Pacarku Playboy

Pacarku Playboy
Pacarku Playboy Part 09 dan Part 10


__ADS_3

#PacarkuPlayboy


#Part09


Tiba2 PRANGKK


riski memukul meja tersebut ,


" Bangun lo, ini tempat gue , " ucap riski


"Lo lia ngak gue lagi makan, sopan sedikit kenapa? " ucap diana


" bodoh amat, terserah gue dong "ucap riski malas pusing


"Jadi cowo kok kasar bangat," ucap rara


" udah2, mendingan lo semua pindah tempat, gue lapar mau makan " ucap riski duduk disamping diana mumpung kursi itu kosong,.


"Enak aja lo ngusir2 kita, ini rasain lo " ucap diana dan menumpahkan jusnya tepat kebaju riski


" hey cewek rese," teriak riski kesal, diana tak menghiraukannya dan pergi meninggalkan riski dan kwn2nya


"Sayang kok badan kamu basah " ucap seorang cewek yang tak lain tania pcarnya riski,


"Sayang,? Gue pacarnya riski,dan lo siapanya riski, seenaknya lo manggil dia sayang " ucap seseorang cewek yang tak lain Febi pacarnya riski


"Hey lo jangan ngaku2, gue pacarnya RISKI SYAPUTRA, paham kagak " ucap tania dengan keras,


" enak aja lo, lo pasti ngaku2 kan udah lo ngaku aja" ucap febi


" gue pacarnya, lo jangan2 ngaku2 deh " ucap tania tak mau kalah juga


" gue bukan lo " ucap febi


" hey lo berdua berisik tau ngak " ucap riski dan bngkit pergi namun ditahan oleh tania


" riski, lo mau kemana sih, " ucap tania manja


" bukan urusan lo, ingat yah, gue ngak ada hubungan2 apa2 sama lo, " ucap riski semua orang yang masih di kantin tertawa, membuat tania malu dan pergi dari situ,


" enak aja dia ngaku2 pcar kamu, iyakan sayang " ucap febi hendak memegang tangan riski namun ditepis oleh riski,

__ADS_1


" ngak usah pegang2 juga kali, dan buat lo febi, gue ngak pernah pcran sama lo, jadi lo ngak usah gangguin gue, " ucap riski meninggalkan febi .


" riski, riski lo tega sama gue " ucap febi hampir saja air matanya keluar namun ditahan


" ngak,ngak gue ngak boleh menangis disini, " ucap febi menguatkan diri.


***


"Gays dikantin pada heboh " ucap rara


" kenapa emang?" Ucap diana


" itu cewek2nya riski berantem " ucap rara


#PacarkuPlayboy


#Part10


"Gays di kantin pada heboh tu " ucap rara


" emangnya kenapa " ucapku


" emangnya cewek2nya banyak " ucapku


" aduh lo gimana sih, riski itu kan ganteng, populer lagi disekolah ini yah, wajarlah banyak cewek2 yang suka sama dia, malah sampai jadian, tapi riski playboy bangat suka gonta -ganti pacar mulu, " ucap dinda


" ya ampun, filing gue nih yah semua cowok tu sama,." Ucap jesika


Setelah beberapa jam akhirnya bel berbunyi seluruh siswi -siswa mengambil tasnya masing2 dan pulang kerumah,.


" Dinda, gue sama jesika ngantarin lo, abis itu gue mau ngomong sama nyokap tiri lo " ucapku


" ngak usah dia, gue bisa kok pulang sndiri " ucap dinda


" kalau gue blang ngak mau," ucapku


" ra ikut sama kalian aja " ucap rara


Diperjalanan mengantar dinda kami sudah merencanakan semuannya.


" gays gue punya ide, " ucap jesika

__ADS_1


" apaan " ucapku menatap kearah jesika


" gini kita ngomong sama nyokapnya biar dinda tinggal bareng sama kita, gimana " ucap jesika


" ide bagus, lagian bokapnya dinda udah meninggal, " ucap rara


" itu dia gue ngak mau sahabat gue terus2 dihina kaya gitu " ucapku


" lo semua apa-apaan sih, gue ngak apa2 kok, gue udah biasa semenjak nyokap,bokap, gue ngak ada " ucap dinda senyum paksa pdahal hatinya hancur.


"Udah deh lo ngak usa takut, gue, rara, jesika pasti bantuin lo,"ucapku sambil mengusap bahunya dinda biar dia ngak sedih


***


" udah sampai, dinda kamar lo dimana biar gue bantuin kemas2 pakain lo, dan lo berdua jaga dipintu, " ucapku


" iya, iya cepatan " ucap jesika


Saat itu tania belum pulang karena masih pacaran sama om2 dijalanan, di perjalanan tadi gue ngak sengaja ngeliat tania mesraan sama om2.


" gays itukan tania, saudara tiri lo " ucapku


" iya, ngapain yah sama om2 " ucap rara


" tania emang begitu, kalau cintanya ditolak sama cowok ganteng yah, pasti mau sama om2 " ucap dinda


" gitu?" Ucapku dinda pun mengangguk .


Diperjalanan kami terus membahas tania dan akhirnya sampai juga.


***


Rumah dinda mewah tapi kamarnya dibelakang padahal itu rumahnya sendri tapi ibu tirinya kejam.


Semenjak kematian ayahnya dinda bukan lagi cewek ceria tapi kadang murung,sedih mungkin banyak masalah dan luka yang dia simpan, akhirnya dia terbuka sama kami, dan kami terus membantunya.


***


Dinda ini pakian lo udah beres," ucapku mengangkat koper yang sudah terisi penuh.dan membawanya keluar.


" ayok let's go," ucap jesika

__ADS_1


__ADS_2