
Malam itu terdengar nada suara pesan masuk di ponsel ku,pesan ini masuk di messenger ku,ada tanda kotak emas di layar ponselku merupakan ada pesan uang belum di buka.
aku penasaran dengan isi kotak pesan ku,ku buka pesan itu berisi lembar undangan,awalnya kurang jelas untuk aku baca,setelah ku lihat dari siapa pengirimnya maka ku pinta kembali untuk mengirim ulang.
pengirimnya adalah kakak Awan,di undangan kini jelas terlihat kapan acara nya dan di mana letak denah acara tersebut.jujur aku memang belum pernah datang ke rumah kakaknya,yang ku tahu dulu tinggal di kota uang sama dengan awan.
setelah undangan itu ku baca,ada pesan masuk lagi dari pengirim yang sama
"assalamualaikum... maaf kami mengundang hanya lewat pesan ini dek"di mohon kehadiran nya ya...
aku pun langsung membalasnya.
"waalaikum salam...ya insyaallah kak Adek hadir"
"terimakasih ya" SMS masuk berikut nya.
ya sama sama ku balas kembali.
waktu acara itu hanya tinggal tiga hari lagi, sebenarnya segan sekali jika aku tidak hadir namun jika ku hadir,rasa kaki ini tak sanggup melangkah ke sana, kumpul bersama,Senda gurau bersama dan pastinya makan bersama pula Dengan keluarga yang dulu pernah terjadi.
ke esok an hari nya, saat jam istirahat di sekolah berlangsung saat itu aku sedang berjalan menuju kantor,di sepertiga jalan ponselku di saku baju Pemba ku berdering,ini berarti ada panggilan masuk.
ku ambil ponselku dan ku angkat,ku berhenti kan langkah ku dan duduk sejenak di pendopo di halaman sekolah ku.
ku lihat panggilan dari awan.
"hallo... assalamualaikum....Adek..."
ku jawab waalaikum salam.
dek maaf mengganggu waktu nya sebentar ya..
iya kak silahkan jawab ku ...
dek .. bentar lagi ponakan ku akan ada acara syukuran berhitan..
kalo bisa dan ada waktu datanglah ya dek.
__ADS_1
sebenarnya kak Adek memang di undang kok.
tapi gimana Adek bisa datang kak....
dek jangan hiraukan kakak ya..
yang mengundangkan keluarga kakak...
berarti Adek datang mutlak memenuhi undangan mereka kan.....
kalo bisa ya datang dek tapi kalo tidak pun jangan di paksakan ya.....
aku hanya terdiam mendengar kabarnya Lewa t handphone.
"jadi gimana dek...'?awan bertanya tentang tanggapan acara itu.
ya kak insyaallah Adek datang.
udah dulu ya dek kakak mau kerja....
awan menutup telponnya.
saat nya tiba,ku beranikan langkah ku menuju tempat undangan,sepulang sekolah setelah solat duhur,aku bergegas untuk berangkat, karena jaraknya lumayan jauh,aku takut kesorean pulang balik ke rumah.
ku kenakan baju muslim batik berwarna terang keorenan, dan ku kenakan baju pelapis yaitu jaket Levis biru ku,dengan mengendarai sepeda motor aku pun berangkat.
sesampainya di area pertokoan ku parkir kan motor ku sejenak,aku berniat membeli sesuatu untuk yang sedang berkutat sebagai buah tangan ku.
ku pilih pilih hadiah yang cocok,ku ambil kaos sarung ukuran kecil sebagai kadonya.
setelah kado di bungkus aku pun segera melanjutkan perjalannanku.terdwngar ponsel ku berdering berulang ulang,aku pun menghentikan motor ku,ku lihat banyak SMS masuk dan panggilan tidak terjawab.
ku angkat ponselku ...
halo dek.....apa Adek jadi ke mari dek..??
hari sudah sore..mendung lagi.
