongkong, orang gantengnya aldi kali" ucap rara

__ADS_1


" aduh amit2 deh, rendi lebih gagah tau, dari pda aldi " ucap jesika tak mau klah dari rara


" stopp.....,!! lo berdua kenapa sih, berantem mulu, gue pusing tahu?" Ucapku menatap tajam merka berdua


" lo sih, yang dluan " ucap rara


" lo, bukan gue " ucap rara


" udah2, mendingan lo berdua diam dari pada gue pangilin mereka kesini," ucapku


"Iya tuh, makanya jangan debat terus, cman gara2 cowok aja lo berdua udah kaya gini, " ucap dinda menggelng kpalanya.


" sumpah yah,baru kali ini gue lihat lo berdua kayanya jatuh cinta , " ucapku


" apaan sih, ngak jelas lo," ucap jesika dan bangkit pergi dri situ,


" mau kmana lo, " ucapku


" nyari angin, panas gue kalau dkat sama tuh cewek nyasar " ucap jesika melirik kearah rara, rara yang mendengar ucapan jesika sangat kesal, .


" silahkan pergi aja, gue juga panas klau dkat lo " ucap rara


" klian kenapa sih," ucap dinda


" iya din, mendingan kita cabut aja dari sini, " ucapku dan bngkit berdiri hendak melangkah namun, ditahan oleh dinda.


" kenapa,?" Ucapku


" tuh, lihat si riski dekat bangat sama febi, apa jangan2 dia pacarnya?" Ucapan dinda membuatku sedikit sedih, .


" Tapi untuk apa aku sedih, persaan riski bukan siapa2nya aku, teman bukan, pacar bukan, ? Apa aku suka sama dia?" Ucapku dlam hati


" woi,... lo kok bengong, yaudah kita pergi aja," ucap dinda menarik tanganku,dan pergi dari situ.


" jujur kenapa bru kali ini aku mersa cemburu, melihat riski dekat sama cewek lain," gumamku.

__ADS_1


__ADS_2