
#PacarkuPlayboy
#Part03
"Gays kayanya anak baru itu satu kelas sama kita " ucap rara
"Iya, tapi dia biasa aja " ucap diana
"Hah? Lo ngak salah liat?" Ucap rara
" iya, menurut gue dia biasa-biasa aja " ucap diana
"Dia, gue dduk sama rara, ngak apa - apa kan " ucap Dinda, Diana mengangguk paham,
Tuk tuk
"Selamat pagi anak - anak " ucap kepsek
" pagi pak " ucap semua siswa-siswi
"Baik ada kabar gembira untuk kalian, hari ini kita kedatangan siswa baru, " ucap kepsek, seluruh siswa berteriak histeris
"Perkenalkan diri kamu "
"Baik perkenalkan nama saya, Riski andrian syaputra " ucap riski,
" silahkan kamu duduk di sampingnya Diana, " ucap kepsek,
"What? Ngak pak, aku ngak mau duduk sama dia, " ucap diana
"Sudah kamu jangan protes, ayo riski kamu silahkan duduk, " ucap kepsek, riski menuju tempat duduknya di samping diana,
"Baik anak2 ada satu pengumuman lagi, kalian jangan buat keributan , dikarenakan kami guru2 akan rapat, dan pelajaran hari ini tidak berlangsung," ucap kepsek membuat semua siswa -siswi berteriak senang,. Kepala sekolah dan guru2 sedang rapat di ruang guru,.
"Apa lo liat-liat " ucap diana
"Heh, siapa yang ngelihat lo, gr bangat lo " ucap riski
__ADS_1
" lo kali yang gr" ucap diana
"Bilang aja kalau lo,"
"Ogah, rara, dinda, kekantin yuk, " ucap diana melirik kedua sahabatnya,
" oke" ucap rara dinda samaan
"Ini cewek cantik juga, tapi sayangnya jutek amat, tapi ngak ap2 gue bakalan buat dia jatuh cinta, " guamam riski
Skip kantin
"Eh ra, din, lo tau ngak gue lagi kesal sama tu cowok, " ucap diana
" memangnya, kenapa tu cowok, kelihatannya dia baik2 aja kok "ucap rara
"Hah? Lo bilang dia baik? Aduh bisa2 gue gila karna dia. Lo berdua masih baik, ngak duduk sama dia, kalau gue, hufff " ucap diana, bangkit dari duduknya
" eh lo mau kemana, " ucap rara
" mau pesan makanan , lo berdua mau makan apa? Biar gue yang pesan "
" gue nasi goreng sama es teh, " ucap dinda, diana langsung memesan..
#PacarkuPlayboy
#Part04
Setelah memesan makanan Mereka makan bersama, .
"Diana sebentar lo sibuk ngak " ucap rara
"Ngak, memangnya kenapa?"
"Ngak apa2, sebentar gue sama dinda kerumah lo ya, soalnya udah lama kita ngak shoping bareng, " ucap rara
"Hmmm gimana ya "
__ADS_1
"Ayo pleasee " ucap rara memohon
"Hmm okke, tapi lo berdua ngak boleh bilang ke bokap gue kalau gue sering bolos, awas ya kalau lo bilangin gue tampol lo berdua " ucap diana panjang lebar
"Iya -iya siap komendan " ucap rara tersenyum
" din, lo kenapa dari tadi diam2 mulu, ada masalah? Kalau ada cerita2 dong," ucap rara melirik dinda yang hanya diam
" iya din, lo kenapa sih, " ucap diana
" lo berdua enak ya, punya orang tua yang sayang sama kalian, kalau gue, " ucap dinda dengan nada sedih
"Din lo ngak usah sedih kan ada kita yang nemanin lo, " ucap diana merangkul sahabatnya itu diikuti rara,
" iya dong din, kalau lo sedih gue juga ikutan sedih ," ucap rara dengan nada sedih
" makasih ya, lo berdua masih mau temanan sama gue, walaupun gue udah dibenci banyak orang, " ucap dinda
" iya din, kita tu sahabatan ngak baik kalau sahabat kita lagi sedih kita tinggalin, " ucap diana,
"Iya tuh, senyum dong sayang, " ucap rara, dinda pun tersenyum
" makasih banyak ra, diana, gue janji, gue akan selalu tersenyum " ucap dinda
" nah gitu dong " ucap diana memeluk dinda dan rara,
Ditempat lain seseorang yang melihat diana dan sahabat2nya yang begitu akrab dia merasa iri orang itu yang tak lain tania,
"Hiisss kenapa sih setiap rencana gue selalu saja gagal terus, " ucap tania dengan kesal
" tan, lo lagi ngliatin apa, " ucap temannya tania sambil mencari2 orang yang tania benci
" eh ros, ngak kok, yuk kekelas," ucap tania kepda temannya yang tak lain rosa
Tidak lama waktu pulang sekolah sudah tiba lonceng pun berbunyi semua siswa -siswa berlari menuju kelas untuk mengambil tas mereka dan pulang kerumah masing2,
BRUKK
__ADS_1
"heh lo punya mata ngak sih" ucap diana