
dipagi yang cerah ini diperlihatkan sebuah rumah megah dan besar,namun hanya ada sedikit orang yang menghuni rumah ini,yaitu Jackson bersama para pelayannya yang hanya sedikit.
Jackson tidak ingin bila rumahnya terlalu ramai,karena dirinya tidak suka keramaian,sehingga ia memutuskan untuk membiarkan hanya ada sedikit para pelayan yang mengurus rumah.
"tuan Jackson saya sudah mendapatkan informasi mengenai gadis yang anda cari cari"Jhon kemudian memberikan sebuah map berisi data seorang gadis,kepada Jackson yang sedang duduk ditempat makan.
"ya terimakasih Jhon"Jackson kemudian membuka isi map,dan membaca mengenai informasi gadis itu.
Jackson membaca namanya dan membaca seluruh informasi yang tertera.'Anna?inikah nama gadis yang selalu ada di pikiranku?'.
"apakah kau sudah mendatangi tempat tinggalnya?"Jackson Bertanya kepada Jhon sambil terus membaca isi informasi.
"emm maaf tuan,bawahan saya sudah mendatangi tempat tersebut,namun sayangnya ternyata mereka baru saja pindah 2hari lalu"Jackson yang mendengar hal itu segera berpikir akankah ia bisa bertemu dengan Anna?.
"aku ingin malam ini kau sudah mendapatkan informasi lanjut mengenai Anna,aku menunggu"Jackson kemudian berdiri dari tempat duduknya dan mengajak Jhon untuk segera berangkat kekantor.
"sudah Jhon, sekarang kita berangkat dulu kekantor,aku tidak ingin terlambat untuk melakukan meeting".Jackson dan Jhon kemudian keluar dan masuk kedalam mobil sport keluaran terbaru,dan segera melaju menuju kantor.
disisi lain,kini diperlihatkan Anna yang sedang membersihkan rumahnya.
"huhhh lelah,lapar lagi,ada nasgor tapi bosen"Anna merasa bosan karena selama tinggal disana ia selalu membeli nasgor dari warung depan rumahnya,sehingga Anna pun memutuskan untuk pergi ke pasar yang tidak jauh dari sana.
"oh Iyah,kemarin siabang nasgor kan bilang didaerah sini terdapat pasar,apa aku beli saja yah sayuran sama beras disana?"Anna pun memutuskan untuk pergi ke pasar dengan berbekal uang yang diberikan oleh ibunya.
annapun keluar dan mengunci rumahnya.
iapun berjalan menuju kepasar yang memang ia sudah tahu tempatnya dari siabang nasgor.
Anna terus melihat lihat suasana dikota yang ramai,Anna melihat banyak pengendara bermotor maupun mobil saling melaju kesana kemari.
dan untungnya suasana hari ini masih pagi,jadi masih sangat sehat vitamin dari matahari apalagi bagi ibu hamil seperti Anna.
ketika Anna ingin menyebrang ia menunggu lampu hijau berganti menjadi merah,sehingga ia terdiam dipinggir jalan sambil melihat lihat suasana kota.
disisi lain Jhon dan Jackson sedang berada didalam mobilnya menuju kantor tempat mereka bekerja sekaligus kantor itu adalah milikJackson.
ketika Jhon sedang mengendarai mobil dijalan ramai,ia segera menurunkan kecepatannya karena akan ada lampu merah didepannya.
disisi lain kemudian Anna yang menyadari bahwa lampu merah telah menyala ia segera menyebrangi jalan,namun ketika ia melewati sebuah mobil sport keluaran terbaru,tiba tiba hatinya berdegup dengan kencang,dan perutnya merasa kesakitan,Anna sontak berhenti dan merasa kesusahan untuk berjalan.
dan disisi lain kemudian Jhon dan Jackson merasa keheranan karena gadis yang sedang berada tepat didepan mobil mereka tiba tiba berhenti.
"hey,dia kenapa?cepat klakson,aku tidak suka menunggu"Jackson yang melihat seseorang menghalangi jalannya menyuruh Jhon untuk membunyikan klakson.
