Pacarku Playboy

Pacarku Playboy
Pacarku Playboy Part 17 dan 18


__ADS_3

#PacarkuPlayboy


#Part17


Dinda, rara, jesika merasa kesal karena aku terus menertawakan mereka.


" bisa ngak lo ngak usah ketawain kita," ucap rara


" haha maaf, habisnya muka lo lucu tahu," ucapku menahan tawa


" iihhhh dasar sahabat gila lo , ngak bisa buat kita bahagia sedikit malah ketawain kita," ucap dinda kesal.


" maaf..maaf, habisnya lo semua klau lagi marah2 muka lo kaya tikus got tahu " ucapku


" aduh sabar, sabar, " ucap dinda mengelus dadanya.


Mereka berempat bercanda riah tidak menyadari kalau ada orang yang menatap iri kearah mereka yah orang itu siapa lagi kalau bukan Tania.


" ihhh dasar cewek2 rese, gue harus buat perhitungan sama mereka." Ucapnya berjalan menghampiri


" heh,! " ucap tania memukul meja,


" idihhh nenek lampir, ngapain lo " ucap rara


" apa lo bilang,! Kalau ngomong tuh hati2 " ucap tania


" lo yang seharusnya hati2 dong, ngak liat nih kita lagi makan, sopan sedikit kenapa " ucap rara menatap tajam


" iyah nih nenek lampir datang2 langsung main kasar, emang lo pikir kita apaan" ucap jesika menatap tajam tania


" sorry yah tapi gue ngak ada urusan sama lo, tapi sama diana " ucap tania melirik kearahku

__ADS_1


" gue?" Ucapku menunjuk diriku


"Iya-iyalah, gue cuman mau ingatin lo , lo bisa ngak jauhin riski, lo tahu kan riski itu cowok gue, " ucap tania dengan rasa percaya diri


" hahaha, lo pikir gue bego yah, mau dekatin cowok playboy kaya dia, ngak akan, asal lo tahu yah, dia yang duluan dekatin gue " ucapku menatap tajam kearahnya


" ayok din, jes, ra, balik kekelas, gue malas liat nenek lampir " ucapku melangkah namun tangan gue ditahan sama tania.


Tania melayangkan tangannya ingin menamparku namun tiba2 riski datang bersama teman2nya.


Riski langsung memegang tanganya


" jangan main kasar sama cewek gue, " ucap riski


" hah? " ucap semuanya merasa heran,aku sendirikget


" apa? Ngak salah dengar " ucap tania


" iya gue pacarnya, awas yah kalau lo ulangin lagi gue bakal buat hidup lo menderita " ucapnya lagi lagi2 aku kaget dengar ucapannya


#PacarkuPlayboy


" dan buat lo semua, kalau ada yang berani macam2 sama diana, gue bakal buat hidup lo menderita " ucap riski


"Riski lo tega sama gue, lo bukannya nolongin gue malah dia sih " ucap tania


" lo siapanya gue, pacar ngak, teman ngak, buat apa gue nolongin lo " ucap riski santai, tania yang mendengar ucapan riski merasa kesal dan pergi meninggalkan mereka.


" udah bubar, bubar " teriak kevin sahabatnya riski dan semua siswa2 bubar.


" hey lo ngapain ngomong seperti tadi, " ucapku

__ADS_1


" biasa aja kali, bukannya bersyukur gue nolongin atau minta makasih eeh malah ngomel " ucap riski


" Gue ngak butuh bantuan lo tadi " ucapku melipat tangan.


" beruntung gue baik hati, bukannya bersyukur gue udah nolongin lo dua kali," ucap riski lagi2 santai


" dasar cowok nyebelin, gue nyesal kenalan sama lo " ucapku


" awas jatuh cinta, dan awas saja gue pastiin nyesal pasti berujung jatuh cinta sama gue lo h" ucapnya lagi2 senyum ,dan pergi meninggalkan kami.


" idihh amit2 gue jatuh cinta sama cowok playboy kaya lo" ucapku


" cieciecie, ada yang marah2, alias benci tapi cinta " ucap jesika mengejek


" apaan sih lo, ngak jelas tau " ucapku kesal


" itu muka lo udah memerah kaya tomat, haha " ucap jesika lagi,


" apaan sih jes, ngak bisa liat gue senang dikit aja " ucapku kesal


" ngak bisa, gue senang kalau lo kesal kaya gini, muka lo lucu kalau ditatap terus, apa lagi sama riski," ucap jesika


" JESIKA, ... bisa ngak, lo jangan nyebut namanya dia, " ucapku dengan keras


" Woyy, bisa ngak lo jangan teriak2 dong , bisa2 gue tuli " ucap rara menutup kedua telingannya


" bodoh amat, wleee " ucap menjulurkan lidahku dan pergi dari situ


"Ihhhh awas lo," ucap rara mengejarku dinda, jesika yang melihat kami kejar-kejaran mereka berdua tertawa riang.


Setelah itu kami pun menuju kelas, .

__ADS_1


Jam pelajaran pun dimulai suasana menjadi hening didalam kelas.


Waktu terus berputar dan akhirnya bel pun berbunyi tanda belajar telah selesai kami pun pulang kerumah...


__ADS_2