Pacarku Playboy

Pacarku Playboy
Pacarku Playboy Part 11 dan 12


__ADS_3

#PacarkuPlayboy


#Part11


Hari ini hari senin, hari yang sangat membosankan, gue sekarang sudah tinggal bersama teman2ku di rumah karena nyokap/bokap gue masih urusan diluar negeri, . Ngak tahu sampai kapan mereka pulang.


" udah pagi belum bangun juga " ucapku


" aaahhaah? Gue ngerjain mereka aja " ucapku sambil memikirkan sesuatu untuk mengerjain mereka bertiga.


" KEBAKARAN, ........ TOLONG...KEBAKARAN," aku teriak seakan2 kebakaran, .


" hah? Kebakaran, dinda,rara bangun," ucap jesika


" dimana hanpon gue, mama tolongin aku " ucap rara dengan mata yang masih tertutup.


" mana air, tolong padamkan apinya " ucap dinda berlari menuju kamar mandi dan mengmbil air.


" hahahaha akhirnya rencana gue berhasil " ucapku tertawa


Dinda yang melihat aku tertawa menatap heran kearahku.


" loh,kok diam, bukannya bantuin padamkan apinya malah bengong " ucapnya bingung.


" hahaha, mana ngak kebakaran kok, lo mimpi kali " ucapku menahan tawa


" jes, ra, kayanya kita dikerjain nih sama diana," ucap dinda


" iya dinda, masa ada kebakaran,udah pasti diana ngerjain kita " ucap rara


" dasar adek laknat " ucap jesika melemparkan botol kearah ku


" aaaahhh ka jesika gue minta maaf " ucapku berlari menuju kamar mandi.

__ADS_1


" dasar sahabat gila , gue pikir betulan, aaahh hampir saja gue pingsan" ucap dinda.


Setelah aku bersiap aku menuju meja makan, .


" bi, jesika,rara,dinda kemana yah " ucapku menyantap depotong roti berlapis keju


" udah jalan non " ucap bi siti


" hah? Yang benar aja bi, masa gue ditinggalin " ucapku sedikit kaget


" iya non," ucap bi siti , dengan mata berbinar sudah jelas bibi ngak pernah berbohong, akupun berlari keluar.


" aduhh ko mereka tega bangat ninggalin gue sih, gue naik apa coba, masa mau naik angkot,.. udah mau telat juga , aduh gimana nih, " ucapku kesal.


" mampus lo adek laknat rasain, makanya sapa suruh ngerjain kita " ucap jesika tersenyum puas abis ngerjain diana.


#PacarkuPlayboy


#Part12


" iya, iya, nih kuncinya lo nyetir tangan gue sakit , " ucap jesika memberikan kunci kepada dinda,


" tapi, gue ngak bisa nyetir, nanti kalau misalkan kita kenapa2 gimana?" Ucap dinda


" nah , terus siapa dong yang nyetir, " ucap jesika


" makanya ngak usah ngerjain balik diana dong , kan jadinya gini," ucap dinda kesal


" ra, lo kok diam, bantuin kek, ngapain kek, " ucap jesika kesal


" habisnya gue mau ngapain coba, gue juga ngak bisa nyetir, " ucap rara


" yah terus gimana dong, masa mau naik angkot" ucap jesika

__ADS_1


" iya-iyalah naik angkot dari pada telat, bisa2 kita dihukum tau." Ucap dinda


" yaudah deh, " ucap jesika ,rara.


Akhirnya mereka bertiga naik angkot .


" gara2 lo sih, jadinya ginikan " ucap rara melirik jesika


" kok, gue sih yang salah, lo berdua juga ikutan2 " ucal jesika tak mau kalah


" udah2 lo berdua kenapa sih berantem, ini diatas angkot bisa diam ngak sih " ucap dinda kesal dengan jesika dan rara,.


***


"Aduh angkot mana sih, kok ngak ada " ucap diana.


Tiba2 ada seseorang yang menghentikan mobilnya didepannya.


" hey lo ngapain berdiri disitu , sini naik," ucap orang itu


" apaan sih itu orang, ngak jelas " ucap diana dalam hatinya dengan cuek diana tidak menghiraukan panggilan itu.


" itu cewek cuek bangat, orang gue mau bantuin doang kok " ucap laki2 dan turun daru mobilnya menuju diana.


" hey, lo siswi Sma nusa bangsa kan? " ucap orang itu


" iya, emang ada urusan sama lo " ucap diana sama sekali tidak menatapnya


" ngak juga, tapi lo mau kesekolah jugakan?" Ucap orang itu


" ngak liat, gue pake pakian apaan, yah iya-iyalah kesekolah masa ke mall " lagi2 ucapan diana tetap menatap kedepan.


" biasa aja kali, nih sama gue, gue juga mau kesekolah, " ucap laki2 itu menarik tangan diana

__ADS_1


" ngak usah pegang-pegangan juga kali, lo siapa,? Teman bukan, kenalan aja ngak pernah" ucap diana masih cuek


" eeh , oia kenalin gue riski syaputra,."


__ADS_2