Pandangan Sesaat

Pandangan Sesaat
37.hasutan?


__ADS_3

Anna yang melihat sang ibu menangis, segera memanggilnya untuk naik ke atas panggung,dan merekapun bercanda ria diatas panggung berbincang-bincang mengenai acara pernikahan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setelah kepergian Elis,kini rumah Anna kembali sepi,dan terlihatlah Anna yang tengah sendirian duduk diatas sofa ruang tamu,sambil menatap cincin yang terpasang dijari manis miliknya.


"astaga bosan,kedua anak ku pergi sekolah,ibu sudah pulang,Eric dan nyonya waili pergi ke new York,sedangkan Jackson?dirinya sibuk bekerja"celetuk Anna yang merasa kesal,karena hari ini seharusnya hari yang bahagia,bukan hari yang penuh kebosanan ini.


Anna yang tiba tiba memikirkan cara agar dirinya tidak merasa bosan,segera membuka ponselnya,lalu menemukan sebuah resep makanan,hingga akhirnya anna pun ingin menyibukkan diri dengan memasak.


"nahh,masak aja deh"Anna lalu bergegas pergi ke dapur dan mulai menyiapkan bahan bahan yang akan ia buat.


POV Fiona


kini nampak Fiona yang tengah berada di kantin sekolah bersama teman temannya,sama halnya seperti Felix,namun dirinya tengah bermain bola.


Fiona yang sibuk ngemil tiba tiba merasa kesal,karena ternyata boneka miliknya dimainkan oleh felix dan teman laki lakinya.


"ih Abang!sini balikin boneka fiona jangan dimainin kaya gitu!nanti rusak!!"celetuk fiona sambil berusaha mengambil boneka dari tangan felix,namun segera felix menarik tangannya keatas sehingga fiona susah menjangkaunya.


namun ketika felix akan memberikan boneka nya kepada fiona,tiba tiba salah satu teman laki laki nya,merebut boneka tersebut lalu melemparkannya jauh entah kemana.


"loh?ihhhhhhh hiksss"Fiona yang melihat hal tersebut segera menangis,namun saat fiona akan berteriak kembali felix segera membungkam mulut fiona,karena bisa bisa nanti kaca kelas sampai pecah mendengar teriakan dari adiknya.

__ADS_1


"sudah sana cari sendiri saja,nanti kalau kau sampai berteriak yang ada orang orang bakal marahin kamu"fiona yang mendengarnya segera menatap ke sekeliling yang ternyata ada sebagian orang orang yang menatap dirinya dengan tatapan yang tajam.


Fiona yang merasa malu,akhirnya memutuskan untuk mencari sendiri keberadaan boneka nya,dan bergegas pergi meninggalkan felix.


...----------------...


kini dirinya tengah mencari cari keberadaan boneka nya yang ia sangka bahwa bonekanya terlempar ke arah pembuangan sampah yang berada dibelakang sekolah,sehingga tempat ini sangat sepi.


ketika fiona yang terus mencari cari,akhirnya matanya tertuju pada sebuah benda berwarna pink,ketika fiona yang melihatnya segera mendekati benda itu,lalu mengambilnya.


"wahh boneka ku?"fiona merasa senang,karena akhirnya ia dapat menemukan kembali boneka miliknya yang sedikit usang,karena tercampur dengan tanah.


Fiona yang telah menemukan kembali bonekanya, bergegas untuk menemui felix,namun ketika dirinya baru saja membalikkan badan,tiba tiba ada seorang pria yang memanggil namanya dengan pelan.


"hei fiona!"fiona yang mendengarnya segera menoleh dan mencari cari arah suara yang memanggil namanya,dan kini matanya menatap sosok pria berbaju hitam dengan wajah yang ditutupi oleh masker dan topi.


Anna yang memang orangnya tidak penakut segera menghampiri pria itu lalu bertanya.


"loh paman?ini apa?"belum sempat fiona bertanya kepada pria itu,kini pria itu sudah menghilang entah kemana.


fiona yang merasa penasaran dengan isi kertas akhirnya langsung membukanya dan membacanya,namun entah apa isi dari kertas itu,hingga membuat raut wajah fiona menyedihkan.


"a-apa benar yah?"Fiona lalu memasukan kertas itu kedalam saku roknya,lalu segera pergi dengan keaadaan mata yang merah.


...****************...


"kami pulang"fiona dan felix lalu memasuki rumah,karena mereka sudah pulang sekolah menaiki bus antar jemput.


"yeyy,anak anak mamah udah pulang,yu makan dulu,mamah buatin sayur SOP enak untuk kalian"Anna lalu menarik kedua tangan anaknya mengajak mereka untuk masuk ke dapur.

__ADS_1


"Fiona masih kenyang mah,nanti aja makannya"Fionaqlu melepaskan kepalan tangan Anna,lalu bergegas keatas dan masuk kedalam kamarnya.


"loh Fiona?dia kenapa?"felix lalu menceritakan mengenai perubahan sikap fiona yang tiba tiba menjadi pendiam setelah boneka nya dilempar.


"oh jadi fiona masih ngambek sama kamu?"felix yang mendengarnya mengangguk,karena Felix kira fiona cemberut karena masih kesal pada dirinya gara²boneka kesayangan nya dilempar.


......................


ketika felix dan Anna sedang makan berdua,tiba tiba terdengar suara bel pintu rumah,Anna yang mendengarnya bergegas membuka kan pintu.


"hai sayang"ternyata saat pintu terbuka munculah Jackson yang datang sambil membawa banyak tas belanjaan untuk Anna dan kedua anaknya.


"oh hai?kau bilang sibuk?"nampaknya anna masih merasa kesal pada Jackson,karena pagi Jackson bilang bahwa dirinya sangat sibuk hari ini.


"oh yes,au seharusnya begitu,tapi karena aku terlalu merindukan kalian,jadi aku menunda banyak meeting hari ini"anna lalu mempersilahkan Jackson untuk masuk, merekapun bergegas masuk kedalam dapur.


"hei boy?ternyata anak ayah sedang makan"felix lalu tersenyum sambil terus makan.namun Jackson sepertinya mencari cari seseorang.


"lagi cari Fiona ya yah?"felix yang menyadari bahwa Jackson tengah mencari sesuatu segera memberitahukan bahwa Fiona berada didalam kamarnya.


"loh?dia kenapa ngga ikut makan?"felix lalu mulai menceritakan mengenai kejadian dimana boneka kesayangan nya dilempar.


"astaga?kau memang Abang yang nakal,nanti kau harus minta maaf,dan nanti malam kalau kau berhasil membuat fiona berbaikan denganmu,aku akan mengajak kalian jalan jalan ke pameran"Felix yang mendengar nya segera melompat,lalu membawa piring berisi makannya menaiki tangga untuk menyusul fiona.


"astaga felix pelan pelan!"Anna yang melihat felix berlari lari kecil.


"kenapa sebenarnya Fiona?"tanya Jackson sambil makan sup buatan Anna.


"entahlah,aku juga tidak tahu"jawab Anna sambil mengelap meja bekas makan felix.

__ADS_1


sedangkan kini,felix yang sudah berada tepat didepan pintu fiona tiba tiba merasa sakit perut,dan akhirnya memutuskan untuk nanti saja meminta maaf pada adiknya.


"aduh,sakit perut"felix Pun bergegas masuk ke dalam kamar mandi,dan setelah itu ia malah melanjutkan dengan rebahan sambil bermain game di ponsel miliknya.


__ADS_2