
Waktu yang kian berlalu cukup menguras ingatanku menghitung detik jam yang tak kenal lelah berdetak.SIang berganti malam tanpa bosan selalu berganti hari kehari.
Hari itu ya hari itu,saat senja menjelang,semburat di Upik barat memancar cahaya yang kian kan berlalu begitu terang dan bersilau,menyilaukan mataku memandang ke arah sebrang...
Aku mengayunkan langkah ku begitu santai berlalu seolah-olah aku enggan pergi dari suduk kota ini yang indah bagi ku.
Tanpa terasa sampai lah aku di penghujung jalan itu.Sejenak beristirahat sambil kembali ku nikmati pemandangan sore nan indah itu,tanpa berlama-lama,ku rogoh koncetku ku ambil handphone mungilku, berniat ku abadikan suasana menakjubkan ini,cekrek...cekrek...
suara hp mungilku saat pengambilan gambar,sekalian aku juga selpi di situ.
Hari mulai redup,langsung ku hampiri motor ku yang terparkir di pinggir jalan.saat ku starter motor dan sudah berbunyi,ku naikkan gasnya untuk segera ku kendarai....saat motor ku naik ke badan jalan,tiba tiba....terdengar suara motor mengerem...
siiiiiiittttttt.....
jantungku berdegup kencang, seolah olah aku kan tertabrak,heh.....ku buka helm ku berusaha menegur orang tersebut....
degupan kencang karena kaget tadi belum berakhir,kini makin laju saat ku tegur sosok yang akan menabrak ku....
hahhhh....
ya tuhan.dia adalah dia....dia.....
rasa tak percaya ku ulang kembali melihat nya....dia adalah awan.
Adekkkkkk....dari mana dan mau kemana dah sore begini di sini.....?
awan menegurku duluan,aku hanya tersenyum simpul tanpa berkata dan menjawab sapaan nya....
Akhirnya motorku pun kembali turun ke pinggir jalan,dan begitu pun motor awan.karna sore itu begitu padat jalan oleh kendaraan.
"Adek......suara lembut awan kembali terdengar,jawab dek...Adek dari mana dan mau kemana dah sore begini.."
"akhirnya ku jawab juga, Adek dari situ,sambil jari telunjukku menunjuk te arah tempat ku tadi singgah,dan akan ke wisma.adek ada kegiatan dinas luar di kota ini kak.
"oh..., kenapa adekk gak bilang kalo ada di kota sini dek... dek..."tampak awan menggeleng geleng kan kepala nya.seperti tak percaya..
Ya sudah kak,Adek pamit pulang dulu ya,dah mau magrib....,
"oh ..iya dek silahkan,kakak juga lanjut jamaah di masjid depan dek..."
"hati hati ya di jalan, orang ramai tu....."
"iya. kak"
"assalamualaikum...."sambil ku berlalu."
"waalakum salam,jawab awan dengan suara merdunya".
Sambil berlalu dan menuju tempat penginapan ku, jantung ku masih berdegup kencang,dak Dig duk nya masih terdengar di telinga ku sendiri,tuhan kenapa perasaan ini masih sama seperti puluhan tahun yang silam.
Sampai lah aku di tempat wisma penginapan ku,ku parkirkan motor di area parkir samping pas kamarku.tampak teman yang lain duduk duduk manis sambil di temani Cemilan goreng hangat bakwan .
" hai Ir.........."
terdengar suara dari seseorang diantara mereka yg sedang asyik dengan hidangan itu.
spontan aku menoleh ke arah yg memanggilku.
" hai juga say...." jawab ku.
" dari mana Ir...?"suara Ririn temanku yg lain ber tanya...
aku pun segera menuju ke arah mereka,karna segan juga bersuara keras di area wisma ini,segan mana kala mengganggu ketenangan orang lain.
" hai...hai...." sapa ku sambil menepuk bahu Ririn yang dari tadi senyam senyum saja memandang ku.
" dari mana sih Ir....???????
pergi gak ajak ajak...tanyanya kembali.