__ADS_1
kakak kawatir dek..
suara itu yang terdengar saat ku angkat telpon ku.
ya kak jawab ku Adek lagi di jalan sebentar lagi sampai ko,tunggu aja ya...
dengan menambah kecepatan jarak tempuh motor ku akhirnya aku sampai di kota tersebut.
namun aku berhenti di warung dekat lapangan bola yang tidak jauh dari rumahnya
aku memesan segelas jus, sebenarnya bukan karena aku harus sih...tapi karena untuk menghilangkan sedikit gugup.
di warung ini mendadak bergetar kaki ku untuk melanjutkan menuju tempat acara,lalu setelah di rasakan agak sedikit tenang,ku lanjutkan perjalanan ku, saat sampai di gang alamat tempat tinggal kakak yang sedang acara,namun motor ku berlalu begitu saja tidak belok ke gang tersebut dan aku pun mutar ke area lapangan tadi, berhenti sejenak di bawah pohon, seperti aku memang benar gak sanggup Hadir di acara tersebut,aku berencana untuk pulang lagi,namun ponselku berdering kembali,
saat ku angkat,awan menanyakan di mana posisi ku saat ini,aku tak bisa bohong dan mengelak dari kenyataan ini,jujur ku katakan aku berada di area lapangan.lalu awan mengatakan akan menjemput ku,
Adek diam saja di tempat ya,kakak jemput ke gang.lalu aku pun kembali menuju gang tersebut.
dari kejauhan,tampak awan berdiri di gang dengan mengenakan baju batik berwarna biru dan celana hitam,
berdebar kencang dak Dig dug jantung ku, entah mengapa perasaan ku jadi begini, sampai lah aku di gang masuk.awan memberhentikan motor ku dan menyuruh ku pindah posisi dan dari gang tersebut awan yang membawa motor dan aku yang di bonceng.
saat masuk area acara,aku disambut meriah oleh kakak awan dan keluarga,mukaku mendadak merah merona,aku malu di tengah tengah mereka, setelah bersalaman dan memberikan kado ke ponakan yang berhitan,aku di pandu awan untuk duduk di kursi yang pas dengan posisi musik.
aku di suguhkan kan bermacam hidangan lekat,namun jujur aku bingung bukan karena banyak nya makanan namun aku bingung canggung ada di sini.
awan mengajak ku makan,saat ku ambil menu sepiring sate,awan menyuguhkan ku minum an dingin yang segar.
saat aku makan di temani awan,lirik mata keluarganya membuat ku merasa bersalah atas kejadian tempo dulu,awan menemani ku makan sambil ngobrol sedikit,aku pun masih banyak diam saat itu dan seperti mimpi saja kejadian ini.
setelah aku siap makan,awan mengajak ku untuk nyanyi,namun aku menolak nya,dan aku pun meminta balik agar awan yang nyanyi untuk ku.
akhir nya awan nya NYI sebuah lagu kemesraan untuk ku.
aku di ajak awan menemui ibu,awan rupanya telah menceritakan semua apa yang pernah terjadi antara kita dulu,ibu menanyakan sesuatu tentang ku dulu dan tentang ku sekarang, karena waktu sudah semakin sore aku pun pamit pulang
awan berjalan berdampingan dengan ku menuju parkiran motor,lalu awan mengambil motor ku dan menghidupkan kannya,aku pu pamit pada awan untuk langsung pulang.
__ADS_1
awan mengikuti ku dengan mengunakan sepeda motor merahnya, mengejar ku dan sejajar motor nya dengan ku,setelah kurang lebih dua kilo dari tempat acara,awan memberhentikan motor ku dan memintaku berhenti sejenak saja namun aku tak menghiraukannya,lalu awan memintaku untuk mengurangi kecepatan motor ku,aku pun menurunkan kecepatan ku,awan berkata dek sampai sini aja kakak bisa antar nya ya,Adek hati hati di jalan ya,lalu awan menggapai jari kanan ku saat itu,sebagai tanda perpisahan.