__ADS_1
dan ketika Jhon membunyikan klakson,Anna sontak menolah dan meminta maaf,kemudian ia segera berlari menuju arah trotoar yang ada didepannya.
namun alangkah terkejutnya Jackson,karena ketika gadis yang ada didepan mobilnya menoleh,ia tiba tiba merasakan hatinya bergejolak lalu segera menyebut nama Anna.
"Anna,apakah itu dia?"Jhon yang mendengar hal itu segera menoleh kearah gadis yang tadi,namun sayangnya kini Anna sudah tidak terlihat lagi di pandangan Jackson dan Jhon.
"emm maaf tuan,mungkin bukan nona Anna yang anda cari²"Jackson yang mendengar hal itu segera merasapinya,dan mungkin memang benar ia terlalu memikirkan dan membayangkan wajah Anna,sehingga ia salah melihat.
"hemm mungkin bukan,sudah kita lanjutkan lagi saja"Jhon kemudian kembali Melanjutkan perjalanan mereka menuju kantor,tanpa memikirkan lagi gadis yang tadi sebenarnya memanglah Anna,yang selama ini Jackson cari².
kini kembali lagi ke Anna,ia tiba tiba mulai kembali normal, tanpa merasakan kesakitan pada perutnya.
"huhhh kaget,na kamu baik baik yah disana,jangan buat mama khawatir"Anna terus mengelus perutnya sambil berjalan mencari pedagang sayur yang akan ia beli.
ketika Anna sedang berbelanja sayuran dan kebutuhan lain,tiba tiba ada seorang pria yang menempel diarah belakangnya.
Anna yang merasa tidak nyaman,segera berpindah tempat,namun lagi lagi pria itu terus mendekati Anna,bahkan sesekali ia memegang pinggang ramping Anna.
Anna ingin protes namun karena ini pertama kalinya ia pergi kepasar dikota,jadi ia sangat takut untuk berkata dan berteriak,bahkan karena suasana yang padat akan pembeli jadi sangat membuat nya sangat sesak.
ketika pria yang ada didepannya hendak memegang pinggul Anna tiba tiba,sang penjual wanita segera menegurnya.
"hei tuan,anda ingin beli tidak?,jika tidak cepat pergi jangan menganggu pelangganku"pria itu yang hendak melancarkan aksinya segera berhenti,lalu ia melihat kearah Anna,dan memutuskan untuk pergi.
Anna yang menyadari hal itu merasa bersyukur lalu mengucapkan terimakasih kepada penjual wanita.
"hati hati ya lain kali,disini itu banyak orang yang seperti tadi,jadi kamu harus bisa jaga diri sama tas kamu"Anna kemudian tersenyum dan memberikan uang belanjaannya.
"makasih ya Bu sekali lagi,saya duluan"Anna kemudian melihat lihat di pasarkan dan mencari sesuatu yang akan ia masak.
tak berselang lama,Anna pun akhirnya sudah keluar dari pasar,dan memutuskan untuk pulang,namun karena ia terlalu lama berdiri,Anna merasa kelelahan dan segera mencari warung untuk beristirahat.
ketika ia melihat sebuah warung minuman,ia segera berhenti dan memutuskan untuk berteduh disana.
namun ketika Anna masuk ke warung tersebut ia tiba tiba bertemu dengan pria yang tadi yang hendak melecehkan nya.
Anna begitu terkejut,dan memutuskan untuk segera pulang tanpa membeli minum sedikitpun.
ketika Anna sedang dalam perjalanan pulang,ia merasakan seseorang mengikutinya,namun sayangnya Anna tidak ingin menoleh kebelakang karena terlalu takut.
dan ketika Anna mulai mempercepat gerakan jalannya tiba tiba ada seseorang yang memegang bahunya,ketika Anna menoleh ternyata itu adalah pria yang tadi.
Anna begitu terkejut dan ingin berusaha melarikan diri,namun sayangnya pria itu memegang tangannya dengan sangat kuat sehingga sangat menyusahkan dirinya untuk melarikan diri.