" gimana aku mau ajak....kalian loh rame,mana muat motor ku...ha....ha...
akhirnya kami tertawa semua.
" aku gak kemana mana ko say...
.cuman sebentar duduk di pinggir danau,menikmati suasana di ufuk timur...."
". cie......cie......"dengan siapa ya nongkrong nya....
"ehemmmm."
"ah kalian ini....ya sendiri lah jawabku"
mulai suara Rina menyambung....
"apaan sih kalian ini..." ujar ku kembali.
sepertinya mereka gak percaya dengan jawaban ku.
terdengar suara adzan berkumandang, akhirnya kami pun bergegas menuju kamar masing-masing.
Setelah solat,jadwal makan malam pun tiba,kami semua peserta Diklat menuju ruang makan yg telah di sediakan.Aku menghampiri Ririn ke kamarnya...
"ku pencet bel kamarnya..."
Ririn pun keluar kamar dengan senyum manisnya...
"ayok kita makan...."
"yok Ir..jawab Ririn sambil menutup kamarnya kembali."
kami pun jalan berdua menuju ruang makan.
sesampai nya diruang makan,tampak teman teman sudah duduk dengan grupnya masing masing,
__ADS_1
"wah kita sepertinya telat ya Ir..?"
mereka dah hampir habis dg hidangan malamnya,kita baru datang.."
'ah......Ndak papa lah say....santai aja tak kan habis juga menu buat kita.
aku dan Ririn langsung mengambil menu hidangan yang tersedia dan duduk langsung di meja sudut ruangan tersebut.
Tampak teman teman mulai meninggalkan ruang ini,aku dan Ririn santai menikmati menu makan malam nya.
"Rin........." aku memangil nya dg suara merdu ku...
iya.....jawabnya.
"apa ir....."
"oh ya...malam ini ada agenda apa kita ya.."
"malam ini gak ada say...libur," tapi besok malam yang ada.
"asyik.....jawabku riang"bisa nyantai dong kita Rin"
"iya ya....lanjut Ririn."
"besok malam baru kita pul,karna sekalian penutupan." ujar ku.
"betul banget.."
"cepat sekali ya waktu tiga hari ini berlalu.."
rasanya kita belum pingin pulang,"
"benar Rin.....masih banyak ilmu yang ingin kita dapatkan dari pelatihan ini,tapi waktu Dan kesempatan yang memisahkan jua ya."
"ia....bener banget...ujar ku."
Akhirnya makan malam kami pun selesai,aku dan Ririn meninggalkan ruang makan tersebut.
Seperti halnya yang lain,setelah kami makan,karna malam ini tidak ada kegiatan,kami pun santai,banyak mereka pada duduk duduk di luar ruangan sambil ngobrol satu sama lain dan sambil menikmati suasana malam purnama.
Tampak bulan nan indah mulai menerangi malam ini,menjadikan suasana malam yg makin asyik atas karunia Tuhan yang begitu indah.
Aku dan Ririn pun sama,kami berdua tidak langsung masuk ke kamar masing masing,Ririn mengajakku duduk di kursi panjang dekat area satpam,di sini memang indah sekali pemandangannya karena,di kelilingi bunga dan pohon bambu kuning yang menambah suasana makin indah.
Aku dan Ririn ngobrol tentang karir kami masing masing,dan Ririn adalah teman baru ku karna kami pas kebetulan sama sama ikut Diklat di sini.
Aku sengaja mengajak Ririn membeli jajan cemilan malam ini,
"Rin...yok beli jajanan yok di depan,aku menunjuk ke arah Indomaret yg kebetulan hanya berselahan dengan jalan ini"
"ayolah ujar Ririn menanggapi"
Kami pun langsung beranjak menuju Indomaret tersebut,kami langsung masuk dan mencari cemilan kami masing masing.
Tara...sampailah kami di bagian kasir...aku memilih jajanan kesukaanku yang tak lain serba kuaci, alias kuaci dengan parian rasa yg beda beda.kulihat jajanan yg di pilih Ririn adalah........kacang Mente.
