
XVII. MENGGAPAI MIMPI
Kini irma sudah menjadi seorang istri
bagi keluarga kecil irma,Namun irma tetap bekerja sebagai Guru,Irma tidak akan
meninggalkan pekerjaan mulia ini. Tidak hanya puas dengan ilmu yang didapat
selagi SLTA dulu, Irma memiliki mimpi yang belum terwujud,suatu saat irma
pernah bermimpi jika sudah memiliki uang sendiri irma mau kuliah.karena irma
tidak mau merepotkan orang tua terus.Irma katakan hal itu pada suami dan suami
mendukung hal tersebut. Saatnya Tiba liburan sekolah Irma mendatangi dinas
pendidikan untuk menanyakan pendaftaran kuliah di universitas terbuka milik
pemerintah, Rupanya pendaftaran tinggal seminggu lagi waktunya di tutup. Ke
esokan harinya irma pun datang lagi,tanpa berlama –lama irma siapkan semua
berkas untuk mendaftar. Alhamdulilah irma di terima.Saat melewati depan sekolah
irma dulu,perasaan yang tersimpan rapi di dalam hati muncul kembali teringat
sosok pria berjaket hitan yang sudah mengisi hari-hari indahnya waktu itu,namun
irma coba menepis semuanya karena beda kehidupan saat ini,irma sudah
berkeluarga.Saat melints terbayang semua aktivitas yang pernah irma jalani
selama tinggal di kota ini,Dimana saat pertama melangkahkan kaki masuk gerbang sekolah,pertama
__ADS_1
kali jumpa dengan sosok pemuda berjaket hitam,pemuda itu tidak lain adalah Awan.Dalam
lamunan irma setelah jauh meninggalkan area sekolah,irma di tegur oleh suami
irma”ada apa.....?”sepertinya sedang ada yang kamu pikirkan
dek....?tanyanya,irma seraya menggeleng kan kepala tanda tidak
jawabannya,jangan seperti itu tidak baik dek.....ayo katakan ya,jangan di
pendam dalam hati.Irma menoleh kepandangannya namun tidak menjawab
apa-apa,kemudian di bertanya kembali”,dek ......ayo katakan...” sepertinya dia
tidak percaya dengan jawaban tadi,dia curiga kalo irma menutupi atau
menyimpan sesuatu yang di
sembunyikan.Sebenarnya irma tadi akan menjawab iya,namun dalam hati irma pun
menanggapi pertanyaan yang di tujukan padanya.Irma mulai menceritakan apa yang
ada dalam benak hatinya,dengan senyum manis pula dan pandangan yang lembut,dia
pun berkata,itukan masa lalu dek....semua orang punya cerita masa lalu,biarkan
yang lalu berlalu dengan sendirinya,sekarang kita berada pada masa depan ,masa
yang kita persiapkan untuk kehidupan mendatang,itu yang terpenting yang harus
di perjuangkan.Irma hanya terdiam sambil memandangi pemandangan kanan kiri
jalan.
__ADS_1
Kata pun irma buka setengah jendela
,dengan angin sepoi-sepoy yang masuk dari jendela sebelah kiri irma, dan di sepertengah perjalanan irma pun bena-benar
mengantuk,di tambah semilirnya angin yang menambah mata ini makin kuat untuk
terpejam.Dia mengetahui kalo wanita yang berada di sampingnya tampak lelah dan
mengantuk,Dengan mengendarai mobil ,tangan nya memberi isarat atau bisa dikatan
kode sambil menambil boneka pooh untuk di jadikan bantal,dia mempersilahkan
irma untuk berbaring di atas bantal pas di atas paha kirinya.Irma pun tertidur dengan iringan belaian manja.Tak sadar,irma
terbangun saat mobil sudah terpakir di depan rumah,Dengan kecupan di kening
irma akhirnya irma terbangun, irma lansung duduk dan berkata”alhamdulilah dah
sampai rumah bang”.Iya sudah sejam yang lalu kita sampai sayang....apa jawab
irma kembali kenapa tidak di bangunkan bang.....?,:iya sudah sejam yang
lalu,Abang biarkan adek tertidur,gak tega kalo abang bangunkan.Dia keluar pintu
dan menggandeng tangan irma turun dari mobil menuju pintu rumah.sesampainya
irma di rumah,irma rebahkan kembali badan yang terasa letih ini di atas
pembaringan,irma tersenyum sambil mata tertuju pada dinding yang ada terpampang
potonya,Irma pandangi terus sambil berkata dengan nada lirih,Tuhan terimakasi.....atas
kelancaran langkah kaki ini melangkah hari,Ku gapai mimpi ku yang pernah jadi
__ADS_1
harapan ku dari masa kecil irma dulu.