__ADS_1
ketika Anna merasa ketakutan,ia tida bisa berteriak karena terlalu takut,Anna melihat wajah pria yang sedang memegang tangannya,wajahnya tersenyum seperti orang gila, ditambah dengan rambut nya yang botak.
Anna sudah sangat ketakutan ketika sang pria tiba tiba menyeretnya kedalam sebuah gang kecil.
ketika Anna ingin berteriak tiba tiba terdengar seorang pria yang memanggil sebuah nama.
"Saraswati,kamu disini toh"tiba tiba pria lain datang dan segera merangkulnya.pria itu justru mengaku sebagai suami dari Anna.
"Saraswati,mas dari tadi nyari terus loh ternyata kamu disini toh,kamu lagi apa sih?"Anna merasa bingung dan segera menatap sang pria yang berusaha melecehkannya.
sang pria pedofil,yang menyadari bahwa Anna sudah bersuami segera pergi meninggalkan nya tanpa berkata sepatah katapun.
Anna mulai merasa lebih tenang,dan ketika ia menatap pria yang mengaku sebagai suaminya,tiba tiba sang pria berkata.
"eh maaf ya neng,saya ngaku²sebagai suami neng,saya tuh abis nolongin neng,soalnya yang tadituh orang gila,dia itu emang orang yang suka ngelecehin gadis²cantik kaya neng,tapi kalo semisalnya udah bersuami bakal dilepaskan neng,nahh makannya saya tadi ngaku²sebagai suami neng biar si pedofil tadi ngelepasin neng"
Anna yang mengetahui kebenaran dibalik peristiwa tadi,sangat merasa ketakutan karena,ia tidak tahu bila tidak ada sipria yang membantunya mungkin ia tidak akan bisa seperti ini.
"terimakasih ya mas,kalo boleh tahu nama mas siapa?"Anna kemudian bertanya nama dari pria yang telah menolongnya.
"kenalin neng,nama sayateh Ujang,sayateh jagoan dikampung ini"Ujang kemudian menyimpan tangannya diatas dadanya sambil melirik keatas.
Anna yang melihat hal itu segera tersenyum"haha si mas bisa aja"
"eh inimah beneran neng"ketika Ujang ingin melanjutkan pembicaraan nya tiba tiba munculah seorang wanita tua memakai daster,dengan membawa sebuah sapu.
"ujang,ai sorangan diteteangan wae,wet Aya didieu,buru balik bantuan aing"ternyata wanita itu adalah ibu dari Ujang,yang menyuruhnya untuk segera pulang.
"heh hh²njig hela atuh daujang ge ek balik"Ujang kemudian menatap kearah Anna.
"neng saya duluan yah"sambil tersenyum Ujang kemudian membalikkan badannya untuk pulang ikut keibunya.
sang ibu yang melihat ada keberadaan seorang gadis cantik segera menyapanya.
"eleh eleh Aya sikembang desa horengteh,eh neng saha namina?"ibu Ujang yang melihat keberadaan Anna segera menanyakan namanya.
"hehe nama saya Anna Bu"
"eh neng,kemah Mun Aya nanaon teh kadieu wenyah,ai si neng bumina dimana?"Anna yang mendengar hal itu sebenarnya tidak mengerti,namun untungnya ia sedikit tahu mengenai bahasa Sunda.
"rumah saya didekat pertigaan Bu."
"eleh²deket geningnyah,ngges neng kemah Mun Aya nanaon teh kadieu we hh?"Anna yang mendengar hal itu cukup merasa bahagia,karena akhirnya setelah 4hari tinggal disini ia mendapatkan teman walaupun sudah ibu ibu.
__ADS_1
"iya Bu,dekat,kalo begitu saya pulang dulu ya"Anna kemudian pergi meninggalkan Ujang dan ibunya,karena kini tubuhnya terasa sangat lelah dan haus.
"hh neng kahade dijalana"kemudian Ema Ujang dan Ujang pergi kembali kerumahnya.