
XVIII.PERTEMUAN YANG TIDAK TERDUGA
Bulan berikutnya, Irma menerima surat
dari tempat perkuliahan yang isinya adalah pemberitahuan perkuliahan di
mulai.Dengan senang hati irma menerima informasi tersebut.denga Akhirnya irma
berkuliah di kota yang mana beberapa tahun lalu irma tinggalkan,dan benar
kenyataannya kini irma hadir lagi di kota tercinta ini yang penuh warna
kehidupan dan kenangan indah.Kurang lebih irma kuliah lima tahun di kota ini.
Dalam hati irma hanya satu yaitu menuntut ilmu.Irma ingin mengejar Cita-cita
yang selama ini sudah tertunda.Sore itu di jalan depan kampus irma kuliah,saat
itu irma sedang duduk menunggu keluarga menjemput irma,terlintas di pandangan
irma sesosok pria tampan berjaket hitam itu melaju dengan motornya yang tidak
asing lagi di pandangan irma,Dia lah Awan yang ada dalam cinta irma dulu,Awan
membonceng seorang wanita,wanita itu pun bagi irma juga tidak asing lagi,namun
awan tidak melihat irma yang sedang duduk di pinggir jalan.saat Awan melintas
di hadapan irma,dag...dig....duk... muncul di hati irma seketika itu pula,detak
jantung irma saat itu tidak beraaturan lagi,tapi Awan tidak tahu.Irma bergumam dalam hati dia lah
masa lalu ku.biarkan yang lalu berlalu seperti air mengalir.Disini di kota ini
irma hanya mengejar mimpi agar menjadi kenyataan.Tujuan langkah dari rumah
hanya untuk menuntut ilmu.Tidak lama dari kejadian pertemuan itu,Irma mendapat
undangan dari adek kelas irma dulu saat duduk di bangku kuliah,gadis cantik itu
biasa di panggil warni,warni sengaja mengundang teman-teman maupun sekolah
maupun relasi kerjanya,kebetulan keluarga warni sudah sangat akrap dengan
keluarga ibu,dan ibu pun di undang.Acara hari H nya adalah malam minggu,irma
menghadiri ungangan tersebut tidak di dampingi suami maupun anak,saat itu suami
tidak ikut menghadiri karena ada kegiatan yang tidak bisa di tinggalkan.Irma
bersama ibu dan di antar oleh supir,jarak tempuh yang di tuju mencapai hampir
__ADS_1
dua jam,tiba lah irma di tempat acara menunjukan pukul delapan malam,karena badan
irma dirasa kurang fit,Irms merasa agak pusing dan mual.Setelah beristirahat
sejenak di samping mobil sambil merapikan penampilan irma malam itu,irma pun
bergegas masuk ke tempat undangan.Entah mengapa hati irma begitu gembira saat
itu,namun yang gak masuk di akal,jantung irma berdegup kencang seperti
saat-saat pertemuannya dengan Awan dulu,saat sampai di pintu masuk dan langsung
di sambut oleh deretan keluarga pengantin,kami pun saling bersalaman,malam itu
irma bingung memilih menu yang akan irma ambil sebagai santapan makan
malam,irma sangat lapar malam itu dan memang dari siang irma tidak makan,Ibu
bertanya pada irma,”ma...mau ambil menu apa ...?apa ya bu....ibu kalo mau makan
ambil saja nasi bu,irma pun ingin ambil nasi awalnya namun sepertinga lebih
enak yang hangat-hangat deh bu......sambil irma menuju meja prasmanan yang
tulisan nya sedi soto,Harum kuah yang tercium menambah rasa lapar dan selera
untuk irma nikmati nikmatnya hidangan ini.Ibu belum mengambil hidangan yang ada
ajaknya ibu duduk di pintu keluar,setelah irma membawa semangkok soto,irma pun
bersama supir menuju kursi yang sudah di sediakan.Sambil membawa miso menuju
kursi,Irma terbesit kembali dalam hati,ya tuhan ada apa ini kenapa jnatung ku
berdetak lebih kencang lagi.Sambil menaruh mangkok di meja,irma duduk pas
posisi menghadap pentas,namun mata irma belum tertuju pada penyanyi yan
suaranya begitu merdu,lagunya kedengaran di teling irma adalah lagu india,saat irma
duduk dan sedang membaca doa mau makan,terdengar suara yang tak asing lagi bagi
irma,”selamat datang buat tamu undangan terspesial bagi ku,dia lah tamu yang
datang dari jauh.selamat datang dan selamat menikmati hidangan yang sudah di
sediakan tuan rumah”spontan pandangan mata irma tertuju ke arah datangnya suara
tersebut.Ya tuhan betapa terkejutnya irma melihat awan yang ada di pentas
mengucapkan selamat datang tadi.Dag....dik...dug jantung berdebar makin tidak
__ADS_1
beraturan,irma pandang sosok tampan yang mengenakan baju kaos dan celana jin
hitam saat itu.Irma hanya tersenyum sesaat memandang Awan di pentas.Rasa yang
begitu lapar tadi hilang seketika itu,Irma yang tadinya sudah membaca doa
makan,tidak jadi melanjutkan makannya,Irma tertunduk sesaat, dan tanpa di
sadari air mata irma berlinang di pipi,Betapa tidak Awan menganyikan sebuah
lagu yang dulu pernah kami nyanyikan bersama,lagunya sedih sih tentang
perpisahan juga,lagu itu lagu yang dinyanyikan oleh artis malaysia.Irma
mengambil tisu yang berada di hadapan supir irma,untuk mengelap air mata yang
kian cepat berlinang.Rupanya suara Awan di pentaspun terdengar serak...berbeda
dengan saat nyanyi di awal tadi.Rupanya Awan punlarut dalam kesedihan seperti
pada lagu yang dinyanyikannya.Setelah lagu selesai Awan menghampiri Irma,Awan
menghampiri irma dan mengulungkan tangan kanannya untuk bersalaman,sambil
berkata”apa kabar de.......” irma pun menjawab baik bang.Irma tak mampu menatap
tatapan Awan,Awan menanyakan kabar suami
dan anak irma,irma pun hanya menjawaqb apa yang Awan tanyakan,Irma tidak bisa
mengungkapkan apa-apa bibir ini rasanya kelu untuk berbicara.Tak banyak yang
kami bicarakan,lagu pun selesai di panggung,terdengar penyanyi itu memanggil MC
yang tidak lain adalah pemuda berjaket hitam yang saat ini ada di
hadapannya.Awan pun pamit dari hadapan Irma dan berlalu menuju panggung.Saat
awan naik kepanggung,Ibu irma menghampiri irma dan mengajak untuk pulang karena
jarak yang kami tempuh cukup jauh.Akhirnya ibu dan irma serta supir berpamitan
pada keluarga warni,saat keluat dari area pesta tampak awan bergegas turun dari
panggung lalu terdengar suara di telinga irma”dek.......dek....hati hati
ya...?Awan tak terkejar lagi mendekat pada irma karena memang jarak panggung ke
pintu keluar lumayan jauh,Mendengar suara awan dari kejauhan,irma hanya menoleh
dan melambaikan tangan,pertanda kita di pertemukan namun perpisahan jualah
__ADS_1
akhirnya.