Aku dan Ririn ngobrol panjang lebar dan ngemil pun makin seru ....ya seru banget dengan canda tawa juga,dan memang Ririn tu orang nya lucu dan periang banget,enak Deh ngobrol dengan dia.
Sejam berlalu kami duduk berdua di sini,jam menunjukan pukul delapan malam,ku ajak Ririn kembali ke kamar,namun dia menolak,ngapain juga ke kamar orang belum ngantuk,ujarnya.oh kataku ya udah kita di sini aja sampai ngantuk.ha...ha..ha....ririn tertawa dan mencubit pipiku,kembali ku cubit hidungnya yg mancung itu.
Masih di sini duduk manis berdua dg Ririn,berdetak jantungku tak karuan melihat pria yang melintas depan hadapan kami,dengan tiba tiba,datang sosok pria yg tak asing lagi bagi ku,pria berjaket hitam yg puluhan tahun lalu Pernah hadir di hati ku,ya dia tak salah lagi bang awan namanya,hemmmmmm.....,..
gumam ku dalam hati.kenapa kemariii?
Pria itu memarkir kan motor nya pas di samping satpam,di samping kursi kami duduk.pria itu langsung menghampiri ku....
"assalamualaikum dekkk"
kami berdua spontan menjawab.
"waalakum salam bang"
"boleh Abang duduk dek..?
"silahkan jawab ku"
tampak awan duduk sambil meletakan kue martabak kacang kesukaanku.
"dek....ini kue,makan lah,sengaja Abang antar ke mari buat Adek.."
"ya..bang makasih..."
aku pun membukanya dan mempersilahkan Ririn untuk mencicipinya..
"Rin ni di makan kuenya...ujar ku pada Ririn."
"iya makasih Ir..."
"Ir...apa kalian saling kenal..?"
"..i..iya..."serempak kami menjawab berdua.
"ohhhhh.," lanjut Ririn.
Oya boleh aku minta kuenya sambil ngeteh di dalam.? pinta Ririn..
"ya silahkan dek.."awan menjawab.
Ririn mengambil sepotong kue dan berlalu menuju ruang kamarnya.
"Rin di sini saja lah ngeteh nya ya....?pintaku..
"gak lah Ir....di dalam aja sekalian nonton tv.kalian lanjut aja tapi jangan kemalaman ya..ujar Ririn dan langsung meninggalkan kami berdua.
"oke lah Rin.."
__ADS_1
sebenarnya mungkin Ririn gak enak hati kalo duduk ngobrol bareng ada awan di samping ku.
Awan pergi meninggalkan ku sendiri,
" bentar ya dek,Abang pesan kopi hangat dulu,"
"adek mau teh atau jus dek...? awan memberikan pilihan buat ku,
" gak bang Adek minum air mineral saja"
oke lah,awan pun langsung berlalu.
lebih kurang lima menit,awan membawa satu botol akua 600ml dan se cangkir kopi hitam.dan duduk di sampingku kembali.
Awan membukakan botol minum ku dan memberikannya padaku...
"minum sayang.."
ya Tuhan....kata kata itu terngiang selalu di telingaku.panggilan manja yang selalu di ucapnya setiap kami bersama dulu.
"ya bang makasih...aku pun langsung meminum dua teguk air mineral ini."
"dek di makan kuenya....ini kan kue kesukaan adek,satu lagi yg pulut tapi tadi kehabisan jadi yang kacang yg masih..."
"iya bang.....makasih banyak"
"Oya bang...kenapa Abang kemari bang.."
"emang kenapa dek.? gak boleh ya..?"
"ya bukan gitu bang...ngapa juga Abang ke mari..?"
"dek....di sini ada orang yg Abang cinta,Adek yang Abang sayang,wajar lah dek Abang jenguk kemari...sayang..sayang..."
"Sudah lah sekarang buka mulutnya....."
aa....sini Abang suap kuenya.. Bismillah irohmani Rohim...ayo mamam...
