
#PacarkuPlayboy
#Part15
Dinda, jesika, rara berlari menuju gerbang sekolah keringat diwajah mereka namun mereka tidak peduli, yang terpenting adalah mereka sampai sebelum gerbang sekolah ditutup.
" gays pintunya udah ditutup, gimana nih," ucap dinda merasa takut karena sudah terlambat dan pasti akan dihukum.
" yah, kok baru jam 7:15 baru telat beberapa menit aja udah ditutup." Ucap jesika melirik jam tangannya .
" gimana nih , masa mau pulang, "ucap rara
" hmm gue ada ide, gimana kalau kita lompat pagar aja, kan gampang " ucap jesika
" ide bagus tuh, tumben otak lo encer " ucap rara
" udah dari kecil kali " ucap jesika dengan gr
" uhuukkk, batuk gue " ucap dinda menahan tawa
" apaan sih lo din " ucap jesika menatap tajam dinda
" udah2 berantemnya nanti, sekarang waktunya selamatkan diri " ucap rara
Setelah itu rara,dinda,jesika lompat pagar,
" gays aman ngak ada siapa2 " ucap jesika berjalan menuju ruang kelasnya.
Tiba2,..
" hey, kalian bertiga mau kemana " ucap kepala sekolah yang tak sengaja mengintip dari balik tembok .
" aduh ketahuan lagi " ucap rara menepuk jidatnya
__ADS_1
" aanuu pak, hmmm kita mau keperpus " ucap dinda berbohong sengaja menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" masa keperpus bawa tas, ?" Ucap kepsek menatap heran
" hmm anuu , hmmm itu kita di." Ucap rara terpotong
" udah2 jangan berbohong kalian terlambatkan, ayok ikut keruangan saya," ucap kepsek meinggalkan mereka
Dan akhirnya mereka mengikuti kepsek keruangannya.
***
Diruangan kepsek,
"Dinda, jesika, rara, kalian bertiga saja yang terlambat," ucap kepsek menatap heran karena biasanya diana juga ikut terlambat tapi hari ini tidak .
" siapa namanya, " ucap kepsek
" diana pak," ucap rara
" kalian bertiga kenapa bisa telat, ini sudah jam 7 lewat, kalian sudah ketinggalan pelajaran, " ucap kepsek keras
" maaf pak tapi tadi kita naik angkot , terus ditengah jalan bannya kempes jadi kita jalan kaki " ucap dinda
#PacarkuPlayboy
#Part16
" banyak alasan saja kalian saya hukum, bersihkan toelet sekolah sampai bersih." Ucap kepsek tegas
Mereka bertiga berjalan menuju toelet dan membersihkan toelet sampai bersih.
Sekarang sudah jam istirahat Diana keluar dari kelas menuju kantin,
__ADS_1
***
Dikantin dinda, rara, jesika sudah berada dikantin,
"Hah? Itu mereka, oh jadi mereka bertiga bolos yah, " ucapku berjalan menuju mereka.
" hai,.. " ucapku sedikit pelan
" lo?" Ucap mereka kompak
" tumben lo bertiga kompak " ucapku mengoda mereka
" apaan sih lo, btw lo naik apa kesini, dan kenapa lo ngak telat perasaan tadi gue bawa kunci mobil " ucap jesika
" mau tahu aja apa mau tahu banget " ucapku mengedipkan mata
" mau tau banget diana?" Ucap jesika kesal
" hmmm crtanya panjang, dan lo bertiga kenapa ninggalin gue " ucapku
" ngak tahu " ucap rara
" yang ada tempe bukan tahu " ucapku
" kebiasaan lo yah, kalau kita lagi kesal lo malah buat lucu " ucap rara kesal menatap tajam kearahku
" loh bertiga kenapa,? Muka lo kaya tikus got aja " ucapku menatap satu persatu
" lo mau tahu kenapa muka kita kusut gini, gara2 telat kita dihukum, bersihkan toelet " ucap dinda
" hahahaha lo bertiga telat, bukannya tadi bawa mobil gue " ucapku tertawa
" gara2 lo tangan gue sakit ngak bisa nyetir, rara ,dinda juga ngak bisa, jadi kita naik angkot,pas dijalan bannya kempes, jadi jalan kaki lagi, makanya telat, dihukum lagi," ucap jesika kesal
__ADS_1
" hahaahha makannya ngak usah ngerjain balik gue, jadinya karma kan?" Ucapku tertawa
"Tertawa sampai puas lo " ucap rara menatap tajam kearah ku.