Pada Angin Kutitipkan Cinta

Pada Angin Kutitipkan Cinta
episode 57.Suasana Malam yang indah.


__ADS_3

Pernak-pernik berkilau di langit malam itu,di kesunyian malam yang begitu indah di sebuah danau yang terletak di kota kabupaten di mana dulu adalah tempat Irma pernah tinggal kurang lebih 3 tahun lamanya.


Tak mau ketinggalan bulan pun muncul pada malam itu begitu terangnya membuat suasana malam yang gelap menjadi terang remang remang.SInar bulan yang tampak terang itu membuat mata ini indah memandang air yang penuh di danau itu,tampak riakan air yang berkilau kilau tersinari terangnya rembulan.


Hem......Irma begitu asyik menikmati pemandangan yang ada.Hari ini memang pul aktivitas kegiatan di pelatihan ini,dari pagi hingga menjelang magrib,namun untuk melepaskan sedikit kepenatan yang ada,sengaja selepas solat Irma mengunjungi tempat paporit yg sering di datangi.


Dengan suasana yang nyaman begitu,terasa bagi ku tempat ini membuat otak segar kembali,lelah pun hilang,dan berenergi sepeerti biasa.Walau berdiri dan duduk di bawah pohon rindang ini mesti duduk sendiri tapi bagitu memiliki arti tersendiri.


Dengan di temani segelas jus pukat yang Irma pesan di sudut danau itu membuat makin sejuk hati dan udara pun malam ini makin sejuk juga dengan terpaan angin sepoi-sepoi namun sedikit kencang.


Irma tersenyum simpul sendiri,teringat masa masa saat bersama awan dulu..


yah kenangan....kenangan manis yg pernah hadir menghiasa hati nya.


Tiada janji ataupun sebuah kesepakatan yang di buat sebelumnya,tapi bisikan angin sepoi-sepoi yang membawa kerinduan menghampiri awan disana.irma begitu terkejutnya tampak seseorang dari kejauhan memanggil manggil namanya..


"Ir.......Irma...."


suara,ya suara itu begitu kuat dan tak asing di telinga ku.hem.....sepertinya awan tahu jika aku disini,tapi kok bisa dia tahu ya...


"Ir.........panggilnya lebih kuat lagi,Ima pun tak mau membuat awan kebingungan mencarinya...

__ADS_1


"ya bang....."


Irma langsung tanggap atas panggilan awan.


dalam hati Irma berkata,kenapa tidak memanggil lewat hp saja.


Tampak awan bergegas lari mengejar Irma,sesampai nya di hadapan Irma,awan langsung peluk Irma dengan begitu eratnya,


Irma berusaha melepas pelukan awan yang begitu eratnya,namun tak bisa bahkan makin kuat lagi awan meleduk Irma seperti dalam genggaman tangan.


"Ir....."Abang cariin Adek dari tadi sayang,Abang juga tadi datang ke wisma tempat adek acara,kata satpam Adek lagi keluar.


pirasat Abang Adek pasti ke danau nih....


"Ir Abang bingung mau telpon, handphone Abang tertinggal di rumah,makanya Abang kebingungan cari Adek sampai sampai tanpa ada perasaan malu,Abang panggil Adek dari kejauhan,sayangggg.


Irma perlahan melepaskan pelukan awan yang erat dan dengan detak jantung yang sangat kencang...benar benar awan merasa kawatir dengan keberadaan Irma.


" Ir......."panggil awan kembali.


"iya bang.."jawab Irma segera..

__ADS_1


awan kembali menggenggam tangan Irma dengan kencang dan mencium tangan kanan Irma


"muachhhhh"


"Ir......Abang kangen sayang..."kangen dengan kebersamaan kita,canda tawa kita dan kangen dengar cerita manis Irma ma.."


Irma terdiam dan menundukkan kepala sejenak,dan awan mengangkat dagu Irma dengan jari manisnya...


"sayang....."


"kenapa Adek diam saja dan menunduk dek..."


Irma hanya menggelengkan kepala tanpa menjawab satu patah kata apapun.


tampak wajah Irma melamun seketika itu,awan langsung merangkul Irma dan meletakan kepala Irma bersandar di pundak Irma,saat awan pegang pipi mungilnya,ada tetesan air mata yang mengalir di pipi Irma,


awan langsung mengusap air mata Irma dan memeluknya lebih erat lagi.


"


.

__ADS_1


__ADS_2