
#PacarkuPlayboy
#Part23
"Oh. Yah, dan lo. Pikir gue bakal. Diam. Kalau lo nyakitin gue gitu?!" ucapku menatap tajam kearahnya,
" dan satu hal. Lagi, awas yah kalau lo nyakitin. Dinda, lo. Akan urusan sama gue" ucapku. Lagi2 tegas,
" gays cabut," ucapnya. Dan kembli kekelas.
***
"Hai jes,ra,din" ucapku menyambut kedatangan mereka,
" tumben , lo. Nungguin. Kita. Disini" ucap jesika. Dengan muka. Cuek
" iya jes, " ucap. Rara
" lo masi marah sama gue? Ucapku
" soal apa?" ucap mereka
" soal tadi pagi, " ucapku
" hahahahha diana,, diana.., buat apa kita mrahin lo, " ucap rara
" hmm. Mksi yah, lo ngak mrah sama. Gue," ucapku memeluk mereka,
Dan kamipun menuju kelas,
***
" woi gue ada berita baru nih, " ucap siswa lain
" apaan ," ucap. Yang lain
" hari ini kita ngak belajar karena besok kita akan kemping di luar " ucap. Siswa itu.
" hah, yang benar aja kita. Kemping" ucap dinda
" mungkin. Benar " ucapku,
( lanjutan)
Dikelas Diana bersama teman2nya masih membahas tentang kemping yang. Akan di. Laksanakan. Pada besok.
" Selamat pagi anak2 " ucap salah satu guru mereka yaitu ibu nina wali kelas mereka.
" pagi bu" ucap mereka kompak
" ada berita baru untuk kalian, hari ini pelajaran tidak berjalan karena kami. Guru2 sibuk rapat , dan menurut rapat hari. Ini kalian. Akan kemping di desa Sinai , hanya itu saja yang dapat ibu sampaikan, kalian pulng kerumah dan siapkan peralatan klian, besok ketemu disekolah jam 7:00 , jangan sampai. Terlambat, ." ucap bu nina dan kembli keruang guru, .
" horeee, besok kemping, gue. Senang bngat," ucap. Salah satu siswa
" gue juga, " ucap yang lainnya,
Digerbang sekolah, diana dan teman2nya berdiri menunggu jemputan,.
__ADS_1
" gays nanti kalau sampai rumah kita bagi tugas biar. Ngak ribetkan" ucap jesika
" iya gue setuju" ucap. Yang lainnya.
Dan tiba2 Tania datang dan Mendorong Dinda, untung saja. Diana menolongnya terlebih dahulu,.
" woi lo kalau jalan tuh , hati2. Dong," ucap diana kesal
" iya dong, ngak liat kita berdri disini" ucap rara
" hahaha , hmmmm sorry yah gue. Ngak liat," ucap tania sengaja
" dasar lo yah, mau cari gara2 sama kita" ucap jesika
" kalau iya. Kenapa," ucap tania sombong
" Sebebarnya lo punya masalah apa. Sama kita, " ucap rara
" masalah gue sama. Lo. Itu. Banyak, dan. Asal lo semua tau, gue ngak akan biarin lo semua belain dinda," ucap tania
" oh yah, dan lo pikir kita bakal. Diam kalau lo nyakitin dinda, itu ngak akan ," ucapku menatap tajam.
" hhmm, oh begitu ? Semoga berhasil," ucap tania tersenyum licik,
" dan. Lo juga semoga lo berhasil ," ucapku tersenyum licik.
" dasar manusia iblis, selalu saja gngguin gue sama. Teman2. Gue, gue harap gue bisa lindungungin teman2 gue dari iblis itu," ucapku dlam. Hati
" woi, lo kok ngelamun, itu supirnya udah datang," ucap. Dinda
Dan. Kami pun menuju rumah.
Dirumah kedua orangtuaku belum pulang dari kantor.
#PacarkuPlayboy
#Part24
" dinda lo bawa snekt, sama minuman, " ucapku membagi tugas.
" gue bawa tikar,"
" jesika. Lo bawa tenda,"
" rara. Lo bawa peralatan lainnya,
" terus pakain kita. Gimana dong" ucap dinda
" cuman bawa pakian berapa aja kok, kan kita kemping cuman tiga hari, ngak lebih," ucapku
" eeh tunggu, balum bilang ke nyokap lo sama bokap lo kan, " ucap dinda
" iya itu nanti malam gue omongin sama bunda dan ayah, " ucapku
"Oke, ra, temanin gue ke supermarket ," ucap dinda
" ngapain," ucap rara
__ADS_1
" mau beli sneklah masa mau main " ucap dinda kesal
" hmm yaudah , " ucap rara
" gue. Ikut," ucapku
" hei terus gue gimana , masa gue tnggal, gue ikut juga," ucap jesika
Kami menuju supermarket buat beli snek
" gays beli ini, empat," ucapku
Mengambil empat bunkus roti
" ini juga , " ucap dinda,
Kami semua sibuk memilih makanan ringan yang akan kami bawa,
" gays udah cukup, bayar dulu," ucap jesika
" maaf mba ini semuannya berapa," ucapku
" semuanya lima ratus ribu mba, " ucap asisten itu
Aku mengambil uang untuk bayar tapi, dompet aku ketinggalan,
" lo kenapa," ucap jesika
" jes, dompet gue ketinggalan," ucapku
" aduh terus gimana nih, " ucap jesika
" Din,ra, lo yang bayar yah, dompet gue ketinggalan dirumah,, abisnya tadi buru2 " ucapku
" loh gimana sih,,gue juga lupa bawa dompet, " ucap rara,
" sama gue juga, " ucap. Dinda
" yah, terus gimana dong," ucapku
" maaf mba, mau bayar ngak sih," ucap pelayan itu
" hmm mau bayar tapi dompet kita. Ketinggalan dirumah , gimana kalau sebentar baru kita bayar gimana," ucapku
" maaf yah, ngak bisa" ucap. Pelayan itu
" aduhh gimana nih, " ucap aku
" hmm gini aja, lo berdua pulang ambil dompet gue, diatas lemari ," ucapku memberikan kunci mobil kepada jesika dan rara
Setlah mereka berdua pergi riski datang menghampiriku
" hai, diana, dinda," ucapnya
" hai juga," ucapku cuek
" hmmm lo berdua ngapain berdiri disini, " ucapnya
__ADS_1
" terserah kita mau berdiri dimna, " ucapku