Pada Angin Kutitipkan Cinta

Pada Angin Kutitipkan Cinta
Episode 7


__ADS_3

BAHAGIA BERSAMA MU


 


Sayang,


rasa dan renungkan......


Begitu indah mata memandang


Rembulan malam menjelang


Hadirkan suasana menjadi terang....


Sayang kau yang kini telah datang


Mendekati ku  tanpa bosan


Terkadang aku bertanya apakah ini


suatu  impian


Berharap semua  ini kenyataan di masa depan


Jangan pernah kau berlalu....


Berlalu pergi meninggalkan cinta ku..


Tidak sanggup ku menyimpan rindu


Tanpa hadirmu


Tanpa..........


kasih mu   


Tanpa...........


ada kamu di sisiku....


 Ku tetap menunggu mu


Sayang...........


jangan pernah jauh dari ku lagi


BAB. VII.  SAKIT


      Kegiatan sekolah dan juga kegiatan eskul sekolah merupakan kegiatan yang


rutin dilakukan setiap hari kecuali hari libur, Terkadang dalam seminggu


sekali  tetap ada waktu untuk gotong


royong di sekolah.Selain itu juga kegiatan belajar kelompok menjadi kegitan


yang tidak mungkin di tinggalkan,semua ini terkadang membuat otak terasa penat


dan badan ini terasa letih.


     Rupanya perasaan ini terkadang sama di rasakan oleh kak awan dengan


begitu padatnya kegiatan yang dilakukannya dalam kesehariannya meski letih


dirasakannya namun tanpa harus meninggalkan pekerjaan yang mestinya di


kerjakan.


     Untuk menghilangkan kejenuhan atau penat nya hati keduanya, Kak awan


mengajak irma untuk  sekedar jalan –jalan


sore menikmati suasana sore hari di kota tersebut, terkadang sambil menikmati


jus kesukaan masing-masing di warung paporit kami di ujung lapangan hijau.


     Ada pun jus yang biasa irma pesan adalah jus pokat, jus ini selalu


menjadi minuman terpaporit dimanapun irma memesan minuman, sedangkan jus yang


sering di pesan oleh awan adalah jus tomat atau wortel namun tanpa di tambah


susu jadi hanya tambahan gula saja.


     Sambil menikmati jus di ujung jalan tersebut,irma dan Kak awan pun


sengaja sambil melihat pemandangan di lapan hijau tersebut,ada pun kegiatan


yang dilakukan orang banyak di sana adalah membawa anak-anak mereka untuk


bermain dengan menggunakan pasilitas modern yang di sediakan oleh pengusaha


yang menontrak di area lapangan tersebut.


     Rasa senang dan gembira dalam setiap


harinya  yang dilakukan irma dan kak awan


begitu berarti, untuk menghilangkan rasa jenuh yang mendera antara kita dengan


kesibukan kami masing- masing. Dengan menyempatkan jalan-jalan sore inilah


pengobat rasa capek yang di alami keduanya.


            Walau


di sempatkan nya waktu untuk berjalan-jalan agar hilang rasa lelah dan


sebagainya namun kalau tuhan memberikan cobaan sakit,siapapun tidak bisa


menolaknya,hal ini di rasakan oleh Irma.Pada suatu hari irma mengalami


gangguaan kesehatan, gangguan kesehatan ini sering irma rasakan dalam


kehidupannya menjadi anak kos, entah karena apa penyebabnya tidak lah tahu,


Pagi itu irma biasa berangkat sekolah tanpa merasakan apa-apa di tubuhnya,


hanya saja hari itu cuaca agak sedikit dingin dan mendung.


     Pada saat istirahat pertama di mulai, irma merasakan badan nya


kedinginan dan di tubuhnya muncul seperti benjolan-benjolan kecil, rasnya gatal


dan terasa agak panas namun apa bila di garuk terasa kesakitan,


     Ijah dan teman yang lain melaporkan hal ini kepada guru piket atas


kejadian yang irma rasakan, kemudian irma di bawa ke ruang uks,namun di sekolah


tersebut tidak ada obat yang membuatnya sembuh atau merasa nyaman ,Melihat


keresahan yang irma rasakan akhirnya guru piket tersebut menyarankan agar irma


di bawa pulang saja.


     Setelah di ijinkan pulang akhirnya irma menuju kelas untuk mengambil tas


yang tadi belum sempat di bawa ke ruang uks, dengan bergegas irma pun langsung


pulang tanpa memberi tahu kepada kak awan yang saat itu masih bertugas di ruang


toko tersebut.


