Pada Angin Kutitipkan Cinta

Pada Angin Kutitipkan Cinta
Episode 9


__ADS_3

BAB. IX ACARA PERPISAHAN KELAS


    Setelah perpisahan dengan Kak Awan terjadi,kini saatnya perpisahan


dengan teman-teman sekolah pun terjadi. Teman-teman di kelas sepakat mengadakan


perpisahan kelas di tempat teman irma yang tinggalnya di kabupaten tersebut


dalam artian bukan anak kos, Kami mengadakan iuran untuk makan bersama di rumah


teman ini yang bernama eka, tempat nya sebenarnya begitu jauh dari rumah kos


irma namun udin dan ija meminta kalo irma tetap ikut dalam acara tersebut.


    Setelah uang terkumpul kami pun sepakat  berencana mengadakan acara tersebut setelah pengumuman kelulusan siang


ini tempel di papan pengumuman depan kantor guru.


    Rasa deg-degan hati kami semua menunggu detik-detik pengumuman kelulusan


ini, Irma dan teman-teman sudah duduk berkumpul di area depan kantor sambil


sesekali kami berpoto bersama dan membicarakan acara yang akan kami lakukan


nanti malam.


     Saatnya pemasangan nama-nama kelulusan dari setiap jurusan di tempel,


kami pun langsung mendekati papan tersebut dan mencari nomor urut kami


masing-masing, ternyata dari kelas kami semuanya lulus.Terdengan suara teriakan


kawan-kawan dari balik papan pengumuman tersebut. Yes....yess... kita lulus.


     Irma melihat papan itu kembali serasa tidak percaya bila nama irma


muncul sebagai salah satu siswa yang lulus,karena irma ingat betul dalam


menghadapi ujian kemaren, irma benar-benar kurang konsentrasi.Tapi alhamdulilah


allah selalu membantu hambanya yang membutuhkan.Dan doa irma yang di mohon


setiap waktu untuk lulus sudah terbukti.


     Senang benar rasa nya siang itu dengan kelulusan ini,akhirnya irma pun


kembali ke tempat-teman-teman yang sedang duduk berkumpul untuk melanjutan


pembicaraannya dalam acara yang akan di lakukan nanti malam.Ternyata


kesepakatan itu sudah di bentuk kami mulai siang ini sudah harus menuju kerumah


eka untuk membuat maakan yang akan kami konsusmsi pada acara nanti malam.


     Ahhirnya irma pun bersama teman-teman menuju kekediaman eka, sesampainya


di rumah eka kami lansung kedapur untuk membantu orang tua eka yang sedang


membersihkan sayuran yang akan di masak sore nanti.


     Setelah membantu di dapur, irma bersama teman-teman langsung menuju


ruang depan atau ruang tamu, dimana di ruang ini lah tempat acara nanti malam,


irma bersama beberapa teman sore itu mendekor ruang itu agar tampak lebih indah


dan menarik,kami berbagi tugas ada yang menggunting, menempel dan ada yang


membuat kartu ucapan perpisahan.


     Akhirnya sore itu selesai semua baik dekor ruangan maupun menu maskan


untuk nanti malam.Rasnya hari itu begitu melelahkan namun ini merasa senang


dengan kegiatan bersama teman-teman, kami saling tertawa dan saling bercerita


rencna –rencana kami kedepan.


     Irma duduk di bawah pohon rindang di depan rumah eka sambil melihat


kejalan, karena memang rumah eka bersebelahan dengan jalan raya, makanya ramai


betul pengendara jalan sore itu.Terdengar eka memanggil irma dari tangga


rumahnya, ma...ma... sinilah sudah sore bergantian untuk mandi , ya jawab irma


karena memang sore itu hampir senja.


     Irma pun menuju ruang kamar untuk mengambil pakaian dan handuk, tampak


ija dan udin duduk di ruang tamu sambil melihat televisi, senang rasanya


melihat mereka duduk berdua sambil bercerita dan tampak raut wajah keduanya


begitu gembira,Irma pun turut senang melihatnya bahkan irma pun mendoakan agar

__ADS_1


hubungan mereka tidak seperti yang di alami irma,putus karena sebuah kehendak.


