Pacarku Playboy

Pacarku Playboy
Pacarku Playboy Part 05 dan Part 06


__ADS_3

#PacarkuPlayboy


#Part05


BRUKK, !!


"heh lo punya mata apa ngak, pake nabrak2 segala, " ucap diana mengibas bajunya, dibantu rara dan dinda


"Loh '" ucap riski diana


" lo lagi,lo lagi, mau cari masalah sama gue, " ucap diana


" heh lo kali yang mau cari masalah sama gue, soksoan lo," ucap riski meninggalkan diana dan sahabat2nya


" Diana lo ngak ap2 " ucap rara


" iya ngak ap2 kok, mendingan kita pulang aja ," ucap diana


Setelah itu mereka pulang kerumah masing2


Sebenarnya Dinda dan Tania ada ikatan saudara mereka saudara tiri jadi ibu mereka beda, ayah mereka sama, dinda selalu saja dibenci oleh ibu tirinya, begitulah kehidupan Dinda namun, diana dan rara tetap melindungi dinda dari tania,.


"Salammualaikum," ucap dinda


"Dari mana saja kamu " ucap ibu tirinya


" itu loh mah, kaya biasa dinda masi pacaran makanya pulang lat! " ucap tania dinda yang mendengarnya ingin mencekik leher tania,.


"Oh begitu ya, pantasan saja, " ucap rini sambil menarik telinga dinda


" awww mamah, sakit mah, " ucap dinda menahan tangisan


"Mampos lo " ucap tania tertawa

__ADS_1


"Diam kamu, sekrang kamu cepat tukar dan masak " ucap rini mendorong tubuh dinda hingga terjatuh,.


" Hiksss hikss, kenapa gue harus hidup seperti ini, " ucap dinda


Disilain rumah diana


"perasaan gue ngak enak nih, semoga aja dinda ngak kenapa2 " ucap diana


"Tuk tuk, non, ada rara di ruang tamu, " ucap bibi siti,


" oh maksi yah bi " ucap diana siti menganguk dan meninggalkan diana di kamarnya


"Hey ra, lo sendrian, dinda mana, " ucap diana


"Itu dia, tadi gue mau jemput dinda tapi mamanya ngak mau ijinin dinda keluar jadi gue terpaksa datang sendiri," ucap rara menjelaskan.


#PacarkuPlayboy


#Part06


"Salammualaikum " ucap seseorang diluar


"Siapa sih, apa Dinda?, tapi ngak mungkin deh " ucap diana


"Buka aja sapa tau keluarga lo, " ucap rara diana pun langsung membuka pintu


"Ka Jesika!" Ucap diana


"Diana, gue kangen sama lo " ucap orang itu yang tak lain kakanya diana bernama jesika sandra wijaya,


"Gue juga kangen sama kaka," ucap diana memeluk kakanya,


" kenapa kaka ngak ngabarin aku sih " ucap diana

__ADS_1


" sengaja biar suprise," ucap jesika


" eh itu siapa? " ucap jesika melirik rara


" oh itu rara teman aku " ucap diana jesika mengangguk paham


" hay ka, aku rara, temannya diana " ucap rara senyum


" jesika " ucap jesika tersenyum balik


Setelah itu jesika masuk kekamarnya dan menganti pakaiannya, rara dan diana pun pergi ke mall,.


"Dia, tadi tu cewek siapa, " ucap rara


" oh itu jesika sandra wijaya kaka sepupu gue, dia sekolah di amerika tapi ngak tahu kenapa dia memilih untuk pindah kesini," ucap diana menjelaskan


" oh, berarti dia bakal sekolah sama kita dong " ucap rara, diana pun hanya mengangguk dan fokus menyetir,.


Rara dan diana keliling mall tiba2 BRUKKKK


"Aawwww, heh lo punya mata apa ngak sih," ucap diana kesal


" Loh" ucap orang itu yang tak lain riski sambil menunjuk diana


" Dia lagi, dia lagi, kenapa sih gue harus ketemu dia terus, " ucap diana dalam hatinya


"Hmmm sorry gue tadi ngak sengaja nabrak lo, lagian gue buru2 , soalnya." Ucap riski santai


"Alasan " ucap diana dengan kesal dan meninggalkan riski


" tumben nih cewek ngak kaya biasanya, aneh bangat " ucap riski mengelengkan kepalanya dan pergi dari situ.


Skip dirumah diana, diana masih bingung soal masalah cowok yang tadi menabraknya,

__ADS_1


" kenapa sih tu cowok, selalu saja ketemu gue harus nabrak, ngak ada cara lain apa!" Ucapnya


" ngapain juga gue mikirin dia, ngak jelas," ucapnya lagi


__ADS_2