Pacarku Playboy

Pacarku Playboy
Pacarku Playboy Part 23 dan 24


__ADS_3

#PacarkuPlayboy


#Part23


"Oh. Yah, dan lo. Pikir gue bakal. Diam. Kalau lo nyakitin gue gitu?!" ucapku menatap tajam kearahnya,


" dan satu hal. Lagi, awas yah kalau lo nyakitin. Dinda, lo. Akan urusan sama gue" ucapku. Lagi2 tegas,


" gays cabut," ucapnya. Dan kembli kekelas.


***


"Hai jes,ra,din" ucapku menyambut kedatangan mereka,


" tumben , lo. Nungguin. Kita. Disini" ucap jesika. Dengan muka. Cuek


" iya jes, " ucap. Rara


" lo masi marah sama gue? Ucapku


" soal apa?" ucap mereka


" soal tadi pagi, " ucapku


" hahahahha diana,, diana.., buat apa kita mrahin lo, " ucap rara


" hmm. Mksi yah, lo ngak mrah sama. Gue," ucapku memeluk mereka,


Dan kamipun menuju kelas,


***


" woi gue ada berita baru nih, " ucap siswa lain


" apaan ," ucap. Yang lain


" hari ini kita ngak belajar karena besok kita akan kemping di luar " ucap. Siswa itu.


" hah, yang benar aja kita. Kemping" ucap dinda


" mungkin. Benar " ucapku,


( lanjutan)


Dikelas Diana bersama teman2nya masih membahas tentang kemping yang. Akan di. Laksanakan. Pada besok.


" Selamat pagi anak2 " ucap salah satu guru mereka yaitu ibu nina wali kelas mereka.


" pagi bu" ucap mereka kompak


" ada berita baru untuk kalian, hari ini pelajaran tidak berjalan karena kami. Guru2 sibuk rapat , dan menurut rapat hari. Ini kalian. Akan kemping di desa Sinai , hanya itu saja yang dapat ibu sampaikan, kalian pulng kerumah dan siapkan peralatan klian, besok ketemu disekolah jam 7:00 , jangan sampai. Terlambat, ." ucap bu nina dan kembli keruang guru, .


" horeee, besok kemping, gue. Senang bngat," ucap. Salah satu siswa


" gue juga, " ucap yang lainnya,


Digerbang sekolah, diana dan teman2nya berdiri menunggu jemputan,.

__ADS_1


" gays nanti kalau sampai rumah kita bagi tugas biar. Ngak ribetkan" ucap jesika


" iya gue setuju" ucap. Yang lainnya.


Dan tiba2 Tania datang dan Mendorong Dinda, untung saja. Diana menolongnya terlebih dahulu,.


" woi lo kalau jalan tuh , hati2. Dong," ucap diana kesal


" iya dong, ngak liat kita berdri disini" ucap rara


" hahaha , hmmmm sorry yah gue. Ngak liat," ucap tania sengaja


" dasar lo yah, mau cari gara2 sama kita" ucap jesika


" kalau iya. Kenapa," ucap tania sombong


" Sebebarnya lo punya masalah apa. Sama kita, " ucap rara


" masalah gue sama. Lo. Itu. Banyak, dan. Asal lo semua tau, gue ngak akan biarin lo semua belain dinda," ucap tania


" oh yah, dan lo pikir kita bakal. Diam kalau lo nyakitin dinda, itu ngak akan ," ucapku menatap tajam.


" hhmm, oh begitu ? Semoga berhasil," ucap tania tersenyum licik,


" dan. Lo juga semoga lo berhasil ," ucapku tersenyum licik.


" dasar manusia iblis, selalu saja gngguin gue sama. Teman2. Gue, gue harap gue bisa lindungungin teman2 gue dari iblis itu," ucapku dlam. Hati


" woi, lo kok ngelamun, itu supirnya udah datang," ucap. Dinda


Dan. Kami pun menuju rumah.


Dirumah kedua orangtuaku belum pulang dari kantor.


#PacarkuPlayboy


#Part24


" dinda lo bawa snekt, sama minuman, " ucapku membagi tugas.


" gue bawa tikar,"


" jesika. Lo bawa tenda,"


" rara. Lo bawa peralatan lainnya,


" terus pakain kita. Gimana dong" ucap dinda


" cuman bawa pakian berapa aja kok, kan kita kemping cuman tiga hari, ngak lebih," ucapku


" eeh tunggu, balum bilang ke nyokap lo sama bokap lo kan, " ucap dinda


" iya itu nanti malam gue omongin sama bunda dan ayah, " ucapku


"Oke, ra, temanin gue ke supermarket ," ucap dinda


" ngapain," ucap rara

__ADS_1


" mau beli sneklah masa mau main " ucap dinda kesal


" hmm yaudah , " ucap rara


" gue. Ikut," ucapku


" hei terus gue gimana , masa gue tnggal, gue ikut juga," ucap jesika


Kami menuju supermarket buat beli snek


" gays beli ini, empat," ucapku


Mengambil empat bunkus roti


" ini juga , " ucap dinda,


Kami semua sibuk memilih makanan ringan yang akan kami bawa,


" gays udah cukup, bayar dulu," ucap jesika


" maaf mba ini semuannya berapa," ucapku


" semuanya lima ratus ribu mba, " ucap asisten itu


Aku mengambil uang untuk bayar tapi, dompet aku ketinggalan,


" lo kenapa," ucap jesika


" jes, dompet gue ketinggalan," ucapku


" aduh terus gimana nih, " ucap jesika


" Din,ra, lo yang bayar yah, dompet gue ketinggalan dirumah,, abisnya tadi buru2 " ucapku


" loh gimana sih,,gue juga lupa bawa dompet, " ucap rara,


" sama gue juga, " ucap. Dinda


" yah, terus gimana dong," ucapku


" maaf mba, mau bayar ngak sih," ucap pelayan itu


" hmm mau bayar tapi dompet kita. Ketinggalan dirumah , gimana kalau sebentar baru kita bayar gimana," ucapku


" maaf yah, ngak bisa" ucap. Pelayan itu


" aduhh gimana nih, " ucap aku


" hmm gini aja, lo berdua pulang ambil dompet gue, diatas lemari ," ucapku memberikan kunci mobil kepada jesika dan rara


Setlah mereka berdua pergi riski datang menghampiriku


" hai, diana, dinda," ucapnya


" hai juga," ucapku cuek


" hmmm lo berdua ngapain berdiri disini, " ucapnya

__ADS_1


" terserah kita mau berdiri dimna, " ucapku


__ADS_2