     Rupanya kak awan mengetahui hal tersebut dari teman dekat irma yang


bernama udin, udin memberi tahu bahwa irma sakit dan diijinkan untuk pulang,


dengan rasa begitu kawatir Kak awan langsung lari menuju parkiran untuk


mengambil motor dan langsung menuju tempat kos.


     Sesampainya di kos Kak awan langsung mencari irma ke kos dengan panik


untuk mengetahui keadaan irma yang sebenarnya, saat itu irma sedang terbaring


kedinginan dan teman irma yang bernama mar sedang mengambil air panas untuk di


masukan ke sebuah botol, setelah botol tersebut di isi kemudian irma langsung


mengambilnya dan meletakan di bagian perut, karena begitu dingin yang dirasakan


makin terasa,mar kemudian mengambil kompor hok dan menghidupkannya dengan api


kecil agar suasana kamar ini menjadi hangat.


     Melihat kejadian yang dialami adeknya tersebut kemudian kak awan membuka


jaket yang di gunakannya ,dan memakaikannya ke badan irma yang dirasa sangat


dingin tersebut.Kak awan bertanya kepad adeknya,” dek kenapa ini terjadi


dek,adek makan apa tadi atau adek kenapa bisa jadi begini,Irma hanya bisa


menggelengkan kepala,jawab dek... kakak bingung sekali dan tak tega melihat

__ADS_1


adek kesakitan begini,


     Dalam kebingunan yang di rasa oleh kak awan, akhirnya awan mengajak irma


untuk berobat namun irma dipaksa berobat tidak mau,Kak.....”suara irma


memanggil kak awan , ya dek sayang ada apa bilang kakak dek, gimana...., Begini


kak bisa kah kakak antar adek pulang kampung siang ini juga. Jawab kakak “ya


dek akakak akan antar adek pulang,Tapi gimana dengan pekerjaan kakak nanti


masalah. Adek demi adek sayang semua apa pun akan kakak lakukan dan tinggalkan


semuanya sayang. Ayo kita pulang kalo itu yang membuat adek lebih baik.


     Kemudian kak awan membantu mar untuk mengemasi pakaian yang akan di bawa


pulang irma ke kampung,setelah selesai semua kemudian kak awan berpamitan


kepada bapak kos bahwasannya awan akan mengantar irma pulang dalam keadaan


sakit.


     Disepanjang jalan menuju kampung irma bersandar di bahu belakang dengan


memegang erat pinggang kak awan irma tak kuasa dengan rasa dingin dan sakit


yang dia rasakan,Irma hanya berpikiran kalo segera sampai dengan selamat.


     Sesampainya di kampung tempat irma tinggal, awan langsung mengantarkan


irma kerumah dan langsung irma menuju kamar, setelah di rumah irma ada yang


menemanin yaitu adek dan ayah irma,kemudian kak awan langsung berpamitan untuk


pulang karena waktu sudah siang dan pekerjaan yang di tinggal tadi di toko


harus diselesaikan siang ini juga.


     Sebenarnya kak awan tidak tega meninggalkan adeknya yang sedang sakit


dan lagi pula belum mendapat asupan obat yang harus di makan untuk meringankan


rasa sakitnya,tetapi apa lah daya karena tugas lah yang harus memisahkannya.


     Dengan hati sedih,irma berpamitan untuk kembali lagi ke kota dan kak


awan pun langsung mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi.


     Setelah satu minggu berlalu akhirnya alhamdullilah irma sudah sehat dan


dapat bersekolah seperti biasanya, Kak awan merasa senang sekali melihat adek


yang di sayanginya sudah sehat kembali.


            Kesehatan


memang tiada duanya namun manusia tidak ada yang mengetahui apabila tuhan


berkehendak lain,kita hanya bisa berusaha dan tuhanlah yang menentukan


segalanya.


            Hal


ini pun terjadi pada Awan,Awan mengalami kejadian yang sebenarnya tidak ada


yang tahu dan tidak seorang pun mengharapkannya.


 Minggu siang irma tidak berada di kos, irma


pada hari sabtunya berpamitan pada kak awan untuk pulang kekampung karena ada


acara keluarga.Tetapi siang minggu tersebut perasaan irma tidak enak seperti


biasanya, ada rasa kawatir yang begitu kuat terhadap kak awan yang berada jauh


dari nya, sepertinya terbayang terus wajahnya namun perasaan irma seperti orang


yang sedang sedih.