"aku pun membuka mulutku dan menikmati suapan demi suapan kue martabak manis....
hemmmmm enak bang makasih...
gantian tinggal sedikit di tangan awan ku ambil dan kali ini aku juga gantian menyuapinya..
". aaaa......ayok Abang makan martabak manis ini juga yok...aaaa.buka mulutnya.ga....ga .mau...awan menolak dan tetap menutup mulutnya...
"Abang kenapa gak mau makan martabak manis ini..apa Abang gak suka lagi ya...dengan kue paporit kita bang..?
"bukan dek......bukan gak suka" jadi apa..?
aku cemberut karna merasa di cuekin....
"dek mau tahu alasannya apa....?
"iya bang...."
"Abang gak mau makan martabak manis karna Abang takut tambah manis...,"
akhirnya....
"ha....ha.....kami berdua tertawa dan awan teplek seketika itu merangkul ku dan mencium kening ku....?
"ha.....gak penasaran lagikan..."
"Abang.....ku cubit hidungnya yg mancung itu.."
"ada ada aja Abang nih...."
memang gurau nya masih seperti biasa.
akhirnya kami berdua menikmati malam purnama itu dengan secangkir kopi dan martabak manis yang bikin kami berdua tambah manis.
Malam makin larut,awan pun pamit pulang,sebelum pamit awan memintaku besok malam ingin mengajakku makan malam bersama,aku pun tidak bisa janji,insyaalh.
Awan pamit pulang dan langsung menuju motor yang ia parkirkan di samping satpam,sambil menuju motor,awan menggandeng tanganku dengan lembutnya,seperti biasa dulu kalo mengajak dan mengantar ku pulang.
sesampainya di parkiran.awan mencium tangan ku dan mencubit ke dua pipi ku,matanya berbinar dan air matanya pun tampak menetes,namun masih tetap senyum memandangku,ku usap dengan jemari tangan ku agar tak mengering air mata yang mengalir dan pamit pulang sambil melambaikan tangannya..
Kebahagian yg di rasa awan Sebenarnya ada,namun kesedihan yang terpendam pun ada,ini lah kenyataan perjuangan kehidupan ,apa yang kita harap belum tentu tercapai dan apa yg jadi impian belum tentu jadi kenyataan.
Setelah awan tak tampak lagi dari pandangan mata ku,aku pun bergegas langsung menuju kamar ku,jam didinding menunjukan pukul sembilan lewat lima belas menit,aku langsung bersih bersih dan langsung ketempat tidur untuk beristirahat.
Besok pagi skedul kegiatan begitu padat sampai sore,aku harus istirahat yang cukup,
Kurebahkan badanku dan aku berniat untuk tidur,ku pejamkan mata ini dan ku peluk guling.
Jam dinding berdetak kencang,berbunyi sampai sepuluh kali berarti jam menunjukkan pukul sepuluh malam,hari mulai hening dan sepi namun mataku masih susah terpejam.
entah mengapa begini.
Sebenarnya terlintas di benakku,teringat akan sosok pemuda yang tadi bersama ku,menemaniku bercanda tawa mesti hanya sesaat.bayang nya hadir di ruang ini dan mengganggu kesunyian malam yg aku rasakan.
Apakah awan merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan malam ini....???
Lampu ponselku tampak menyala, tanda ada panggilan masuk,sengaja suara dan getar tidak ku aktif kan,ku lihat ada nomor baru yang masuk,aku tak kenal nomor ini nomor siapa,kubiarkan berulang kali menyala,akhirnya ada SMS masuk,ku ambil ponselku dan ku baca pesan singkatnya, pesan itu beri,"assalamualaikum dekkkk,selamat. bobok ya sayang,jangan lupa baca doanya....ya...?"
"dari awannnnnnn"
ternyata dia juga baru mau tidur,lalu ku balas sms itu dengan jawaban yang singkat pula, waalakum salam,iya bang,selamat beristirahat juga ya, moga mimpi indah, wassalamu'alaikum.
pesan pun terkirim.
Akhirnya matakun mulai terpejam dan menanti hadir nya mentari esok pagi nan indah.
.
__ADS_1
..