     Setelah  irma selesai mandi,irma


pun berpamitan untuk ke pasar membeli isi kodak untuk berpoto pada acara nanti


malam, melihat irma sendiri menggunakan motor eka rupanya udin tidak tega dan


memanggil irma,ma ...ma..sama siapa kepasarnya, irma jawab sendiri, gak usah


sendiri biar lah udin antar, ga papa ni tanya irma kembali,ga papa lah irma


kata ijah menjawab. Irma tu teman terbaik kami ujar ija kembali, ya lah irma


memberi kunci kontak kepada udin.


     Sesampai nya di depan pasar, irma langsung menuju toko yang menjual isi


pilf tersebut,setelah irma membeli ici kodak tersebut,irma duduk di motor


sambil melamun karena teringat sosok pria yang berjaket hitam yang perhah hadir


di hatinya, kemudian udin bertanya “ada apa irma kok sepertinya kamu melamun


lagi, Iya udin saya teringat kak awan lagi, coba kalau ad dia pasti yang


mengantar irma adalah kak awan dan tidak merepotkan kamu udin, Irma tidak


apa-apa kok saya tidak merasa di repotkan ma, sudah lah mari kita pulang,pasti


teman-teman kita gelisah menunggu kita bila kita kelamaan di sini, baik lah


udin ayo kita pulang.


     Saat di perjalanan menuju rumah eka kembali, irma sempatkan melihat


pemandangan ke seberang jalan di mana irma sering duduk berdua di warung mie


kesukaan kami, sebenarnya irma berharap ada melihat sosok kak awan di sana


namun hal itu hanya dalam bayangan saja.


     Sesampainya dikediaman rumah eka, hari pun sudah gelap dan ada sebagian


tamu yang sudah datang di ruang tersebut, irma langsung menuju ruang kamar


mandi untuk mengambil air wuduk dan solat magrib, setelah solat magrib irma


bersama teman-teman di kamar mengganti pakayan dan berdandan ria, kami saling


alat kosmetik ini yang berwarna-warni seperti pelangi. Setelah kami berdandan


ria teman-teman begitu cantik dengan polesan warna make up itu ditambah lagi


suasana yang indah di ruang tahu tersebut karena menggunakan lampu yang


berwarna –warni.


     Irma malam itu tidak berdandan secantik teman-teaman yang lain,


teman-teman berdandan cantik malam itu mereka semua menyambut tambatan hati


mereka kasing-masing sementara irma tidak ada yang di tunggu malam itu.


     Malam pun tiba dan mulai lah tamu undangan datang, tamu maksudnya adalah


pasangan atau pacar dari teman –teman irma malam itu, Tampak teman-teman


menyambut kehadiran pasangan masing-masing, irma seperti tadi sore duduk di


bawah pohon yang rindang dan melihat bintang serta bulan yang mulai


tampak,karena memang malam itu begitu cerah dan sangat bersahabat.


     Setelah ruangan itu penuh dan berkumpul semua di ruang tamu, berarti


tanda acara akan di mulai, Udin keluar menghampiri irma yang sedang duduk


sendiri di luar, Udin mengetahui betul gimana perasaan irma malam itu, udin


mengajak irma masuk,”ma ayo lah semua teman kita sudah berkumpul di dalam,Ayo


acara akan di mulai” kemudian irma menggangguk dan beranjak menuju keruang


tersebut, Irma duduk di posisi dekat kamar,karena apabila irma tidak sanggup


ikuti acara perpisahan ini, irma akan masuk kamar.


     Tampak teman-teman duduk dengan bersebelah an pasangannya ada juga yang


duduk berkelompok tidak berpasangan,mungkin ini yang memang datang namun belum


punya pasangan, ternyata irma baru tahu kalo acara ini bersamaan dengan ulang


tahun eka,pastas saja banyak wajah asing yang irma tidak kenal,rupanya eka

__ADS_1


mengundang teman-teman di sekitar rumahnya.