     Biasanya irma pulang kembali ke sekolah pada senin pagi setelah solat


subuh, namun pada sore itu irma telah mengemasi pakayan dan oleh-oleh nya untuk


di bawa ke kos, rasanya memang terasa makin menyikasa di hati irma teringat


terus sosok kak awan, irma merasa kalau sesuatu terjadi dengan kakak yang di


     Akhirnya irma pun minta di antar ke kecamatan oleh oyahnya, di kecamatan


tersebut irma menunggu mobil untuk berangkat menuju ke kabupaten, setelah


menunggu lebih kurang sepuluh menit, kemudian irma mendapati mobil yang arahnya


memang sesuai dengan tujuannya.Ayah irma pun langsung pulang lagi ke kampung


setelah irma naik mobil.


      Pada malam hari sekitar pukul 19.00, irma sampai di kos, setelah


beristirahat irma kembali duduk di luar kos bagian atas seperti malam-malam


sebelumnya, malam ini irma berharap kalau kak awan yang selalu lewat depan kos


untuk solat di mesjid samping kos maupun memang selalu sengaja lewat depan kos


bila hendak kepasar atau menuju tempat les komputer.


     Malam berlalu begitu saja, ternyata kak awan yang sudah dari tadi di


tunggu lewatnya tidak kunjung hadir di pandangannya, tambah semakin cemas lah


hati irma malam itu,tetapi irma tidak bisa juga berbuat apa apa untuk


mengetahui kabarnya, karena pada jaman itu belum mengenal yang namanya


handphon.


     Akhirnya larut malam pun tiba, irma bersama teman-teman kos untuk masuk


ke kamarkos masing-masing agar tidur,karena mesti besok pagi kami semua harus


bangun pagi-pagi.


     Pada pagi yang cerah senin itu, irma tak seperti biasanya menghampiri


teman-teman untuk berangkat bersama,di karenakan irma begitu kawatir dengan


keadaan kak awan yang dari kemaren belum irma dapatkan kabarnya.Irma berharap


di jalan bisa berjumpa dengan kak awan yang biasanya mengantar kakak kesayangannya


ke kantor.Namun tidak irma jumpai juga sampai irma berada di lingkungan


sekolah,kemudian irma langsung datang ketoko untuk mencarinya tapi sama saja


hasilnya nihil juga.


     Setelah irma meletakan buku di kelas, irma duduk termenung di depan


kelas sambil menunggu teman-teman yang lain yang belum berdatangan di sekolah,


Tampak se rombongan kawan irma sedang jajan di kantin sekolah,setelah mereka


jajan mereka langsung menuju kelas masing-masing untuk menaruh tas


mereka.Tampak aria menghampiri kursi dan duduk di samping irma, sepertinya ada


yang akan aria sampaikan kepada irma. Ma...ma..kata aria memanggil irma, ya


aria ad apa. Irma kenapa melamun sendiri kata aria kepada irma, ia aria hati


saya sedang sedih, sedih mikirin kak awan ya, sepontan aria langsung sebut nama


kak awan, ma ....irma tau gak kalo kemaren siang kak awan kecelakaan dari


motornya, sontak irma kaget dan langsung berdiri,Apa aria ...kak awan


kecelakaan , rasa tak percaya irma mendengar berita tersebut, irma berpikiran


apa yang di katakan aria pasti benar karena aria masih merupakan sepupu dari


kak awan maka tak mungkin lah aria berbohong.


    Akhirnya irma duduk kembali dengan rasa yang memang benar-benar sedih,


sedih sekali, namun  tetap saja irma


tidak bisa berbuat apa-apa, apalagi sudah terdengar bel tanda siswa masuk kelas


dan memulai pembelajaran.


     Pada saat irtirahat, irma menghampiri udin untuk memberi tahu kejadian

__ADS_1


yang di alami kak awan, din ...panggil irma kepada teman karibnya tersebut, ia


ma ..jawab udin kembali ada apa ma..begini din irma mau kasih kabar kalo kak


awan kecelakaan jatuh dari motor, jadi irma mengajak udin dan ijah untuk


menemaninya main menjenguk kak awan di rumahnya.Ajakan irma di setujui oleh


kedua teman baikya tersebut.


