Pandangan Sesaat

Pandangan Sesaat
13.adela menghilang


__ADS_3

POV Adela


kini Adela masih tengah menatap anna,karena dirinya diliputi dengan rasa kebingungan,ia tidak ingin jika Anna masuk kedalam perangkap jeck,namun disisi lain Adela juga tidak ingin bila dirinya menjadi wanita hina di pandangan orang orang karena video yang akan disebar oleh jeck.


ketika adela tengah menatap Anna,Anna tiba tiba bangun,dan bertanya sudah dari mana adela.


"eh Del,udah pulang?,udah makan belum?"adela kemudian tersenyum dan menggeleng.


"belum na,tapi aku belum lapar masih kenyang"anna kemudian tersenyum dan bangun dari tempat tidurnya.


"aduh perut aku kayanya makin gede aja nih"adela menatap Anna dengan tatapan lesu,dan membayangkan kebaikan Anna yang telah ia dapatkan.


ketika Anna pergi ke kamar mandi,tiba tiba suara handphone adela berdering,dan terlihat nomor yang tidak ia kenal,Adela yang merasa kebingungan namun tetap ia angkat telepon itu.


"hallo ini siapa yah?"ketika adela merasa kebingungan, kemudian terdengarlah jawaban dari sebrang telepon yang Adela tafsir bahwa dia adalah seorang pria.


"Adela,aku tahu kau pasti merasa kebingungan atas hal yang menimpa dirimu,memilih untuk menyelamatkan Anna,atau diri sendiri"adela begitu terkejut ketika ada seseorang yang mengetahui masalahnya.


"i-ini siapa yah?"


"kau ingin tahu? pergilah nanti malam ke taman,dan jangan bilang pada Anna bahwa kau ingin bertemu denganku,berilah alasan apapun kepada Anna agar ia dapat mengizinkanmu dan tidak merasa curiga."adela merasa bingung apakah ia harus percaya atau tidak.


"percayalah padaku Adela,aku pasti dapat membantumu keluar dari masalah ini"ketika adela hendak membalas perkataan dari lawan telepon, sayangannya kini sambungan telepon telah terputus,dan muncul kembali lah Anna dari kamar mandi.


Adela kemudian memutuskan untuk mempercayainya,dan berniat untuk malam pergi menemui nya.

__ADS_1


......malam pun tiba......


kini Adela sudah bersiap untuk pergi ke taman,dan sedang mencari alasan untuk ia berikan kepada anna.


"loh Del,kamu udah cantik aja,mau kemana?"adela yang mendapatkan momen pas segera berbohong kepada Anna.


"eh Anna,aku izin ke taman dulu yah,akhir akhir ini aku ngerasa stres,jadi pengen cari angin"anna yang awalnya tidak mengizinkan nya karena sudah malam,namun hanya bisa mengiyakan karena bagaimanapun ia tidak dapat mengatur adela.


"ya udah tapi jangan lama lama yah,gak baik cewe keluyuran malem malem"adela pun setelah mendapatkan izin dari Anna tanpa curiga sama sekali, kemudian keluar dari rumah menuju taman.


ketika ia sudah sampai di taman,ta ada seorang pun disana,adela merasa kebingungan dan mencari sosok pria yang menelepon nya,namun tiba tiba, seseorang membungkam mulutnya dari belakang, sehingga adela pun pingsan dan dibawa masuk kedalam sebuah mobil.


tak berselang lama,Adela pun terbangun dan mendapati dirinya sedang berada diatas kursi dan diikat,mulutnya juga dibungkam oleh lakban,ia juga berada disebuah ruangan gelap dan hanya memiliki 1 lampu yang redup.


ketika adela tengah ketakutan,munculah seorang pria yang membuatnya terkejut.


"Adela,kau pasti mengingatku bukan?"Jackson kemudian duduk didepan adela sambil meliriknya dengan tatapan tajam yang mengerikan.


"kau ingin tahu mengapa aku menangkapmu?"Jackson kemudian merobek lakban yang menempel di mulut adela dengan keras, sehingga membuat adela merasa kesakitan.


"tu-tuan Jackson maafkan aku,bila waktu itu aku telah membuat kesalahan"Jackson kemudian tersenyum.


"kesalahan?tenang saja yang waktu itu aku sudah memaafkan wanita ****** seperti mu,tapi.......Mengenai masalah kali ini aku tidak ingin kau terlibat"adela merasa bingung,karena ia tidak tahu masalah apa yang telah diperbuatnya sehingga dapat berhadapan dengan Jackson.


"kau ingin tahu?"adela kemudian membalas dengan sebuah anggukan.

__ADS_1


Jackson tiba tiba mengepuk tangannya,kemudian munculah bawahannya sambil membawa seorang pria tua,yang ternyata itu adalah jeck yang sedang dalam keadaan babak belur.


"tu-tuan jeck?"kini adela masih merasa bingung,karena menurutnya masalah dirinya dengan jeck tidak ada sangkut pautnya dengan Jackson.


"masih bingung?"adela kemudian kedua kalinya menggangguk kembali.


"baiklah biarkan aku bercerita sedikit"Jackson kemudian berdiri.


"kau tahu Anna?anak yang didalam kandungannya adalah miliku!!!!aku tidak ingin bila hidup Anna terganggu karena wanita ****** seperti mu!"adela kini mulai menyadari bahwa dirinya ternyata telah membuat Jackson marah,karena telah membawa anna kedalam sebuah masalah.


"tu--tuan sekarang aku mengerti,aku mohon lepaskan aku,a-aku tidak akan menganggu kehidupan Anna lagi"Jackson hanya melihat dan kemudian menendang tubuh jeck yang telah dingin kehadapan adela.


"jika kau tidak ingin seperti dia,pergilah dari kehidupan Anna,dan jangan pernah muncul kembali"bawahan Jackson kemudian melepaskan tali yang mengikat adela,dan membawanya pergi.


setelah adela dibawa pergi,Jackson kemudian menyuruh bawahannya yang lain untuk mengurus mayat jeck.


sedangkan kini anna yang tengah khawatir karena adela tidak pulang pulang,mencoba untuk keluar,dan menunggunya pulang.


"Adela? kamu kemana sih?"beberapa saat menunggu tak ada sedikitpun ciri ciri kedatangan adela,dan karena hari yang sudah malam,annapun bergegas untuk masuk.


dan memutuskan untuk mencarinya besok kembali.


sedangkan kini adela yang tengah berada di bandara,menulis sebuah surat untuk Anna,karena kini dirinya akan pergi ke Amerika,setelah Jackson menyuruhnya.


namun sebelum adela pergi, didepannya melintaslah seorang pria,lalu mereka berdua pun saling tersenyum yang tidak dapat diartikan.

__ADS_1


dan kemudian pria itu menghilang di kerumunan orang orang.


siapa sebenarnya pria itu?apa hubungannya dengan adela?


__ADS_2