     Acara di mulai di awali dengan membaca doa yang dipimpin dari keluarga


eka, setelah selesai acara di lanjut dari tuan rumah yaitu eka untuk memberikan


kata sambutan kepada kita yang di undangnya,setelah selesai sambutan


dilanjutkan ke acara berikutnya yaitu acara muda-mudi yang dipimpin olel


seorang Mc yang tidak irma kenal.


     Permainan demi permainan berlangsung, waktu pun semakin malam


teman-teman tampak riang dan gembira namun hati irma tetap saja sedih malam


itu,namun malm itu irma berusaha tutupi dengan sesekali irma tersenyum, pada


permainan terakhir irma di kejutkan oleh seseorang pria sebut saja andi


namanya, andi menghampiri irma malam itu, rupanya andi terkena hukuman dalam


permainan tersebut dan isi hukumannya adalah, Andi di minta mencari seorang


cewek dan merayunya agar mau nyanyi dan menari dengannya, Setelah beberapa


menit andi mencari dan melihat-lihat wanita yang begitu ramai malam itu


akhirnya andi mengarah ke posisi dimana irma duduk, Andi menghampiri irma dan


meminta irma berkenalan, setelah itu andi mengajak irma untuk menyanyi dan


menari seperti  tuntutan dalam hukumannya


tersebut, tetapi irma menolaknya dan andi pun terus saja meyakinkan kalo irma


pasti mau menemaninya bernyanyi, teman-teman semua menyuruh agar irma mau


bernyanyi akhirnya irma pun di tarik menggunakan selendang yang dari tadi di


pegang oleh andi, Setelah irma berdiri berdua bersama awan di depan teman-teman


irma dan andi di minta bernyanyi dan menari, Irma berkaya pada si Mc, okelah


saya bernyanyi bersama andi tapi saya mau semua teman yang ada disi sebagai


penarinya, rupanya kesepakatan ini di terima oleh Ms dan malam itu benar-benar


ceria melihat teman-teman bergembira bersama-sama.Setelah acara ditutup malam


itu,tuan rumah mempersilahkan makan kepada seluruh tamu undangan yang hadir,


namun malam itu tidak makan dan irma langsung masuk kamar yang di sedikan oleh


eka,entah kenapa irma terbayang kalo teman yang mengajaknya nyanyi tadi adalah


kak awan, tanpa irma sadari sudah menetes air mata di pipi.


             Malam begitu larut satu persatu tamu undangan


pamit pulang, irma masih tetap saja melamun di kamar, beberapa teman


menghampiri namun irma tak memperdulikannya, hingga waktu menunjukan pukul dua


belas malam, sesuai kesepakatan mereka pada tengah malam akan saling mencoet


baju sebagai tanda mereka telah lulus.Mereka saling membubuhkan tanda tangan


beserta nama di baju yang sudah disiapkan sebagai kenang-kenangan.


     Tepat tengah malam mereka keluar ke halaman rumah Eka,untuk melakukan


aksi coret-coret pakaian.Sengaja mereka melakukannya di acara tersebut,karena


jika melakukannya di lingkungan sekolah tentunya sekolah akan melarangnya dan


memberi sangsi,bahkan jika kami nekat melakukan di sekolah,ijasah kami akan di


tahan.


            Irma


mulai mengambil spidol hitam ndan merah,irma menulis nama”Irma forever and


together”di atas tanda tangan irma tersebut dan di lingkari dengan tanda


love.Hanya irma yang tahuapa makna tulisan tersebut.Ya ...tulisan


tersebutsebagai wujud terdalam hatinya untuk terus mencintai dan bersama awan


selamanya.Mesti kenyataan saat ini tidaklah mungkin terwujud.Bahkan kini mereka


telah terpisahkan oleh keberadaan.:i will love you forever bang Awan”ujar irma


pelan,sangat pelan,bahkan tidak ada seorang pun yang mendengarnya.......hanya

__ADS_1


angin yang membawa suara itu pergi jauh.....jauh....jauh sekali.


__ADS_2