      Setelah pulang sekolah, irma mengajak ijah kepasar terlebih dahulu untuk


membeli kueh sebagai buah tangan yang akan di bawa untuk menjenguk kak awan,


adapun buah tangan yang irma beli hanyalah susu,air larutan penyegar, roti dan


sedikit kue, serta buah., tidak bisa lebih dari itu di karenakan keterbatasan


dana itu pun sebenarnya adalah uang jajanya untuk satu bulan di belikannya


semua untuk buah tangan tersebut.


     Buah tangan yang di beli sudah ada, kemudian irma mengajak  ijah langsung menuju kediaman udin untuk


mengampirinya karena udin tadi siang juga sudah janji untuk ikut menjenguk kak


awan.


     Sesampainya di kos udin kemudian udin mengajak rio untuk ikut juga


bersama-sama berkunjung ke tempat awan,selang kira-kira dua puluh menit sampai


lah kami semua dengan mengendarai sepeda, Assalamualaikum kami serempak


mengucapkan salam...kemudian di jawab waalaikumsalam terdengar suara ibu-ibu


menjawab salam kami, rupanya ibu awan dan tukang urut yang membalas salam


kami,kemudian kami di persilahkan masuk,dan duduk di ruang keluarga,


     Setelah kami menyalami yang ada di rumah kak awan, udin memulai


pembicaraanya bu...kami adalah teman-teman kak awan, kami dengar dari aria


kalau kak awan kecelakaan maka dari itu kami menjenguknya bu, Ia benar jawab


ibu kak awan tersebut, awan ada di kamarnya dan belum bisa berjalan, kemudian


ibu awan mengantarkan kami menuju kamarnya, rupanya kak awan sudah duduk di


depan pintu kamarnya karena terdengar suara adeknya datang.Wan...wan kata ibu


nya memanggil ya mak jawab wan ini teman-teman mu datang,Irma langsung bergegas


menghampiri irma duluan,sambil di bawanya buah tangan yang irma beli di pasar


tersebut , makasih dek ko repot-repot bawa oleh-oleh buat kakak, dengan adek


datang menjenguk saja hati kakak sudh sangat senang dek.


     Kami duduk di sekitar awan tersebut sambil bercerita kenapa awan


mengalami kecelakaan pada siang minggu kemaren.Kak awan pun menceritakan


semuanya dan sesekali irma memegang tangan yang memang luka dan berbalut kain


pembungkus serta kakinya juga, aduh.....sakit dek seru kak awan sambil meringis


kesakitan rupanya kakinya bengkak dan terkilir, makanya di depan tadi ada


tukang urut yang akan mengurut kakinya agar cepat sehat kembali.


     Datang lah si tukang urut tersebut dengan membawa minyak untuk mengurut


kak awan , tetapi sore itu awan menolak untuk di urut,karena di pegang


pelan-pelan oleh adeknya saja awan merintih kesakitan apalagi mesti di urut,


gak...enggak mau ma k di urut sakit, setelah di rayu ibunya pun kak awan tidak


mau juga, lalu irma dengan nada lirih mengucapkan”kakak.....biarlah di urut


yang terkilir itu biar cepat sehat dan nanti kita bisa bermain bola bersama


lagi, nanti adek temanin di sini kalo kakak gak mau ya udah adek pamit pulang,


mendengarkan rayuan dari adek yang s angat perhatian akhirnya awan pun mau juga,


ya udah mak ga papa awan mau di urut tapi pelan-pelanya, Iya, jawab si tukang


urut tersebut.


            Dengan


rasa sedih yang Awan alami, terasa juga pada diri Irma tidak tega melihat orang


yang di cintainya sakit bahkan terkulai lemah tidak berdaya di hadapan irma


saat ini.


                                                            DOA


DI MALAM HARI


Ya robbi,


Malam ini


Kembali hambamu ini mengadu


Hamba yakin Engkau tak merasa jemu


Karena engkau maha mendengar setiap


bisikan kalbu


            Ya


robbi,


            Kembali


hamba meminta


            Apa


yang terbaik untuk ku dan dirinya


            Ku


yakin kau tak akan berdusta


Karena Engkau maha


waspada


Ya robbi,


Malam ini hamba


menangis


Merasa sedih dengan


kejadian ini


Mengapa Engkau coba


dengan musibah


Aku sakit dan dia


kesakitan


Aku mohon maaf atas


silap ku hingga Engkau twgur begitu


Ku yakin Engkau


memaafkan semua salah ku dan dia


Ya robb,


Semoga kesedihan ini


cepat berlalu


Jadikan kami seperti


yang dulu


Trimakasih atas segala


nikmat mu

__ADS_1


Oh tuhan ku


__ADS_2